Senin, 05 Februari 2018

Penanggung Dana Wakif

Dana Wakif yg sudah siap masuk dalam ribuan

500    0812252-xxx9
200    Dwi Setiawan, S.Pd.M.M
100    Bp Kusnanto 
1000  Drs. Bambang Setyawan
50      Bu Kustinah bt H. saleh
100   Agus Rudi Priyatna
100   Lilik P.-Nurhayati
75.    Bp. Darto
400.  H. Slamet, S.Pd. M.M**
50.    Kel Mas rudi
100   Hj. Sriyatun
1000 Mas iman

Keterangan: 
*   siap masuk
** via Bp sujahri
*** Via pa rusdi

Minggu, 04 Februari 2018

Gabung Wakaf  Produktif

Gabung Wakaf  Produktif*
Di MNA (Masjid Nurul Abror)

Dengan semangat gotong royong dalam satu kesatuan langkah umat islam melalui Wakaf Produktif MNA. Segeralah bergabung dalam barisan orang orang yang hatinya Cinta Masjid, dalam mewujudkan Wakaf Produktif di Masjid Nurul Abror. Jika setiap masjid mewujudkan program ini prasangka baiknya  seluruh masjid dimasa depan bisa mandiri tanpa meminta bantuan operasional ke masyarakat dalam setiap kegiatan dakwah. Bahkan beberapa masjid dan musolla di Indonesia sejak dulu telah mewujudkan program wakaf produktif dengan mengacu wakaf produktif di sebagian besar pesantren di Indonesia, dan masjid nabawi yg telah dicontohkan sejak masa nabi.

Sebagai hamba yg lemah, bila saling mendukung saling menguatkan satu dengan yg lain akan kuat, seperti koloni semut yang mampu mengàngkat beban makanan berat untuk diangkat secara bersama-sama. Dan Allah sangat mencintai orang orang yg berjuang di jalan Allah dalam barisan yg rapi karena mereka bagaikan bangunan yg tersusun kokoh dan kuat, subhanallah.

Bersama kita bisa manfaatkan sisi positip media sosial sebagài sarana penghubung persaudaraan kita dengan umat islam lain  dalam mewujudkan *Wakaf Produktif MNA* hanya dengan  infaq 10 rb kita sudah wakaf bersama sejuta  muslim  dimanpun berada, mari rapatkan shaf kita, rapikan barisan kita, agar tersusun rapi, insya Allah dengan silaturahmi semakin erat, rahmat Allah makin dekat, serta keberkahan rizki senantiasa melekat menyertai kita semua. Aamiin.

Jangan pernah meremehkan amal yg kecil, siapa tahu dengan amal kecil, memudahkan kita masuk ke surga, mengalahkan amal lain yg lebih besar yg pernah kita lakukakan. Memberi minum seekor anjing yg kehausan saja, jika Allah ridho, amal itu bisa  mengantarkan seorang masuk surga.

Amal terbaik anak adam disisi Allah adalah amal yg dimana manusia lain tidak tahu, amal seperti itu dihadapan Allah akan lebih kuat dari besi, lebih kuat dari api, lebih kuat dari air, dan lebih kuat dari angin (HR.Ahmad).
Sebagai hamba Allah yg hati hati akan rahasia amal, kita tidak tahu amal mana yg paling baik di hadapan Allah, bisa saja dengan wakaf cuma 10rb kemudian Allah ridho, dan dengan rahmatNya bisa menghantarkan kita masuk ke surga.

" Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, baik jiwa maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka...." (QS.9: 111)

Bersegeralah dalam kebaikan, ayo kita dukung *Program Wakaf  Produktif* MNA melalui
*Bank Muammalat (BM)*
Kode Bank *147*
*No Rekening* 51.200.186.77
an. YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM

Infaq kita, adalah bekal abadi yang sesungguhnya di akhirat kelak

*Segeralah bergabung dalam gerakan Infaq Rp. 10ribu* di MNA. Ajak seluruh keluarga kita, saudara kita, sahabat kita, dan lingkungan kita untuk turut berpartisipasi dalam gerakan infaq 10 ribu ini, untuk  mewujudkan  Wakaf Produktif Masjid Nurul Abror dalam program pembebasan lahan seluas 20 ribu m2 (20rb/m2) atau aset lain yg lebih mafaat untuk wakaf masjid.

