Senin, 30 April 2018

Lima Keutamaan Berjalan Kaki Menuju Masjid

Lima Keutamaan Berjalan Kaki Menuju Masjid

Begitu banyak cara yang bisa dilakukan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya. Salah satu yang tidak disangka-sangka adalah berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan salat. Meski saat ini beragam jenis kendaraan bisa dengan cepat mengantarkan ke masjid, namun ada baiknya anda melakukan hal ini karena begitu banyak pahala dan keutamaannya.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist riwayat Bukhari pernah melarang sahabatnya yang akan pindah dengan tujuan agar rumahnya lebih dekat dengan masjid. Rasul menyebutkan bahwa mereka harus tetap tinggal dirumah lama, pasalnya semakin jauh masjid yang mereka tempuh, maka pahala yang tercatat adalah sebanyak jejak telapak kaki yang mereka langkahkan hingga ke masjid. Selain keutamaan tersebut, masih banyak keutamaan lain yang bisa diraih kaum muslimin yang berjalan kaki menuju masjid.

1. Mendapat Cahaya di Hari Kiamat
Salah satu keutamaan yang akan didapatkan seseorang jika rajin berjalan menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah adalah mendapat cahaya pada hari kiamat kelak.  Terlebih jika pelaksanaanya saat salat isya dan subuh. Hal ini berdasarkan penjelasan HR Abu Daud dan Tirmidzi yang artinya: “Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang 'berjalan' di dalam kegelapan malam menuju masjid dengan cahaya yang akan diperolehnya pada hari kiamat.”  (Shahih HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

2. Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga
Keutamaan lainnya yang juga diperoleh dengan amalan ini adalah janji Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga. Kita yang terjebak dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari mungkin akan jarang berpikir tentang hal ini. Bahwa sebenarnya rumah yang kekal sebenarnya adalah di akhirat kelak, sementara dunia, hanya persinggahan sementara yang dilalui. Sehingga tidak adil jika kita hanya memperindah rumah kita di dunia, sementara sama sekali tidak memikirkan bagaimana rumah di akhirat nanti. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya :

Barangsiapa yang berjalan menuju ke masjid (untuk solat) dan pulang setelahnya maka Allah akan menyediakan sebuah rumah di surga untuknya, baik ketika pergi maupun pulang.” (Shahih HR. Ahmad).

3. Setiap Satu Langkah Menghapus Satu Dosa
Cara sederhana ini ternyata memiliki keutamaan lain sebagai sarana menghapus dosa. Setiap satu langkahnya, Allah SWT menjanjikan penghapusan satu dosa. Selain itu, Allah juga akan mengangkat derajad mereka yang berjalan kaki ke masjid. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya
Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu pergi ke masjid untuk menunaikan solat yang telah Allah wajibkan kepadanya, maka setiap langkahnya menghapus satu dosa dan langkah yang satunya mengangkat satu tingkat derajatnya.” (HR.Muslim)

4. Ditinggikan Derajadnya
Coba perhatikan orang-orang yang rajin datang ke masjid untuk shalat dengan berjalan kaki. Tidak bisa dipungkiri orang-orang ini selalu menjadi bagian penting dalam suatu sistem kemasyarakatan. Baik itu sebagai pengurus masjid, imam dan lain sebagainya.

Hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat?”  Para sahabat berkata, “Tentu, wahai Rasulullah”, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menyempurnakan wudhu pada saat-saat yang tidak disukai (seperti disaat dingin), banyak melangkahkan kakinya menuju ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, itulah yang namanya ribath (mencurahkan diri dalam ketaatan)”.(HR. Muslim)

5. Akan Dilipatgandakan Pahalanya
Keutamaan lainnya yang akan didapatkan dengan berjalan kaki menuju masjid adalah Allah SWT melipatgandakan pahala untuknya. Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling besar pahalanya di dalam shalat adalah yang paling jauh berjalan menujunya.
Maka orang yang paling jauh dan 'orang yang menunggu shalat sampai ia melaksanakannya bersama imam' lebih besar pahalanya daripada orang yang shalat kemudian tidur” (HR. Bukhari dan Muslim )

Memang, ini adalah cara yang mudah yang bisa dilakukan untuk meraih sebanyak-banyaknya pahala. Namun untuk mewujudkan salat berjalan kaki ke masjid tentu saja bukan hal mudah jika akan dipraktikan diera kini. Dengan berbagai alasan duniawi, akhirat terlihat kelam dan tidak terpikirkan. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan anda tentang agama Islam. Terimakasih sudah membaca.

http://googleweblight.com/i?u=http://www.infoyunik.com/2015/07/lima-keutamaan-berjalan-kaki-menuju.html?m%3D1&hl=id-ID

Mencuci Tangan, Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung

Manhajus Salikin: Mencuci Tangan, Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc  October 26, 2017 Artikel Terhangat 3, Thoharoh Leave a comment 3,828 Views

   

Bagaimana cara mencuci tangan, berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung saat wudhu?

Kitab Ath-Thaharah (Bersuci), Bab Sifat Wudhu

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

“Kemudian mencuci kedua telapak tangan tiga kali.

Lalu berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dengan tiga kali cidukan tangan.”

Mencuci Tangan
Tangan mesti dicuci terlebih dahulu dikarenakan tangan ini yang nantinya digunakan untuk mengumpulkan air dan membasuh bagian yang diperintahkan untuk dibasuh. Sehingga tangan mesti dicuci terlebih dahulu. Mencuci tangan ini dihukumi sunnah (bukan wajib) karena hal ini tidak disebutkan dalam ayat wudhu (surah Al-Maidah ayat ke-6). Walaupun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus mencuci kedua telapak tangan beliau setiap kali berwudhu.

Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menyatakan bahwa mencuci tangan selain keadaan bangun dari tidur tidaklah wajib. Tentang tidak wajibnya tadi tidaklah ada perbedaan di antara para ulama sepengetahuan Ibnu Qudamah.

Lalu Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menyatakan pula bahwa mencuci tangan ketika bangun tidur ada perbedaan pendapat mengenai hukumnya. Imam Ahmad menyatakan hukumnya wajib, sebagaimana pula hal ini menjadi pendapat Abu Bakar, madzhab Ibnu ‘Umar, Abu Hurairah dan Al-Hasan Al-Bashri. Alasannya hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلاَ يَغْمِسْ يَدَهُ فِى الإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلاَثًا فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِى أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ

“Jika salah seorang di antara kalian bangun tidur, maka janganlah ia mencelupkan tangannya di dalam bejana sampai ia mencucinya tiga kali terlebih dahulu, karena ia tidak tahu di manakah tangannya bermalam.” (HR. Bukhari, no. 162 dan Muslim, no. 278). Perintah itu menunjukkan wajib, sedangkan larangan menunjukkan haram.

Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa mencuci tangan saat itu tidaklah wajib karena perintah dalam ayat wudhu (surah Al-Maidah ayat ke-6) tidak dimulai dari membasuh tangan. Padahal menurut tafsiran dari Zaid bin Aslam maksud dari “idza qumtum ilash shalah” adalah jika akan bangun malam, maka basuhlah wajah, dst. (tidak mulai dari mencuci tangan, pen.). Pendapat yang menyatakan tidak wajibnya ini dinyatakan oleh ‘Atha’, Imam Malik, Al-Auza’i, Imam Syafi’i, Ishaq, Ashabur Ro’yi (Abu Hanifah dan murid-muridnya, pen.), dan Ibnul Mundzir.

Perintah mencuci tangan setelah bangun tidur hanya berlaku untuk tidur malam sebagaimana maksud hadits, “karena ia tidak tahu di manakah tangannya bermalam.” Di antara alasannya karena tidur malam biasa lebih panjang. Lihat bahasan dalam Al-Mughni, 1:140-141.

Sedangkan telapak tangan yang mesti dibasuh di sini adalah sampai pergelangan tangan saja. Itulah pengertian “al-yadd” yang dimaksud dalam ayat,

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya.” (QS. Al-Maidah: 38). Begitu pula hal ini adalah pengertian kedua tangan hingga pergelangan tangan yang berlaku dalam tayamum. Lihat Al-Mughni, 1:142.

Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung
Dari Laqith bin Shabirah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأْتَ فَمَضْمِضْ

“Jika engkau ingin berwudhu, maka berkumur-kumurlah (madh-madha).” (HR. Abu Daud, no. 144. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَنْشِقْ بِمَنْخِرَيْهِ مِنَ الْمَاءِ ثُمَّ لْيَنْتَثِرْ

“Jika salah seorang di antara kalian berwudhu, maka hendaklah ia menghirup air ke lubang hidungnya (istinsyaq), lalu ia keluarkan (istintsar).” (HR. Muslim, no. 237)

Disebut madh-madha, yang dimaksud adalah memasukkan air dalam mulut sambil digerak-gerakkan (berarti berkumur-kumur). Sedangkan istinsyaq adalah memasukkan air ke dalam hidung.

Yang disunnahkan adalah mubalaghah dalam istinsyaq (serius dalam memasukkan air dalam hidung) artinya menghirup air ke pangkal hidung sebagaimana diterangkan dalam Al-Mughni, 1:147. Dalam hadits diperintahkan,

وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ إلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

“Seriuslah dalam memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) kecuali dalam keadaan berpuasa.” (HR. Abu Daud, no. 142; Ibnu Majah, no. 448; An-Nasa’i, no. 114. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Memasukkan air dalam hidung ketika bangun dari tidur lebih ditekankan. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ

“Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka hendaklah berwudhu lalu beristintsar (mengeluarkan air dari hidung, pen.) sebanyak tiga kali karena setan bermalam di batang hidungnya.” (HR. Bukhari, no. 3295 dan Muslim, no. 238)

Cara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung sebagaimana disebutkan dalam hadits dari ‘Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu,

فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مِنْ كَفٍّ وَاحِدَةٍ فَفَعَلَ ذَلِكَ ثَلاَثًا

“Kemudian ia berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung melalui satu telapak tangan dan hal demikian dilakukan sebanyak tiga kali.” ‘Abdullah bin Zaid mengatakan itulah cara wudhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Muslim, no. 235)

Beberapa kesimpulan mengenai berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dari Ibnul Qayyim sebagai berikut.

1- Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung, kadang dengan satu cidukan, kadang dua cidukan, dan kadang tiga cidukan.

2- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyambungkan antara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung (dengan satu cidukan, satu kali jalan). Beliau mengambil sebagian cidukan untuk mulut dan sebagiannya lagi untuk hidungnya. Yang sesuai petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah menyambungkan antara keduanya. Tidak ada hadits shahih yang tegas yang menunjukkan bahwa antara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dipisah.

3- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menggunakan tangan kanan ketika memasukkan air dalam hidung dan mengeluarkannya dengan tangan kiri. (Lihat Zaad Al-Ma’ad, 1:185.)

Semoga meraih ilmu yang bermanfaat.

Referensi:
Al-Mughni. Cetakan Tahun 1432 H. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi. Penerbit Dar ‘Alam Al-Kutub.
Ghayah Al-Muqtashidin Syarh Manhaj As- Salikin. Cetakan pertama, Tahun 1434 H. Ahmad bin ‘Abdurrahman Az-Zauman. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. 1:79-82.
Syarh Manhaj As-Salikin. Cetakan ketiga, Tahun 1435 H. Dr. Sulaiman bin ‘Abdillah Al-Qushair. Penerbit Maktabah Dar Al-Minhaj. hlm. 46-47.
Zaad Al-Ma’ad fii Hadyi Khair Al-‘Ibad. Cetakan keempat, Tahun 1425 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Tahqiq: Syu’aib Al-Arnauth dan ‘Abdul Qadir Al-Arnauth. Penerbit Muassasah Ar-Risalah.

Disusun di Perpus Rumaysho, 6 Shafar 1439 H, Malam Kamis

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Mencuci Tangan, Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung

Manhajus Salikin: Mencuci Tangan, Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc  October 26, 2017 Artikel Terhangat 3, Thoharoh Leave a comment 3,828 Views

   

Bagaimana cara mencuci tangan, berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung saat wudhu?

Kitab Ath-Thaharah (Bersuci), Bab Sifat Wudhu

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

“Kemudian mencuci kedua telapak tangan tiga kali.

Lalu berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dengan tiga kali cidukan tangan.”

Mencuci Tangan
Tangan mesti dicuci terlebih dahulu dikarenakan tangan ini yang nantinya digunakan untuk mengumpulkan air dan membasuh bagian yang diperintahkan untuk dibasuh. Sehingga tangan mesti dicuci terlebih dahulu. Mencuci tangan ini dihukumi sunnah (bukan wajib) karena hal ini tidak disebutkan dalam ayat wudhu (surah Al-Maidah ayat ke-6). Walaupun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus mencuci kedua telapak tangan beliau setiap kali berwudhu.

Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menyatakan bahwa mencuci tangan selain keadaan bangun dari tidur tidaklah wajib. Tentang tidak wajibnya tadi tidaklah ada perbedaan di antara para ulama sepengetahuan Ibnu Qudamah.

Lalu Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menyatakan pula bahwa mencuci tangan ketika bangun tidur ada perbedaan pendapat mengenai hukumnya. Imam Ahmad menyatakan hukumnya wajib, sebagaimana pula hal ini menjadi pendapat Abu Bakar, madzhab Ibnu ‘Umar, Abu Hurairah dan Al-Hasan Al-Bashri. Alasannya hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلاَ يَغْمِسْ يَدَهُ فِى الإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلاَثًا فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِى أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ

“Jika salah seorang di antara kalian bangun tidur, maka janganlah ia mencelupkan tangannya di dalam bejana sampai ia mencucinya tiga kali terlebih dahulu, karena ia tidak tahu di manakah tangannya bermalam.” (HR. Bukhari, no. 162 dan Muslim, no. 278). Perintah itu menunjukkan wajib, sedangkan larangan menunjukkan haram.

Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa mencuci tangan saat itu tidaklah wajib karena perintah dalam ayat wudhu (surah Al-Maidah ayat ke-6) tidak dimulai dari membasuh tangan. Padahal menurut tafsiran dari Zaid bin Aslam maksud dari “idza qumtum ilash shalah” adalah jika akan bangun malam, maka basuhlah wajah, dst. (tidak mulai dari mencuci tangan, pen.). Pendapat yang menyatakan tidak wajibnya ini dinyatakan oleh ‘Atha’, Imam Malik, Al-Auza’i, Imam Syafi’i, Ishaq, Ashabur Ro’yi (Abu Hanifah dan murid-muridnya, pen.), dan Ibnul Mundzir.

Perintah mencuci tangan setelah bangun tidur hanya berlaku untuk tidur malam sebagaimana maksud hadits, “karena ia tidak tahu di manakah tangannya bermalam.” Di antara alasannya karena tidur malam biasa lebih panjang. Lihat bahasan dalam Al-Mughni, 1:140-141.

Sedangkan telapak tangan yang mesti dibasuh di sini adalah sampai pergelangan tangan saja. Itulah pengertian “al-yadd” yang dimaksud dalam ayat,

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya.” (QS. Al-Maidah: 38). Begitu pula hal ini adalah pengertian kedua tangan hingga pergelangan tangan yang berlaku dalam tayamum. Lihat Al-Mughni, 1:142.

Berkumur-Kumur dan Memasukkan Air dalam Hidung
Dari Laqith bin Shabirah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأْتَ فَمَضْمِضْ

“Jika engkau ingin berwudhu, maka berkumur-kumurlah (madh-madha).” (HR. Abu Daud, no. 144. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَنْشِقْ بِمَنْخِرَيْهِ مِنَ الْمَاءِ ثُمَّ لْيَنْتَثِرْ

“Jika salah seorang di antara kalian berwudhu, maka hendaklah ia menghirup air ke lubang hidungnya (istinsyaq), lalu ia keluarkan (istintsar).” (HR. Muslim, no. 237)

Disebut madh-madha, yang dimaksud adalah memasukkan air dalam mulut sambil digerak-gerakkan (berarti berkumur-kumur). Sedangkan istinsyaq adalah memasukkan air ke dalam hidung.

Yang disunnahkan adalah mubalaghah dalam istinsyaq (serius dalam memasukkan air dalam hidung) artinya menghirup air ke pangkal hidung sebagaimana diterangkan dalam Al-Mughni, 1:147. Dalam hadits diperintahkan,

وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ إلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

“Seriuslah dalam memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) kecuali dalam keadaan berpuasa.” (HR. Abu Daud, no. 142; Ibnu Majah, no. 448; An-Nasa’i, no. 114. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Memasukkan air dalam hidung ketika bangun dari tidur lebih ditekankan. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ

“Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka hendaklah berwudhu lalu beristintsar (mengeluarkan air dari hidung, pen.) sebanyak tiga kali karena setan bermalam di batang hidungnya.” (HR. Bukhari, no. 3295 dan Muslim, no. 238)

Cara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung sebagaimana disebutkan dalam hadits dari ‘Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu,

فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مِنْ كَفٍّ وَاحِدَةٍ فَفَعَلَ ذَلِكَ ثَلاَثًا

“Kemudian ia berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung melalui satu telapak tangan dan hal demikian dilakukan sebanyak tiga kali.” ‘Abdullah bin Zaid mengatakan itulah cara wudhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Muslim, no. 235)

Beberapa kesimpulan mengenai berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dari Ibnul Qayyim sebagai berikut.

1- Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung, kadang dengan satu cidukan, kadang dua cidukan, dan kadang tiga cidukan.

2- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyambungkan antara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung (dengan satu cidukan, satu kali jalan). Beliau mengambil sebagian cidukan untuk mulut dan sebagiannya lagi untuk hidungnya. Yang sesuai petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah menyambungkan antara keduanya. Tidak ada hadits shahih yang tegas yang menunjukkan bahwa antara berkumur-kumur dan memasukkan air dalam hidung dipisah.

3- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menggunakan tangan kanan ketika memasukkan air dalam hidung dan mengeluarkannya dengan tangan kiri. (Lihat Zaad Al-Ma’ad, 1:185.)

Semoga meraih ilmu yang bermanfaat.

Referensi:
Al-Mughni. Cetakan Tahun 1432 H. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi. Penerbit Dar ‘Alam Al-Kutub.
Ghayah Al-Muqtashidin Syarh Manhaj As- Salikin. Cetakan pertama, Tahun 1434 H. Ahmad bin ‘Abdurrahman Az-Zauman. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. 1:79-82.
Syarh Manhaj As-Salikin. Cetakan ketiga, Tahun 1435 H. Dr. Sulaiman bin ‘Abdillah Al-Qushair. Penerbit Maktabah Dar Al-Minhaj. hlm. 46-47.
Zaad Al-Ma’ad fii Hadyi Khair Al-‘Ibad. Cetakan keempat, Tahun 1425 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Tahqiq: Syu’aib Al-Arnauth dan ‘Abdul Qadir Al-Arnauth. Penerbit Muassasah Ar-Risalah.

Disusun di Perpus Rumaysho, 6 Shafar 1439 H, Malam Kamis

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Setiap Langkah Kaki Ke Masjid Akan Dihitung Sedekah

Pergi dan Pulang dari Masjid akan Mendapatkan Ganjaran Pahala
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc  October 25, 2017 Amalan 4 Comments 32,488 Views

   

Kenapa sebagian orang –khususnya kaum pria- lebih memilih shalat di rumah? Kami begitu heran! Kita semua sudah tahu bahwa shalat di masjid lebih utama 27 derajat daripada di rumah. Namun kenapa masih ada sebagian orang yang tidak mau mengambil keutamaan yang besar ini? Jalan pergi dan pulangnya saja akan mendapatkan ganjaran pahala.

Setiap Langkah Kaki Ke Masjid Akan Dihitung Sedekah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَكُلُّ خَطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ

“Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim, no. 1009)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah mengatakan, “Setiap langkah kaki menuju shalat adalah sedekah baik jarak yang jauh maupun dekat”.

Setiap Langkah Kaki Ke Tempat Shalat Dicatat Sebagai Kebaikan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الصَّلاَةِ يُكْتَبُ لَهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَيُمْحَى عَنْهُ بِهَا سَيِّئَةٌ

“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan.” (HR. Ahmad, 2:283. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.)

Berjalan ke Masjid akan Mendapat Dua Keutamaan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim, no. 666)

Orang yang melakukan semacam ini akan mendapatkan dua kebaikan: (1) ditinggikan derajatnya, (2) akan dihapuskan dosa-dosa.

Apakah Perlu Memperpendek Langkah Kaki?
Ada sebagian ulama yang menganjurkan bahwa setiap orang yang hendak ke masjid hendaknya memperpendek langkah kakinya. Akan tetapi, ini adalah anjuran yang bukan pada tempatnya dan tidak ada dalilnya sama sekali. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits hanya mengatakan ‘setiap langkah kaki menuju shalat’ dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan ‘hendaklah setiap orang memperpendek langkahnya.’ Seandainya perbuatan ini adalah perkara yang disyari’atkan, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  akan menganjurkannya kepada kita. Yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah bukan memanjangkan atau memendekkan langkah, namun yang dimaksudkan adalah berjalan seperti kebiasaannya. Lihat Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin pada penjelasan hadits no. 26.