Bersama Allah dan sejuta wakif Insya Allah akan menjadi ringan. Insya Alloh dana yg terkumpul senilai Rp. 400.jt untuk pelunasan wakaf produktif masjid

Hasil wakaf produktif berupa sewa lahan, bagi hasil, dan hasil lain untuk kepentingan masjid. Insya Allah setelah tercapai sejuta wakif,  atas idzin Allah MNA (Masjid Nurul Abror) akan mandiri tanpa meminta dana ke masyarakat, bahkan banyak membantu program sosial ke masyarakat. Aamiin ya robbal 'aalamiin.

Janji Allah bahkan amal kita  akan dilipatkan 700 kali lipat dan mengalir terus karena ikut  menfasilitasi :

✓ Shalat 5 Waktu & Shalat Jum'at di Masjid Nurul Abror (MNA)
✓ Pengajian Sema'an Qur'an
✓ Baca Tulis Qur'an dan TPQ
✓ Pengajian Rutin Majlis Dzikir
✓ Kajian Tafsir Qur'an Hadits
✓ Program Kepedulian Sosial
✓ Pinjaman Modal Usaha Kecil
✓ Sunatan Masal
✓ Penyaluran Zakat Fitrah+Mal
✓ Pelaksanaan PHBI,
✓ Pelaksanaan Quban

📝 dan masih banyak lagi majelis ilmu dan kegiatan lain yg dilaksanakan di MNA ini.

MNA  diramaikan oleh remaja, pemuda sampai orang tua untuk menimba ilmu agama dan melakukan gerak dakwah.

Saat ini MNA, Yayasan Masjid Nurul Abror di Jl. Merapi Raya No.17A Mejasem Barat Tegal butuh dana operasional dakwah min 60 jt/th*

Alhamdulillah anggota wakif yg sudah bergabung...