Berjalan Pulang dari Masjid Akan Dicatat Sebagaimana Perginya
Hal ini berdasarkan hadits berikut,

عَنْ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ كَانَ رَجُلٌ لاَ أَعْلَمُ رَجُلاً أَبْعَدَ مِنَ الْمَسْجِدِ مِنْهُ وَكَانَ لاَ تُخْطِئُهُ صَلاَةٌ – قَالَ – فَقِيلَ لَهُ أَوْ قُلْتُ لَهُ لَوِ اشْتَرَيْتَ حِمَارًا تَرْكَبُهُ فِى الظَّلْمَاءِ وَفِى الرَّمْضَاءِ . قَالَ مَا يَسُرُّنِى أَنَّ مَنْزِلِى إِلَى جَنْبِ الْمَسْجِدِ إِنِّى أُرِيدُ أَنْ يُكْتَبَ لِى مَمْشَاىَ إِلَى الْمَسْجِدِ وَرُجُوعِى إِذَا رَجَعْتُ إِلَى أَهْلِى. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « قَدْ جَمَعَ اللَّهُ لَكَ ذَلِكَ كُلَّهُ »

“Dulu ada seseorang yang tidak aku ketahui seorang pun yang jauh rumahnya dari masjid selain dia. Namun dia tidak pernah luput dari shalat. Kemudian ada yang berkata padanya atau aku sendiri yang berkata padanya, “Bagaimana kalau engkau membeli keledai untuk dikendarai ketika gelap dan ketika tanah dalam keadaan panas.” Orang tadi lantas menjawab, “Aku tidaklah senang jika rumahku di samping masjid. Aku ingin dicatat bagiku langkah kakiku menuju masjid dan langkahku ketika pulang kembali ke keluargaku.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh Allah telah mencatat bagimu seluruhnya.” (HR. Muslim, no. 663)

Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (5:149) mengatakan,

فِيهِ : إِثْبَات الثَّوَاب فِي الْخُطَا فِي الرُّجُوع مِنْ الصَّلَاة كَمَا يَثْبُت فِي الذَّهَابِ .

“Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa langkah kaki ketika pulang dari shalat akan diberi ganjaran sebagaimana perginya.”

Masya Allah, inilah keutamaan pergi dan pulang dari menunaikan shalat di masjid . Akankah kita masih melewatkannya?

Orang yang tahu di tempat lain kalau berdagang di tempat lain akan mendapat keuntungan berlipat-lipat daripada berdagang di rumah, tentu akan melangkahkan kakinya ke tempat jauh sekalipun.

Semoga Allah memberi taufik kepada kita agar dapat merutinkan shalat jama’ah di masjid, khususnya kami maksudkan pada kaum pria.

Pangukan, Sleman, 20 Muharram 1430 H

Direvisi ulang pada 5 Shafar 1439 H @ Perpus Rumaysho

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

https://rumaysho.com/159-pergi-dan-pulang-dari-masjid-akan-mendapatkan-ganjaran-pahala.html

Kamis, 19 April 2018

Hidayah

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --
Seorang Muslim yang *menegakkan shalat lima waktu*, sesungguhnya ia *meminta hidayah 17 kali* dalam sehari. “Setiap kali membaca Surat Al-Fatihah, pada ayat keenam ia membaca “Ihdinash shirathal mustaqim”, yang artinya “tunjukilah (berilah hidayah) kepada kami jalan yang lurus,” kata *Habib Abdurrahman Al-Habsy* saat mengisi pengajian guru dan karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/9).

Abdurrahman menambahkan, ada dua bentuk hidayah.
_*Pertama*_, *hidayah bayan wal irsyad* (penjelasan dan petunjuk). “Hidayah ini cenderung dimiliki oleh para nabi dan rasul. Hidayah turun kepada mereka dan mereka punya kewajiban menyampaikan dan menjelaskan hal tersebut kepada umat yang ada bersama mereka pada saat itu,” ujarnya.

_*Kedua,*_ *hidayah taufiq*. Ini adalah hidayah yang Allah turunkan kepada hamba-hamba Allah, siapa saja, dengan syarat punya kemauan dan kesungguhan untuk mendapatkan hidayah Allah. “Hidayah ini akan sampai kepada seseorang *manakala dia mau menjemputnya*. Hanya hamba-hamba Allah yang punya persiapan yang baik, punya keinginan yang baik dalam hidupnya, dan *mau berikhtiar* sungguh-sungguh untuk menjemputnya, yang akan mendapatkan hidayah taufiq,” tuturnya.

Lalu, apa kendaraan untuk menjemput hidayah taufiq tersebut? Menurut Abdurrahman, ada dua kendaraannya, yakni Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW. “Hendaklah kita selalu mengakrabi Alquran, baik dengan cara membacanya, memahaminya, mendalaminya dan mengamalkannya. Selain itu, pelajari Sunnah Rasulullah SAW dengan sebaik mungkin, baik perkataan, perbuatan maupun penetapan beliau,” paparnya.

Abdurrahman lalu mengungkapkan lima cirri orang yang mendapat hidayah Allah. *Pertama*, ia *merasakan mudah* atau tidak berat melaksanakan kewajiban (ketaatan) kepada Allah dan menjauhi larangan-Nya. “Termasuk di dalamnya tidak berat melaksanakan Tahajud, shalat fardhu berjamaah dan ketaatan lainnya kepada Allah,” ujarnya.

*Kedua*, kalau mendengar nama Allah disebut *cintanya kepada Allah bertambah*, hatinya bergetar.   “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah bergetar hati mereka. dan apabila dibacakan ayat-ayatnya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (QS Al-Anfal: 2)

*Ketiga,* senantiasa *istiqamah/ konsisten*. Artinya berpegang teguh pada nilai-nilai keimanan yang dimiliki. “Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS Ali 'Imran: 101)

*Keempat*, rajin dan sungguh-sungguhn *menghadiri majelis-majelis ilmu*, guna menambah perbendaharaan keilmuan dan keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya. “Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan (iImu) beberapa derajat.” (QS Al Mujadalah: 11)

*Kelima*, hidupnya bermahkotakan rasa malu. Baik malu kepada Allah maupun makhluk Allah.

Abdurrahman mengatakan, banyak sekali hadits Rasulullah yang menegaskan pentingnya sifat malu (haya’).  Salah satu di antaranya, “Malu itu sebagian dari iman.” Hadits lainnya, “Jika kamu tidak punya rasa malu, silakan lakukan sesuka hatimu.” “Malu dan iman itu ibarat saudara kembar. Orang yang beriman pasti punya rasa malu.” “Malu itu tidak mendatangkan sesuatu, kecuali kebaikan.”

https://www.google.co.id/amp/m.republika.co.id/amp_version/owo5uo374

Selasa, 17 April 2018

USHAIRIM BANI ABDUL ASYHAL

Artikel Kisah Islami :

USHAIRIM BANI ABDUL ASYHAL (Penghuni Surga yang Selama Hidupnya Belum Pernah Shalat)
Rabu, 20 Mei 09

Diriwayatkan dari Ibnu Sufyan maula Ibnu Abi Ahmad bahwa Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu meminta kepada para sahabat dan berkata, "Ceritakan kepadaku mengenai kisah seseorang yang masuk Surga padahal belum pernah shalat sekali pun sepanjang hidupnya!" Ternyata para sahabat tidak ada yang mengetahui.

Akan tetapi para sahabat balik bertanya, "Siapakah dia?" Abu Hurairah menjawab, "Ushairim Bani Abdul Asyhal ‘Amr bin Tsabit bin Waqsy."

Al-Hushain berkata, "Aku bertanya kepada Mahmud bagaimana kehidupan Ushairim sebelumnya?" Mahmud menjawab, "Sebelumnya dia enggan memeluk Islam sebagaimana kaumnya, namun kemudian ia masuk Islam.

Ketika terjadi peperangan Uhud yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga berada dalam peperangan tersebut, ia ingin memeluk Islam dan ia pun lantas masuk Islam. Setelah itu, ia mengambil pedang dan berangkat menuju medan perang. Dia menyerang dan memberikan perlawanan sehingga terluka di beberapa bagian tubuhnya.

Tatkala orang-orang dari Bani Abdul Asyhal mencari para korban dalam peperangan ini, mereka mendapati Ushairim. Mereka bertanya, 'Ini jasad Ushairim, apa yang menyebabkan dia datang dalam peperangan ini? Bukankah dia tidak berkenan ikut serta dalam peperangan ini?'

Mereka mempertanyakan status Ushairim sehingga berada dalam pertempuran ini, 'Wahai Amr, apa yang menyebabkan kamu berada di sini. Karena setia kepada kaummu ataukah simpati kepada Islam?'

Amr menjawab, 'Karena cintaku terhadap Islam, aku telah beriman kepada Allah dan Rasulullah, kemudian aku angkat senjataku dan aku berperang, sehingga keadaanku seperti ini.' Ushairim meninggal dunia di tengah-tengah kaumnya, kemudian mereka memberitahukan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bersabda, 'Sesungguhnya dia termasuk penghuni Surga'."

Sumber : As-Sirah an-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, 3/40.

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatkisah&id=175

Minggu, 15 April 2018

Kandungan gizi Kaldu

Tentang kandungan gizi kaldu
Dec 17, 2017 at 06:46 AM

Afifah DaQu
Anggota
Dok, apakah kaldu ikan kandungan lemak jenuhnya lebih rendah daripada kaldu sapi dan ayam?

Dec 18, 2017 at 11:40 AM

dr. Ellysabet Dian
Dokter
Selamat siang, Afifah. Terima kasih atas pertanyaan Anda.
Lemak menjadi salah satu jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun sebenarnya ada berbagai jenis lemak yang perlu untuk dikonsumsi dan jenis lemak yang harus dimakan dalam jumlah yang sangat sedikit. Mengetahui jenis lemak dan jenis kandungan lemak dalam setiap makanan akan membantu menjaga kesehatan.

Lemak jenuh adalah salah satu jenis lemak yang disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit. Berlebihan mengkonsumsi lemak jenuh akan meningkatkan resiko beberapa penyakit seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan.

Mengurangi asupan asam lemak jenuh tak lebih dari 10% dari keseluruhan kalori dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol darah. Untuk orang yang berisiko tinggi penyakit kardiovaskuler, asupan asam lemak jenuh lebih rendah lagi yaitu 7% dari keseluruhan kalori harian.

Makanan yang dapat mengakibatkan tingginya kandungan lemak jenuh yaitu :
1.    Daging babi
2.    Daging sapi
3.    Olahan daging panggang
4.    Paha ayam
5.    Krim susu
6.    Keju
7.    Susu
8.    Es krim
9.    Mentega
10. Minyak sawit
11. Mayones
12. Coklat hitam
13. Ikan sarden
14. Semua produk olahan daging
15. Kentang goreng
16. Kacang brazil
17. Ayam goreng

Berdasarkan hal tersebut, maka kandungan kaldu ikan memiliki kandungan yang lebih rendah daripada sapi dan ayam. Oleh karena itu maka selain mencegah hal tersebut, maka ada beberapa hal yang dilakukan untuk mengurangi kadar lemak jenuh :
1.    Biasakan untuk lebih sering mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sebagai makanan utama.

2.    Gantikan daging ayam dengan daging ikan, atau tetap mengkonsumsi daging ayam tanpa kulit. Kulit harus dibuang dari daging ayam bahkan sebelum dimasak.

3.    Hindari terlalu sering menggoreng berbagai jenis makanan. Untuk menjaga agar makanan tetap sehat maka panggang makanan dan tambahkan minyak zaitun daripada mentega.

4.    Jika Anda sering minum susu maka gantikan susu biasa dengan jenis susu rendah lemah.

5.    Konsumsi yogurt yang menggunakan susu rendah lemak atau yogurt tanpa lemak untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

6.    Jika Anda suka makan telur maka usahakan untuk lebih sering mengkonsumsi putih telur ( Anda bisa memasak dua putih telur daripada satu telur utuh).

7.    Hindari mengkonsumsi salad sayuran atau buah dengan tambahan mayonese dan gantikan dengan minyak zaitun.

8.    Hindari terlalu sering mengkonsumsi berbagai camilan yang digoreng seperti keripik.

9.    Hindari menggunakan minyak sawit terlalu sering. Anda bisa menggantikannya dengan minyak canola atau minyak zaitun yang lebih sehat.

10. Hindari mengkonsumsi produk makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, Anda bisa menggantinya dengan makanan rendah lemak atau produk non lemak.

11. Gantikan berbagai sumber lemak hewani dengan jenis lemak nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

Semoga bermanfaat,

KISAH SUNAN KUDUS


KISAH SUNAN KUDUS
MESKI namanya Sunan Kudus, ia bukanlah asli
Kudus. Dia datang dari Jipang Panolan (ada yang
mengatakan disebelah utara Blora), berjarak 25
kilometer ke arah barat kota Kudus, Jawa Tengah.
Di sanalah ia dilahirkan, dan diberi nama Ja'far
Shodiq. Ia adalah anak dari hasil perkawinan Sunan
Undung atau Sunan Ngudung (Raden Usman Haji)
dengan Syarifah, cucu Sunan Ampel. Semasa
jayanya, Sultan Undung terkenal sebagai panglima
perang yang tangguh.
Sampai suatu waktu, Sunan Undung tewas dalam
peperangan antara Demak dan Majapahit. Setelah
itu, Ja'far Shodiq menggantikan posisi ayahnya.
Tugas utamanya ialah menaklukkan wilayah
Kerajaan Majapahit untuk memperluas kekuasaan
Demak. Kenyataannya, Ja'far Shodiq terbukti hebat
di medan perang, tak kalah dengan kepiawaian
ayahnya.
Ja'far Shodiq berhasil mengembangkan wilayah
Kerajaan Demak, ke timur mencapai Madura, dan
ke arah barat hingga Cirebon. Sukses ini kemudian
memunculkan berbagai cerita kesaktian Ja'far
Shodiq. Misalnya, sebelum perang, Ja'far Shodiq
diberi badong --semacam rompi-- oleh Sunan
Gunung Jati. Badong itu dibawa berkeliling arena
perang.
Dari badong sakti itu kemudian keluarlah jutaan
tikus, yang juga ternyata sakti. Kalau dipukul, tikus
itu bukannya mati, malah makin mengamuk sejadi-
jadinya. Pasukan Majapahit ketakutan lari tunggang
langgang. Dia juga punya sebuah peti, yang bisa
mengeluarkan jutaan tawon. Banyak prajurit
Majapahit yang tewas disengat tawon.
Yang pasti, pemimpin pasukan Majapahit, Adipati
Terung, menyerah kepada pasukan Ja'far Shodiq.
Usai perang, Ja'far Shodiq menikahi putri Adipati
Terung, yang kemudian menghasilkan delapan anak.
Selama hidupnya, Ja'far Shodiq sendiri juga punya
istri lain, antara lain putri Sunan Bonang, yang
menghasilkan satu anak.
Sukses mengalahkan Majapahit membuat posisi
Ja'far Shodiq makin kokoh. Dia mendapat tugas
lanjutan untuk mengalahkan Adipati Handayaningrat,
yang berniat makar terhadap Kerajaan Demak.
Adipati Handayaningrat merupakan gelar yang
disandang Kebo Kenanga, penguasa daerah
Pengging --wilayah Boyolali-- dan sekitarnya.
Kebo Kenanga berniat mendirikan negara sendiri
bersama Ki Ageng Tingkir. Pasangan ini merupakan
pengikut Syekh Siti Jenar, seorang guru yang
mengajarkan hidup model sufi. Kebo Kenanga dan
Tingkir digambarkan sebagai saudara seperjuangan,
yang saling menyayangi bagaikan saudara kandung.
Tanda-tanda pembangkangan Kebo Kenanga makin
kentara ketika ia menolak menghadap Raja Demak,
Adipati Bintara, atau yang lebih dikenal dengan
sebutan Raden Patah. Surat panggilan yang dibuat
Raden Patah ditelantarkan hingga tiga tahun oleh
Kebo Kenanga. Maka, Raden Patah memutuskan
untuk mematahkan pembangkangan Kebo Kenanga
itu.
Raden Patah memerintahkan Ja'far Shodiq
''meredam'' Kebo Kenanga. Dalam sebuah
pertarungan, Kebo Kenanga tewas. Namun,
kehebatan Ja'far Shodiq sebagai panglima perang
lama-kelamaan surut. Bahkan, menjelang
kepindahannya ke Kudus, Ja'far Shodiq tidak lagi
menjadi panglima perang, melainkan menjadi
penghulu masjid di Demak.
Terdapat beberapa versi tentang kepergian Ja'far
Shodiq dari Demak. Ada kemungkinan, Ja'far Shodiq
berselisih paham dengan Raja Demak. Kemungkinan
lain, Ja'far Shodiq berselisih paham dengan Sunan
Kalijaga. Dalam Serat Kandha disebutkan, Ja'far
Shodiq memiliki murid, Pangeran Prawata.
Belakangan, Pangeran Prawata justru mengakui
Sunan Kalijaga sebagai guru baru.
Bagi Ja'far Shodiq, Pangeran Prawata durhaka
karena mengakui dua guru sekaligus. Ketika
Pangeran Prawata menjadi Raja Demak, Ja'far
Shodiq berniat membunuhnya, melalui tangan Arya
Penangsang, yang tiada lain dari pada adik kandung
Prawata. Agaknya, Arya Penangsang tidak tega,
maka dia pun menyuruh orang lain lagi, yang
bernama Rangkud.
Pangeran Prawata akhirnya tewas bersama istrinya,
setelah ditikam Rangkud. Jenazah Prawata
bersandar ke badan istrinya, karena keduanya
tertembus pedang. Rangkud juga mati. Sebab, tanpa
diduga, sebelum mengembuskan napas
penghabisan, Prawata sempat melempar keris

>>>>>>>
http://sholawatnariyah.blogspot.co.id/p/kisah-walisongo-sunan-kudus.html?m=1

Sunan Kudus

Sunan Kudus adalah salah satu penyebar agama Islam di Indonesia yang tergabung dalam walisongo, yang lahir pada 9 September 1400M/ 808 Hijriah. Nama lengkapnya adalah nama Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan. Ia adalah putra dari pasangan Sunan Ngudung.

Sunan Kudus
Lahir
9 September 1400 Masehi/ 808 Hijriyah
,Al-Quds (Palestina)
Meninggal
5 Mei 1550 Masehi/ 958 Hijriyah
,Kudus Jawa Tengah (Indonesia)
Sebab meninggal
Meninggal dalam keadaan bersujud ketika sholat subuh
Tempat tinggal
Kudus Jawa Tengah
Pekerjaan
1. Penasehat Khalifah (Sultan Demak)
2. Panglima Perang
3. Qadhi
4. Mufti
5. Imam Besar Masjid Demak & Masjid Kudus
6. Mursyid Tarekat
7. Naqib Nasab Keturunan Azmatkhan
8. Ketua Pasar Islam Walisongo
9. Penanggung Jawab Pencetak Dinar Dirham Islam
10. Ketua Baitulmal Walisongo

Tempat kerja
Kekhalifahan Islam Demak
Dikenal karena
Anggota Walisongo yang paling alim (Waliyyul Ilmi)
Gaji
7 Dinar Emas (1 Dinar Emas=24Karat,4.44 gram)/hari
Tinggi
180 cm (5 ft 11 in)
Berat
81 kg (179 lb)
Gelar
Waliyyul Ilmi
Jangka
1400M-1550M/ 808H-958H (150 tahun)
Pendahulu
Sayyid Usman Haji (Sunan Ngudung) (Ayah)
Pengganti
Sayyid Amir Hasan (Anak Pertama)
Anggota dewan dari
Majelis Dakwah Walisongo
Agama
Islam Sunni
Pasangan domestik
Syarifah Dewi Rahil binti Sunan Bonang
Anak
1. Amir Hasan
2. Panembahan Kudus
3. Nyai Ageng Pambayun
4. Amir Hamzah (Panembahan Palembang)
5. Panembahan Makaos Honggokusumo
6. Panembahan Kadhi
7. Panembahan Karimun
8. Panembahan Jaka
9. Ratu Pajaka
10. Ratu Probodinalar

Relasi
Syarifah Dewi Sujinah (adik perempuan/isteri Sunan Muria)
Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara. Bapaknya yaitu Sunan Ngudung adalah putra Sultan di Palestina yang bernama Sayyid Fadhal Ali Murtazha (Raja Pandita/Raden Santri) yang berhijrah fi sabilillah hingga ke Jawa dan sampailah di Kesultanan Islam Demak dan diangkat menjadi Panglima Perang.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sunan_Kudus

Jati diri Sunan Kudus

Nasab Sunan Kudus

Sunan Kudus dalam Babad Tanah Jawi

Asal usul nama kota Kudus

Fakta mengenai Sunan Kudus

Pendidikan Sunan Kudus

Dakwah Sunan Kudus

Karya Sunan Kudus

Wafatnya Sunan Kudus

Keturunan Sunan Kudus

Referensi

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Imam Ja'far Ash-Shodiq Ra

WASIAT NASEHAT
Assalamualaikum War.Wab. Blog yang saya sajikan ini merupakan kumpulan Wasiat, Nasehat dan manaqib Para Ahlul Bait dan Dzurriyat Rasulullah SAW; diharapkan dengan membaca riwayat hidup mereka, bertambah cinta kita kepada Rasulullah SAW,keluarganya dan keturunannya. Amiin. koreksi dan saran anda saya harapkan. jika ada kesalahan, mohon dimaafkan. Semoga kita mendapat Ridho dan Rahmat Allah SWT serta Syafaat Rasulullah SAW. Wass.Wr.Wb.
Friday, January 2, 2009
Imam Ja'far Ash-Shodiq Ra
Sayyidina Al-Imam Ja’far As-Shodiq bin Sayyidina Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Sayyidina Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Sayyidina Al-Imam As-Syahid Syababul Jannah Sayyidina Al-Husein. Rodiyallahu ‘Anhum Ajma’in.

Beliau lahir di Madinah, tahun 83 H dan dibesarkan disana. Ibunda beliau Ummu Farwah binti Al-Qasim bin Muhammad bin Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq. Ayahanda beliau Sayyidina Al-Imam Muhammad Al-Baqir.
Sejak kecil beliau telah memperoleh pendidikan agama dari orang tuanya sendiri; ayah beliau telah membangun sebuah madrasah yang sudah banyak melahirkan Ulama besar yang pernah belajar di madrasah tersebut. Beliau juga belajar kepada Ulama besar lain seperti : Atha’, Urwah, Nafi Al Zuhri, dll.
Selama beliau tinggal di Madinah, beliau menghabiskan waktunya untuk memperdalam berbagai macam ilmu dan bergaul dengan Tokoh-tokoh Ulama besar, seperti :

• Imam Abu Hanifah
• Imam Malik bin Anas
• Washal bin Atha’
• Dll

Kelebihan dan Karomah Imam Ja’far As-Shodiq

• Beliau dikenal sebagai Mujtahid di bidang ilmu Fiqih. Dalam kalangan para Fuqoha’ dikenal sebagai Pendiri Mazhab kelima yakni Mazhab Fiqih Ja’fariyah.
• Beliau dikenal sebagai Ulama dan Tokoh Sufi yang memilki Ma’rifah Laduniyah yang tinggi yang tidak dimiliki oleh sembarang orang.
• Beliau selalu menolak untuk diberi jabatan duniawi. Imam As-Syilli berkata : “pada suatu hari kalangan Bani Hasyim bermaksud akan mengangkat Muhammad dan Ibrahim bin Abdullah bin Hasan bin Abi Thalib, untuk menjadi Khalifah. Peristiwa itu terjadi, beberapa saat menjelang berakhirnya daulah Marwan.
Mereka mengirim sejumlah utusan untuk menemui Imam Ja’far As-Shodiq, dan meminta kesediaan beliau untuk diangkat menjadi Khalifah. Sesudah mereka berkumpul dihadapan beliau danmenyatakan akan membai’at beliau menjadi Khalifah, dengan tegas beliau menolak, seraya berkata :
“Demi Allah swt,jabatan itu bukan untukku dan bukan pula untuk kedua orang ini. Jabatan ini hanya untuk yang berjubah kuning itu. Demi Allah swt, mereka akan dipermainkan oleh anak-anaknya.”
Setelah itu, beliau bangkit meninggalkan majelis itu. Manshur Al-Abbasi ketika itu hadir dan memakai jubah kuning. Ucapan Imam Ja’far As-Shodiq itu ternyata benar, karena Al-Manshur belakangan diangkat menjadi Khalifah.
• Doa’ beliau makbul; jika memerlukan sesuatu, beliau mengucapkan :”Wahai Tuhan, Aku memerlukan itu”
Maka belim habis doa’nya, sesuatu yang dimaintanya sudah berada didepannya.
Al-Manawi meriwayatkan bahwa pada suatu hari Imam Ja’far As Shodiq digiring kehadapan Kholifah Al-Manshur, dengan tuduhan palsu. Seorang saksi memperkuat tuduhan itu, dengan besumpah bahwa ia telah melihat Imam Ja’far As Shodiq melakukan sesuatu. Padahal kesaksian itu tidak benar sama sekali. Belum lagi habis ucapannya, tiba-tiba saksi itu jatuh tersungkur dan mati ketika itu juga.

• Al-Laits bin Saad menyatakan :”Pada tahun 113 H, Aku mengerjakan haji di Makkah. Pada suatu hari , selesai sholat ‘Asar, aku naik ke punacak Jabal Kubis. Kulihat disitu seorang laki-laki sedang asyik berdo’a. dia mengucaokan :”Ya Allah swt , aku ingin sekali memakam buah anggur, berilah aku. Ya Allah! Sesungguhnya pakaianku sudah lusuh, berilah aku pakaian.” Belum habis doa’nya kulihat sebuah keranjang penuh berisi anggur sudah berada dihadapannya, padahal masa itu bukan musim anggur. Dan dua helai kain baju terletak pula disampingnya. Kain baju itu sangat bagus, belum pernah kulihat kain sebagus.

Dasar Pemikiran Imam Ja’far As-Shodiq
“Keseimbangan Tobat dan Ibadah akan menimbulkan perilaku yang baik yang mendapat Ridho dari Allah swt. Sebab dengan Tobat, kita akan menyadari akan semua kesalahan yang pernah kita lakukan, dan dengan Tobat pula dapat meningkatkan amal ibadah kita kepada Allah swt.”

Sesuai sabda Rasulullah saw :
“Apabila Allah swt menghendaki seseorang menjadi baik, maka dia membuatnya menyadari akan kesalahan-kesalahannya.”

Wafatnya Imam Ja’far As-Shodiq

Beliau wafat di Madinah pada tahun 148 H dan dimakamkan di Baqi’.
Asy-Syarif Ahmad bin Muhammad Sholih al-Baradighi mengatakan bahwa nasab para sayyid/ syarif di Hadramaut berpangkal pada nasab Imam Ja'far al-Shadiq melalui Muhammad bin Ali Uraidhi. Ia diberi gelar gelar 'al-Shadiq' karena kebenarannya dalam kata-katanya. Ia juga diberi nama ' Amudusy-Syaraf ' (tiang kemuliaan).
Ibundanya ialah Furwah binti Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar al-Shiddiq. Sedangkan ibunda Furwah ialah Asma binti Abdurahman bin Abu Bakar al-Shiddiq. Ia pernah berkata: Aku dilahirkan al-Shiddiq dua kali!. Imam Ja'far al-Shaddiq mempunyai anak:
Abdullah

Abbas
Yahya
Muhsin Tidak mempunyai keturunan
Ja'far
Hasan
Muhammad al-Ashgor
Sedangkan yang memberi keturunan:
1. Ismail (Sohibul Mazhab Syi'ah Ismailiyah)
2. Muhammad al-Akbar (gelarnya al-Dibaj)
3. Ishaq (gelarnya al-Mu'taman)
4. Musa al-Kadzim
5. Ali (gelarnya al-Uraidhi)

Izhar Syapawi di 8:46 PM

http://wasiatnasehat.blogspot.co.id/2009/01/imam-jafar-ash-shodiq-ra.html?m=1

Senin, 09 April 2018

Detik-Detik Wafatnya Siti Khadijah, Istri Yang Sangat Dicintai Rasulullah SAW

Detik-Detik Wafatnya Siti Khadijah, Istri Yang Sangat Dicintai Rasulullah SAW

Rabu, 29 November 2017 06:16

SRIPOKU.COM - Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.

Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah.

Didekapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat.

Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

KAIN KAFAN DARI ALLAH

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,

Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?

Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan jawab Jibril. Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, Kenapa, ya Jibril?

Cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan dibantai dan tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan sahut Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah,

Wahai Khadijah istriku sayang, demi ALLAH, aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. ALLAH maha mengetahui semua amalanmu.

"Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.

"Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban?

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Seluruh kekayan Khadijah diserahkan kepada Rasulullah untuk perjuangan agama Islam. Dua per tiga kekayaan Kota Mekkah adalah milik Khadijah. Tetapi ketika Khadijah hendak menjelang wafat, tidak ada kain kafan yang bisa digunakan untuk menutupi jasad Khadijah.

Bahkan pakaian yang digunakan Khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat kumuh dengan 83 tambalan diantaranya dengan kulit kayu.

Rasulullah kemudian berdoa kepada ALLAH.

Ya ALLAH, ya Ilahi Rabbi, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menentramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah. Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?

Tiba-tiba Ali berkata, Aku, Ya Rasulullah!

PENGORBANAN SITI KHADIJAH SEMASA HIDUP

Dikisahkan, suatu hari ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, Beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri, Rasulullah bersabda,

Wahai Khadijah tetaplah kamu ditempatmu.

Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.

Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makananpun tak punya. Sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Beliau mengambil Fatimah dari gendongan istrinya lalu diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah seusai pulang berdakwah dan menghadapi segala caci maki dan fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah.

Rasulullah tertidur. Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah. Beliau pun terjaga.

Wahai Khadijah Mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad? tanya Rasulullah dengan lembut.

Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal wahai Khadijah bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

Wahai suamiku. Wahai Nabi ALLAH. Bukan itu yang kutangiskan." jawab Khadijah.

"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya.

"Wahai Rasulullah. Sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah. Sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyebrangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyebarangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit pun atau pun jembatan.

"Maka galilah lubang kuburku, ambilah tulang belulangku. Jadikanlah sebagai jembatan untuk engkau menyebrangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah.

Karena itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu karena dua orang yang dicintainya yaitu istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib telah wafat.

Tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.

Ilaa hadlratin Nabiyyil musthafa, wa ilaa Khadijah al Kubra, al Fatihah.

SUMBER ; Tulisan Ustadz Zainul Hakim pada WA group Masjid Al Istiqomah.

Kitab Al Busyro, yang ditulis Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliky al Hasani.

Penulis: Budi Darmawan

http://palembang.tribunnews.com/2017/11/29/detik-detik-wafatnya-siti-khadijah-istri-yang-sangat-dicintai-rasulullah-saw?page=all

Harga besi beton

Harga Besi Beton April 2018 Semua Ukuran Terbaru

https://dekorrumah.net/daftar-harga-besi-beton.html

Daftar Harga Besi Beton April 2018 Semua Ukuran Terbaru - Seperti pada judul yang sedang anda baca diatas, Website yang membahas seputar Ide Desain dan Dekorasi Rumah Terbaru ini menyajikan beberapa Desain Rumah Minimalis Terbaru Indonesia serta yang senang atau gemar membaca ide-ide mendesain dan mendekorasi rumah seperti Daftar Harga Besi Beton April 2018 Semua Ukuran Terbaru yang sedang Anda baca saat ini yang disajikan oleh dekorrumah. Dibawah ini adalah Daftar Harga Besi Beton April 2018 Semua Ukuran Terbaru yang mungkin bisa menginspirasi anda dalam mendesain dan mendekorasi rumah anda.

Besi Beton

Selain berbagi ide dekorasi rumah minimalis, kali ini dekorrumah.net coba berbagi informasi terbaru terkait Daftar Harga Kaca Terbaru Bulan Ini. Disini kami juga menyediakan informasi harga barang bangunan lainnya dengan harga yang menarik, anda bisa pergi ke kategori daftar harga untuk melihat harga-harga bangunan atau harga furniture rumah lainya.

Info Daftar Harga Besi Beton Terbaru 2018 semua jenis dan ukuran. Dengan keterangan harga besi beton, harga besi, harga besi bangunan, harga besi cor, harga besi 10, harga besi 8, harga besi siku, harga besi 12, daftar harga besi, daftar harga besi beton hari ini. Informasi harga terbaru yang kami sajikan kali ini mengulas mengenai Daftar Harga Besi Beton Terbaru murah berkualitas terbai

Besi beton merupakan komponen wajib dalam penyokong kekuatan pondasi rumah anda. Diperlukan pemilihan besi kuat berlabel SNI supaya bangunan bisa tetap kokoh dalam jangka waktu lama dan tidak mudah rusak bila terjadi guncangan gempa. Meskipun harga besi beton SNI dengan berbagai ukuran terbilang tidak murah, namun semua besi SNI mempunyai mutu yang baik dan sangat cocok untuk kebutuhan pembuatan pondasi dan pengecoran beton bangunan.

Mengenai info daftar harga besi beton SNI terbaru 2018, besi beton untuk pondasi bangunan hadir dalam berbagai macam jenis dan ukuran. Ukuran- ukuran besi beton tersebut biasanya berdasarkan diameter besi, misalnya besi 66 mm, besi 8 mm, besi 10 mm, besi 12 mm, dan besi 16 mm. Untuk itu sebaiknya jika anda akan membangun pondasi bangunan, ada baiknya anda mengetahui jenis besi terbaik yang bagus dan kuat beserta harga besi beton terbaru 2018 di kota anda.

Daftar Harga Besi Beton Bangunan Semua Ukuran 2018

Berikut Daftar Harga Besi Beton Bangunan Semua Ukuran 2018 sebagai referensi anda dalam menentukan ukuran dan harga besi yang tepat untuk kontruksi bangunan anda.

Harga Besi Beton Bangunan Semua Ukuran

JENIS BESI BETONUKURANHARGA BESIBesi Beton TARIK 4mm3,8mmRp. 11000Besi Beton TARIK 4mm4mmRp. 12000Besi Beton TARIK 5mm4,2mmRp. 14000Besi Beton TARIK 6mm5,2mmRp. 19000Besi Beton TARIK 6mm5,6mmRp. 21000Besi Beton TARIK 6mm5,8mmRp. 23000Besi Beton 8 SRB SNI7,1mmRp. 34000Besi Beton 10 SRB SNI9,1mmRp. 54000Besi Beton 12 SRB SNI11,2mmRp. 77000Besi Beton D 13 SRB SNI12,2mmRp. 98000Besi Beton D 16 SRB SNI15,2mmRp. 149000Besi Beton 8 SPI BJKU7mmRp. 32000Besi Beton 10 SPI BJKU8,7mmRp. 49000Besi Beton 12 SPI BJKU10,5mmRp. 70000Besi Beton 8 MSS BJKU6,2mmRp. 27000Besi Beton 10 MMS BJKU8mmRp. 41800Besi Beton 12 MSS BJKU9,5mmRp. 57200Besi Beton 8 TJ SNI7,5mmRp. 37000Besi Beton 10 TJ SNI9,5mmRp. 57000Besi Beton 12 TJ SNI11,5mmRp. 81000Besi Beton D 10 TJ SNI9,5mmRp. 59000Besi Beton D 13 TJ SNI12,5mmRp. 100000Besi Beton 16 TJ SNI15,5mmRp. 151250Besi Beton D 19 TJ SNI18,5mmRp. 214000Besi Beton 8 IBD SNI7,8mmRp. 39000Besi Beton 10 IBD SNI9,8mmRp. 60000Besi Beton 12 IBD SNI11,8mmRp. 86000Besi Beton D 13 IBD SNI (Ulir)12,8mmRp. 102375Besi Beton D 16 IBD SNI (Ulir)15,8mmRp. 156000Besi Beton D 19 IBD SNI (Ulir)18,8mmRp. 218000Besi Beton 16 TJ SNI (Polos)15,5mmRp. 148000

 

Daftar Harga Besi Hollow Terbaru

UKURANPANJANGHARGA/ btg20×206mRp. 3500020×406mRp. 5100030×306mRp. 5500040×406mRp. 65000Hollow Plafon Besi 20×404mRp. 18000Hollow Plafon Besi 40×404mRp. 22000Hollow Plafon Galvanis 20×404mRp. 20000Hollow Plafon Galvanis 40×404mRp. 27000

 

Daftar Harga Besi Beton KS Cilegon Terbaru

SPESIFIKASI BARANGSATUANHARGAKS CILEGON SNI 8 MMBatangRp. 44600KS CILEGON SNI 10 MMBatangRp. 69500KS CILEGON SNI 12 MMBatangRp. 101000KS CILEGON SNI 13 MMBatangRp. 119000KS CILEGON SNI 16 MMBatangRp. 180000KS CILEGON SNI 19 MMBatangRp. 254000KS CILEGON SNI 22 MMBatangRp. 339000KS CILEGON SNI 25 MMBatangRp. 440000KS CILEGON SNI 28 MMBatangRp. 549000KS CILEGON SNI 32 MMBatangRp. 718000KS CILEGON SNI 36 MMBatangRp. 912000

 

Daftar Harga Besi Siku Terbaru

SPESIFIKASI BARANGSATUANHARGABesi Siku 2cm x 2cm x 6m (tebal 2mm)BatangRp. 39000Besi Siku 3cm x 3cm x 6m (tebal 2mm)BatangRp. 49000Besi Siku 4cm x 4cm x 6m (tebal 2mm)BatangRp. 60000Besi Siku 4cm x 4cm x 6m (tebal 4mm)BatangRp. 146000Besi Siku 5cm x 5cm x 6m (tebal 5mm)BatangRp. 225000Besi Siku 6cm x 6cm x 6m (tebal 2mm)BatangRp. 406000Besi Siku 7cm x 7cm x 6m (tebal 2mm)BatangRp. 506000

 

Daftar Harga Plat Besi ESER Terbaru

SPESIFIKASI BARANGBERAT/kgHARGA122×244 1mm23,33Rp. 244965122×244 1.2mm27,996Rp. 280000122×244 1.5mm34,995Rp. 314955122×244 1.8mm41,994Rp. 378000122×244 2mm46,66Rp. 419940122×244 2.5mm58,325Rp. 524925122×244 3mm69,99Rp. 629910122×244 4mm93,32Rp. 839880122×244 5mm116,65Rp. 1000850122×244 6mm139,98Rp. 1259820122×244 8mm186,64Rp.1680000122×244 10mm233,3Rp. 2100000122×244 12mm279,96Rp. 2520000

 

Daftar Harga Besi Beton Bangunan Terbaru

TYPE BESISPESIFIKASI BARANGHARGABesi BetonBesi 6mmBesi 6mm fullRp. 18000 – 28000Besi BetonBesi 8mmBesi 8mm SNIRp. 35000 – 47000Besi BetonBesi Beton 10mm (batang)besi beton 10mm SNIRp. 57000 – 70000Besi BetonBesi 12mm (batang)Besi 12mm SNIRp. 80000 – 95000Besi BetonBesi 16mm (batang)Besi 16mm SNIRp. 135000 – 160000Cakar AyamBesi Cakar Ayam 40×40 8mmRp. 43000Cakar AyamBesi Cakar Ayam 50×50 8mmRp. 56000Besi RangkaBesi Rangka 8mmx3mmRp. 33000Besi RangkaBesi Rangka 10mmx3mRp. 40000

 

Daftar Harga Besi Beton (Behel) Terbaru

DAFTAR BESIUKURANHARGABesi Beton TARIK 4mm3,8mmRp. 12000Besi Beton TARIK 4mm4mmRp.13000Besi Beton TARIK 5mm4,2mmRp. 14000Besi Beton TARIK 6mm5,2mmRp. 19000Besi Beton TARIK 6mm5,6mmRp. 21000Besi Beton TARIK 6mm5,8mmRp. 23000Besi Beton 8 SRB SNI7,1mmRp. 34000Besi Beton 10 SRB SNI1mmRp. 54000Besi Beton 12 SRB SNI11,2mmRp. 77000Besi Beton 13 SRB SNI12,2mmRp. 98000Besi Beton 16 SRB SNI15,2mmRp. 145000Besi Beton 8 SPI BJKU7mmRp. 32000Besi Beton 10 SPI BJKU8,7mmRp. 49000Besi Beton 12 SPI BJKU10,5mmRp. 70000Besi Beton 8 MSS BJKU6,2mmRp. 27000Besi Beton 10 MSS BJKU8mmRp. 42000Besi Beton 12 MSS BJKU9,5mmRp. 58000Besi Beton 8 TJ SNI7,5mmRp. 37000Besi Beton 10 TJ SNI9,5mmRp. 57000Besi Beton 12 TJ SNI11,5mmRp. 80900Besi Beton D 10 TJ SNI9,5mmRp. 58240Besi Beton D 13 TJ SNI12,5mmRp. 99000Besi Beton D 16 TJ SNI15,5mmRp. 151250Besi Beton D 19 TJ SNI18,8mmRp. 213400Besi Beton 8 IBD SNI7,8mmRp. 39000Besi Beton 10 IBD SNI9,8mmRp. 60000Besi Beton 12 IBD SNI11,8mmRp. 86100Besi Beton D 13 IBD SNI (Ulir)12,8mmRp.103000Besi Beton D 16 IBD SNI (Ulir)15,8mmRp. 155100Besi Beton D 19 IBD SNI (Ulir)18,8mmRp. 217743Besi Beton 16 TJ SNI (Polos)15,5mmRp. 147400Harga Besi Beton Merek SNI Rp. 7500

Besi 8 @12 mtr = 4,74kg/btng

Besi 10 @12 mtr = 7,40kg/btng

Besi 12 @12 mtr = 10,70kg/btng

Besi 13 @12 mtr = 12,50kg/btng

Besi 16 @12 mtr = 19,00kg/btng

Besi 19 @12 mtr = 26,80kg/btng

Besi 22 @12 mtr = 35,81kg/btng

Besi 25 @12 mtr = 46,24kg/btng

JENISNAMA PRODUKHARGABesi BetonBesi 6mmRp. 24000Besi 6mm fullRp. 30000Besi BetonBesi 8mmRp. 38000Besi 8mm SNIRp. 44000Besi BetonBesi 10mm (batang)Rp. 59000Besi 10mm SNIRp. 65000Besi BetonBesi 12mm (batang)Rp. 84000Besi 12mm SNIRp. 99000Besi BetonBesi 16mm (batang)Rp. 14000Besi 16mm SNIRp. 169000Cakar AyamBesi Cakar Ayam 40×40 8mmRp. 49000Cakar AyamBesi Cakar Ayam 50×50 8mmRp. 58000Besi RangkaBesi Rangka 8mmx3mRp. 37000Besi RangkaBesi Rangka 10mmx3mRp. 43000

Minggu, 08 April 2018

Hampir Semua Sahabat Pernah Wakaf


Hampir Semua Sahabat Pernah Wakaf

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Memiliki amal yang pahalanya mengalir abadi adalah harapan setiap mukmin yang sadar akan pentingnya amal di akhirat.

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu menuturkan, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ

“Apabila manusia mati, amalnya terputus kecuali 3 amal, (salah satunya): sedekah jariyah…” (HR. Muslim 4310, Nasai 3666, dan yang lainnya)

Sebagian ulama memahami sedekah jariyah dengan wakaf. An-Nawawi ketika menjelaskan hadis ini, beliau menuliskan,

وَكَذَلِكَ الصَّدَقَةُ الْجَارِيَةُ وَهِيَ الْوَقْفُ

Demikian pula sedekah jariyah, yang itu merupakan wakaf. (Syarh Shahih Muslim, 11/85)

Keterangan lain juga disampaikan al-Khatib as-Syarbini – ulama syafiiyah – (w. 977 H). Dalam Mughni al-Muhtaj, beliau mengatakan,

الصدقة الجارية محمولة عند العلماء على الوقف كما قاله الرافعي ، فإن غيره من الصدقات ليست جارية

“Sedekah jariyah dipahami sebagai wakaf menurut para ulama, sebagaimana keterangan ar-Rafi’i. Karena sedekah lainnya bukan sedekah jariyah.” (Mughni al-Muhtaj, 3/522).

Sedekah dalam bentuk makanan yang kita berikan untuk seseorang, tidak bisa bertahan lama karena habis pakai. Begitu makanan ini selesai dikonsumsi, selasai. Bernilai sedekah, tapi manfaatnya tidak panjang.

Semua Sahabat Berwakaf

Berwakaf menjadi ciri khas kaum muslimin. Karena dorongan iman kepada hari akhir. Bahkan, Imam  as-Syafii menyebutkan, bahwa tradisi wakaf belum ada di zaman jahiliyah. Tradisi ini dibangun kaum muslimin. Di zaman jahiliyah, semua yang diinfakkan untuk umum, sifatnya habis pakai.

Dalam Manarus Sabil dinukil keterangan beliau,

قال الشافعي رحمه الله: لم تحبس أهل الجاهلية، وإنما حبس أهل الإسلام

As-Syafii rahimahullah mengatakan, “Masyarakat jahiliyah tidak pernah melakukan wakaf. Yang melakukan wakaf hanya kaum muslimin.” (Manarus Sabil, 2/3).

Para sahabat, mereka pelopor dalam wakaf. Hingga semua sahabat yang memiliki kemampuan, mereka berwakaf. Sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma menuturkan,

لَـمْ يَكُنْ أَحَدٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِـيِّ صَلّى اللهُ عليهِ وسَلّم ذُو مَقدِرَة إِلّا وَقَفَ

Tidak ada seorangpun sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memiliki kemampuan, kecuali mereka wakaf. (Ahkam al-Auqaf, Abu Bakr al-Khasshaf, no. 15 dan disebutkan dalam Irwa’ al-Ghalil, 6/29).

Ini seperti kesepakatan dari mereka. Setiap yang mampu wakaf, dia akan wakaf.

Wakaf Para Sahabat

Berikutnya, kita akan menyebutkan beberapa kisah wakafnya para sahabat

Pertama, kisah Abu Thalhah dan kebun Bairuha

Ketika Allah menurunkan firman-Nya,

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ

“Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian menginfakkan apa yang kalian cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Abu Thalhah mendengar ayat ini.

Beliaupun menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyampaikan hajatnya,

“Ya Rasulullah, Allah berfirman, ‘Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian menginfakkan apa yang kalian cintai’. Sementara harta yang paling aku cintai adalah kebun Bairuha. Ini saya sedekahkan untuk Allah. Saya berharap dapat pahala dan menjadi simpananku di sisi Allah. Silahkan manfaatkan untuk kemaslahatan umat.”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyambut keinginan Abu Thalhah,

بَخْ ، ذَلِكَ مَالٌ رَابِحٌ ، ذَلِكَ مَالٌ رَابِحٌ ، وَقَدْ سَمِعْتُ مَا قُلْتَ وَإِنِّى أَرَى أَنْ تَجْعَلَهَا فِى الأَقْرَبِينَ

“Luar biasa, itu kekayaan yang untungnya besar… itu harta yang untungnya besar. Saya telah mendengar apa yang anda harapkan. Dan saya menyarankan agar manfaatnya diberikan kepada kerabat dekat.”

Bairuha, bisa juga dibaca Biraha, merupakan kebun yang berada di depan masjid nabawi. Di masa Muawiyah, dibangun benteng istana di sekitar kebun ini, yang dikenal dengan sebutan, istana Bani Judailah.

Nilainya sangat mahal, dan diwakafkan Abu Thalhah sebagai sedekah harta kesayangannya.

Kedua, wakaf Umar untuk tanah Khaibar

Ibnu Umar menceritakan, bahwa ayahnya Umar bin Khatab, mendapatkan jatah bagian kebun di Khaibar. Beliaupun melaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Ya Rasulullah, saya mendapatkan kebun di Khaibar. Saya tidak memiliki harta yang lebih berharga dari pada itu. Apa yang anda perintahkan untukku?”

Saran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنْ شِئْتَ حَبَّسْتَ أَصْلَهَا وَتَصَدَّقْتَ بِهَا

Jika mau, kamu bisa wakafkan, abadikan kebun itu, dan hasilnya kamu sedekahkan.

Kemudian Umar mewakafkannya. Kebun itu tidak boleh dijual, dihibahkan, atau diwariskan. Hasilnya disedekahkan untuk fakir miskin, kerabat, budak, para tamu, dan Ibnu Sabil. Dan boleh bagi yang mengurusi untuk mengambil sebagian dari hasilnya, sewajarnya, dan makan darinya, bukan untuk memperkaya diri dengannya. (HR. Bukhari 2737, Muslim 4311 dan yang lainnya).

Ketiga, wakaf Sumur oleh Utsman

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, tidak ada air yang rasanya lebih segar dari pada air subur ‘rumah’. Rumah ini nama sumur, dalam bahasa arab [رومة]. Bukan rumah tempat tinggal. Ketika itu, sumur ini milik orang yahudi. Setiap muslim yang mengambil air, dia harus bayar. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumumkan,

مَنْ يَشْتَرِى بِئْرَ رُومَةَ فَيَكُونُ دَلْوُهُ فِيهَا كَدِلاَءِ الْمُسْلِمِينَ

“Siapa yang sanggup membeli sumur Rumah, dan dia letakkan gayungnya bersama gayung kaum muslimin.”

Kemudian Utsman membelinya dari harta pribadinya.  (HR. Bukhari secara muallaq, Nasai 3623)

Makna hadis, siapa yang sanggup membeli sumur Rumah, bukan untuk pribadi, tapi untuk bersama.

Saatnya memikirkan, apa yang bisa kita wakafkan untuk islam dan kaum muslimin…

Allahu a’lam.

Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits

PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

https://pengusahamuslim.com/4748-hampir-semua-sahabat-pernah-wakaf.html

SPONSOR dan DONATUR.

SPONSOR hubungi: 081 326 333 328DONASI hubungi: 087 882 888 727Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial

Description: kisah sahabat rasul yang berwakaf, kisah orang yang berwakaf, berwakaf namun diungkitungkit, kisah sahabat nabi tentang wakaf, wakaf para sahabat

Keywords: sahabat, yang, suka, berwakaf, kebun, bairuha, nabi, kisah, wakaf, pertama, kali, melakukan

inShare

Inilah Pekerjaan Kantor Yang Bisa Dikerjakan di RumahPinjaman Bank, Bukan Uang Riba?

Artikel Terkait

Agar Kita Turut Merasakan Indahnya...

 Apr 01, 2018  0

Tips Agar Dicintai Allah

 Mar 30, 2018  0

Muamalah Ribawi Dan Bahayanya (3)

 Mar 29, 2018  0

Muamalah Ribawi Dan Bahayanya (2)

 Mar 28, 2018  0

Kamis, 05 April 2018

BELAJAR ELEKTRONIKA DASAR DAN SOLDER LISTRIK


BELAJAR ELEKTRONIKA DASAR DAN SOLDER LISTRIK

Elektronika Dasar dan belajar cara mematri dengan solder listrik pada komponen elektronik

HomeKomponen ElektronikSolder ListrikHarga Solder

Home » Komponen Elektronik

Menyolder Komponen Jack Kabel Audio dengan Solder Listrik

Posted by Bustamsyah Bain pada 9/25/2014 12:27:00 AM

Belajar Eektronika Dasar dan Solder Listrik - Tulisan ini merupakan ulasan dari apa yang saya pahami tentang dunia Elektronika khususnya audio. Orang yang bergelut di bidang ini harus pandai dalam hal menyolder. Kita harus bisa menghubungkan kabel ke konektor dengan cara menyolder kedua benda ini supaya bisa terhubung menggunakan solder listrik. Keseharian saya adalah sebagai Sound Operator/ Sound Engineering (Sound-Man) dan saya menekuni hobi Elektronika semenjak saya masih di Sekolah Dasar tak lepas dari yang namanya solder. Jarang ada orang yang memahami suatu keahlian mau memaparkan ilmunya ke publik, bisa jadi dia tidak mau membagi ilmunya ke publik, atau dia tidak bisa mengapresiasikan ilmunya di internet dalam hal menulis.

Pengenalan Komponen Elektronik

Kali ini saya ingin berbagi apa yang saya ketahui tentang dunia Elektronika, memberikan trik cara menyolder kepada sahabat yang belum paham. Setelah anda mengetahui bagaimana cara menyolder supaya nempel, baik itu menyolder pada PCB, menyolder kaki-kaki komponen Elektronika atau juga menyolder kabel, sekarang kita beralih pada cara menyolder kabel Jack Audio. Jack yang terhubung dengan kabel khusus ini berfungsi untuk menghantarkan sumber sinyal Audio berupa INPUT ke OUTPUT (I/O) target suara yang akhirnya bisa didengar oleh telinga kita. Jack ini adalah bagian dari peralatan Elektronika dan kita harus tahu dasar-dasar tentang pin/ kaki peralatan ini. Jack untuk Audio ini beragam bentuk dan nama, namun memiliki satu kegunaan yaitu menghubungkan sinyal input ke output dan output ke input, atau istilahnya I/O Connector. Rubrik ini mungkin berguna bagi para musisi (khususnya guitar player), Tehnisi Sound System rental dan juga para pecinta Elektronika. Di dalam Jack terdapat terminal/ kaki penghubung (urutan penomoran) untuk tempat penyolderan. Untuk memudahkan anda dalam memahami tulisan ini, maka saya beri panduan gambar untuk anda, gambar dan skema disini saya buatkan sendiri agar anda mudah mempraktekkan.

Macam-macam Jack/ Connector Audio

Sebelum kita ke permasalahan cara menyolder kabel audio, mari kita mengetahui macam-macam Jack untuk peralatan ini. Kita akan membahas konektor yang umum dipakai di dalam sound system. Setiap konektor tentu memiliki pasangan tersendiri, yakni Male dan Female.

#1. Jack RCA

Lihat gambar
RCAJack ini umum digunakan pada konektor Audio/ Video(AV) pada pesawat TV dan juga di sambungan audio mobil anda. Untuk penggunaan di pesawat TV biasanya pabrik memberi 3 kode warna, warna kuning untuk Video, putih dan merah untuk audio kiri dan kanan. Untuk koneksi dengan jarak yang panjang maka kabel dan Jack ini terjual terpisah, otomatis kita harus merakitnya/ menyolder terlebih dahulu.

#2. Jack TRS/ TS - Phono (Jack Phone)

Terdiri dari :
Jack TRS Balance (Stereo)TS Unbalance (Mono)Diameter ukuran 0.35cm (ukuran kecil) dan0.63cm (ukuran besar).Jack ini umum dipakai untuk Mikrophone rumahan, seperti untuk Mikropon Karaoke (diameter 6.3mm). Jack ini juga terdapat di Headphone/ Handset untuk mendengarkan musik di telinga anda. Jack ini terdiri 2 fungsi Polarity yaitu Balance dan Unbalance. Jack TS Unbalance hanya terdiri dua kutub Polarity yaitu Pin (+) dan Sleeve/ Shield(Ground), orang menyebutnya Jack Phone Mono.
Sementara untuk konektor Balance terdiri Pin (+), Ring (-) dan Sleeve/Ground (Jack Phone Stereo). Perlu anda ketahui untuk Jack TRS Stereo(Balance) bisa difungsikan menjadi Polarity Unbalance, namun untuk TS (Mono) tidak bisa difungsikan menjadi Polarity Balance. Connector TRS/TS yang sering digunakan untuk klas standar rumahan adalah Jack Phone Unbalance seperti pada Mik di rumah anda. Coba simak keterangan gambar berikut.
Jack TRS ConnectionPerlu saya tambahkan dari uraian di atas, koreksi gambar. Ada yang perlu anda ketahui bahwa Jack Phone Balance(Stereo) terdapat 2 ring, ini disebut TRS Jack, dan yang memiliki 1 ring (MONO) disebut TS Jack.

#3. Jack XLR

Jack XLR terdiri dari 2 jenis yaitu
- XLR/Male
- XLR/Female.
Karena bentuknya yang unik, orang menyebutnya dengan nama Connector Canon (Jack Canon). Jack ini terdiri dari 3 terminal input, yaitu;
- No.1 : Sleeve/ Shield/ Grounding
- No.2 : Input Output (I/O) Phase Positive (+)
- No.3 : Input Output (I/O) Phase Negative (-)

Gambar
Bentuk Jack XLR (Canon)

Cara penyambungan kabel Jack Audio dengan solder listrik

Anda bisa melihat cara penyambungan antar Jack dengan mengikuti urutan Nomor pada Terminal Conector ini. Untuk koneksi dengan Fase Balance anda bisa menyolder kabel Terminal No.1 Male terhubung dengan Terminal No.1 Female. Terminal No.2 Male terhubung dengan Terminal No.2 Female. Terminal No.3 Female terhubung dengan terminal No.3 Male. Kabel yang digunakan untuk membuat koneksi ini biasanya menggunakan Canare Cable yang di dalamnya terdapat 2 kabel I/O dan Kabel Pembungkus (kabel berserabut) yang berfungsi sebagai Shielding. Cocokkan warna kabel saat anda menyolder Jack ini. Kadang mereka berwarna biru/ merah dan satu lagi berwarna putih/ hitam. Kita bisa menyebutnya kabel audio isi 3 atau kabel Audio Ganda.

Untuk koneksi Fase Unbalance ada 2 macam cara yaitu menggunakan kabel audio isi 3 di atas dan menggunakan kabel audio isi 2 atau kita sebut Kabel Audio Tunggal. Coba lihat ilustrasi gambar berikut;

Anda bisa menghubungkan grounding bisa juga tidak, namun lebih bagus kalo dihubungkan. Pilihlah Kabel dan Connector yang berkualitas untuk mendapatkan hasil yang baik.

Pemahaman Elektronika Dasar Audio Mengenai Balance dan Unbalance

Bila anda menyukai bidang elektro maka anda harus paham tentang dasar elektronika yaitu pembacaan skema rangkaian dan juga mengenal berbagai komponen elektronik dengan kode warna dan urutan kaki yang terdiri dari polaritas positif dan negatif. Berikut ini Anda dapat melihat konfigurasi Phase Balance dan Unbalance di bawah ini. Saya mengajarkan pada anda melalui pembacaan skema. Fase audio Balance adalah pengiriman dan penerimaan sinyal audio melalui pengkabelan berupa 2 pase input, yaitu Positip dan Negatif. 

Shield berfungsi sebagi penghantar Netral (nol). Pada unbalance terjadi pengiriman dan penerimaan sinyal hanya satu fase saja, dalam hal ini Positif.

Cara Menyolder Kabel dengan Connector

Berikut ini adalah cara menghubungkan kabel dengan Connector (jack). Ini berdasarkan penyambungan dengan sistem fase balance dan unblance.
Untuk koneksi Fase Balance saya biasa melakukan hal-hal sebagai berikut;
Potong masing-masing ujung Kabel Audio (misalkan anda menggunakan Canare) sepanjang +/- 1 cmRapikan ujung serabutnya dengan menggunakan ujung Probe Multitester. Kumpulkan menjadi satu rautan.Potong/ gunting benang yang ada di dalamnya.Kerat masing-masing ujung kabel ganda (berwarna) sepanjang 2mm.Siapkan Solder, solder ujung kabel ganda (berwarna) ini. "Perlu diperhatikan bahwa anda sudah cukup mahir dalam hal menyolder supaya rapi".
Buka penutup Jack, solder Terminal/ kaki Penghubung dengan cara memberi sedikit timah pada semua kakinya.Solder kabel berserabut yang sudah anda rapikan pada Terminal No. 1. Karena anda sudah memberi timah pada terminal kaki sebelum tahap ini maka tidak usah menambahkan timah lagi.Dekatkan lalu solder ujung kabel audio berwarna merah/ biru pada Terminal No. 2, tidak usah menambah timah.Dekatkan lalu solder ujung kabel warna putih/ hitam pada terminal No. 3Gambar

Anda bisa membalikkan urutan penyolderan tahap 7 - 8 dan 9, misalkan anda memulai dengan tahap 8 - 9 lalu 7. Lihat ilustrasi gambar berikut; 

Saran dan Pengertian untuk Penyambungan Kabel yang Benar

Saya ada menjumpai permasalahan dari beberapa teman yaitu mereka bingung kenapa suara yang dihasilkan sound system tidak ada nada LOW saat mereka membunyikan Keyboard di perangkat Audio mereka. Saat itupun aku mendengar dari kejauhan dan tersenyum mendengar suara tersebut, aku sudah tahu permasalahan mereka walau aku belum melihat kondisi tersebut. Setelah kulihat ternyata mereka salah dalam menghubungkan kabel input untuk Mixer Audio mereka. Aku tahu bahwa mereka tidak mengerti tentang Input Phase dan Channel (Audio Kiri dan Audio Kanan pada Output Keyboard). Saat itu mereka membuat kabel untuk input Keyboard mereka menggunakan Jack Canon dengan persepsi mereka bahwa urutan kaki No.2 (Phase (+)) sebagai Jalur Kanan (R) dan kaki No.3 sebagai Jalur Kiri(L). Ini adalah pengertian yang salah besar. Anda harus paham tentang STEREO dan apa maksudnya. Stereo adalah masalah pendengaran kita yang saat itu terjadi Efek Simulasi Ruang Pendengaran yang seolah terdengar separasi dari kedua telinga kita. Anda dapat merasakannya saat anda mendengarkan musik melalui handset anda. Seharusnya saat mereka menghubungkan Jack Audio dari Keyboard ke Mixer cukup menggunakan Koneksi Unbalance, bisa menggunakan Jack TRS di Keyboard ke Jack TRS ke Mixer. Audio Kiri misalkan ke Channel 1 dan audio Kanan ke Channel 2, atau bisa juga dicolokkan serentak ke input Stereo pada Mixer (L dan R channel Input).

Penutup

Bagaimana, apakah sekarang anda sudah sering memegang solder anda. Anda harus banyak praktek agar anda lancar. Mungkin dalam artikel menyolder kabel audio dengan solder listrik dan ilustrasi gambar yang terdapat di sini terdapat kekeliruan, saya mohon maaf. Saya membuat gambar ini agar anda dapat memahami tentang cara menyolder dan menghubungkan terminal kaki konektor dengan kabel. Harapan saya semoga anda senang membaca dan membaca.

Baca rubrik berikut 
Kode Warna dan Angka pada Komponen Elektronika Dasar - ResistorCara Menyolder Komponen Elektronik di PCBBila ada kritik, saran maupun pertanyaan saya akan sangat senang untuk meresponnya. Terimakasih sudah berada lama di situs saya. Nantikan artikel saya berikutnya melalui pertanyaan-pertanyaan dan saran dari anda. Kunjungi saya di media sosial google+. Beberapa informasi dan rubrik saya yang menarik tersedia di media tersebut yang mungkin anda perlukan.
Terimakasih atas kunjungan anda.

 Google  Facebook  Twitter  Linkedin Pinterest  Tumblr

SUBMIT

Tags : Komponen Elektronik

Artikel Terkait : Menyolder Komponen Jack Kabel Audio dengan Solder Listrik

Kode Warna dan Angka pada Komponen Elektronika Dasar - ResistorMenyolder Komponen Jack Kabel Audio dengan Solder ListrikCara Menyolder Komponen Elektronik di PCB

GO

ARTIKEL TERKAIT

Cara Menyolder Komponen Elektronik di PCBBagi anda pecinta Elektronika anda akan dihadapi ...Menyolder Komponen Jack Kabel Audio dengan Solder ListrikBelajar Eektronika Dasar dan Solder Listrik - Tul ...Kode Warna dan Angka pada Komponen Elektronika Dasar - ResistorBelajar Dasar Elektronika dan Solder Listrik - Ru ...

Hak Cipta © 2018 Belajar Elektronika Dasar dan Solder Listrik All Right Reserved . Tentang . Peta Situs . Kontak . Privasi . DMCA . Find me


http://bustamsyah.blogspot.co.id/2014/09/menyolder-kabel-audio.html?m=1