1. Amir Effendi
2. Pusakaningrum         
3. Drs. Bambang Sekti, MM
4. Ust. Wartono, S.Pd.I
5. H. Sulistiono, S.Pd.
6. Ust A.Mukhlisin, Al hafidz
7. Iman syaefudin
8. H. Suryono
9. Hj. Koniah bt Abd Halim
10. H.M.Soebechi bin Washadi
11. Hj.Wardiyana Yuzdiani        
12. Samf Hakim
13. R. Farabi           
14. S. Zahratunnajah   
15. Wiwit Prosetyo
16. Barra Hafidz Prasetyo
17. Pa iswadi
18. Bu iswadi
19. Nugroho 789
20. Dwi Setiawan, S.Pd.M.M
21. Hernawati (istri)
22. Ganang Azhar G (anak)
23. Salsabiila Alya S (anak)
24. Kel. Bpk Kusnanto      
25. Bu Supartin (istri)  
26. Dwi Wulan A.(anak)            
27. Muhamman Aditya A. (anak) 
28. Dinda Nur Fitria.(anak)       
29. Dian Amalia R (yatim)
30. Affifah ( yatim).           
31. Kel. H. Agus Sofi
32. Asti Latifa Sofi (anak)
33. Agwi Nirmala
34. Slamet Riyadi
35. Farah Puspa Marsaly
36. Yuliar Puspa Mega
37. Muhamad Rizki (cucu)
38. Bagus (anak)
39. Sri Mulyati (ibu)
40. Priyo Handoko
41. Mas Dedy (Jamiah)
42. Hj. Tati Rochyati
43. Kel. H. Slamet, S.Pd. M.M
44. Dra. Hj. Asih Susita (istri)
45. Fazlur Rahman Aziz,
    S,Pi.(anak)
46. Firdia Izzatul Ilmi (anak)
47. Bu Suyem (almh)
48. Bpk. Makmuri (alm)
49. Bpk. S. Oetoro (alm)
50. Bu Sarah M,
51. Shanty D.
52. Mas Dwi P. 
53. Mba Punky A.
54. Difa A P.
55. Drs. Bambang Setyawan, M.M
56. Dra. A Marsiti.
57. Dimas P S.
58. Echa Rizqita LS
59. Bu Kustinah bt H Saleh
60. H. Haryomo, APi, SE, MSi
61. Hj. Sri Purwanty Haryomo
62. Rendy Yudanto Haryomo
63. Agus Rudi Priyatna smg3
64. Sie Muningsih, SPd.
65. Aqshal Farhansyah 
66. H. Suryono
67. Hj. Sopiyah
68. Oka Ayu Sofianti
69. Bu Any Ratnawati S.Pd AUD.
70. Abimanyu lukman Prayitno.
71. Aurora Kinanthi Prayitno
72. Ali Muhidin
73. Mama Oval
74. Noval
75. Rizki
76. Hj.Tri Yuliana, S.Pd
77. Fauziah Rakhmayanti
78. Daffa Shidqi
79. Sani
80. Gagah
81. Aan
82. Lilik Purwantoro
83. Nurhayati
84. Tegar surya Pratama
85. H.Sobari
86. Hj Fiqriyah (alm)
87. Keluarga Bp. Darto
88. Bu Khabibah (istri)
89. Ika Puspa Wulandari (anak)
90. Dwi adhi arianto
91. Hany rosiana
92. Kel. Bp.Achmad Chudori
93. Bu Siti Romlah (istri)
94. Mba Ria Oktaviana
95. Mas Suradi (suami mba ria)
96. Muhammad Arif Ramadhani (cucu)
97. Muhammad Arif Julianto (cucu)
98. Nanang Setiana (anak)
99. Sulistyowati (istri nanang)
100. Nadlif Febryan Pratama (cucu)
101  Sapto Wibowo  (anak)
102  Kel Bp.Ali Mahali,
103  Bu Komariah (istri)
104. Rizqiani (anak)
105. Mochamad al latif (anak)
106. Ryan Syaputra (anak)
107. Septi Aristyaningsih.(anak)
108. Sulistiyowati (istri mas iman s)
109. Syefi khairunnisa salsabila (bt iman s)
110. Khaisya nur febriyanti (bt iman s)
111. Kel. Slamet Rohman
112. Arofah (istri)
113  Umar Bayu Wisesa (anak)
114  Abdurrahman Bayu Ammar (anak)
115  Ust. Khamdan, S.Pd.I Al hafidz
116  Kasta Marini,S.Kp (Istri)
117  Muh.Hasyim Syaibani (Anak)
118  Muh.Fahmi Amrullah (Anak)
oiya, ini nama2nya pak :
119  Kel Bpk RUSDI. S.Pd.SD.
120  LIES PERTIWI (istri)
121  WISNU HANDOYO ARDI (anak)
122  ASTRI FIANDANI
123  YUGO PURNOMOSIDI
124  MONALISA
125  ZIVANA AQILLA PURNOMO
126  DIAN AYU HAPSARI
127  INDRO WIDYO KUNCONO
128  RAYYAN ARANSHA KUNCONO
129  RAFARDHAN ATHALLA KUNCONO
130  LARAS AJENG HUTAMI (anak)
131  Bu Hj. Sriyatun
132  Suhartono (kel)
133  Bu Rr. Sri sutjiati (kel)
134  Bu Hetty indriyani
135  Kel.Hj.Mafrikha (ibu)
136. H. Mawardi (bpk)
137  Bu Yuyum (ibu)
138  Bp Widodo (bpk)
139  Evan Himawan (suami)
140. Dewi (istri)
141  Farras (anak)
142  Aydan (anak)
143. Nadya (anak)
144  Kel Bp Sudjahri
145  Bu Daryunah (istri)
146  Mella (anak)
147  Bintang (anak)
148  Moch Rafli Pratama (cucu)
149  Moch Ma'ruf Sawmel (cucu)
150 Moch Dimas Sawmel (cucu)
151 Tiara Nur Oktavia (cucu)
152 Bu sarilah bt sukim(almh)
153 Bp Suryadi (alm)
154.Bu Wasniyah bt Wasrap (almh)
155 Bp Sukim (alm)
156 Bu Kasmirah (almh)
157 Kel. Bp Mardi (alm)
158 Bu Narti
159 Murniawati
160.Bp Eri Gunawan
161 Bu Suwarni
162 Amelia Sesari PP
163 Alya Sesari PP
164 Astra Putra P
165 Bp Seffrudin
166 Bu Sutriasmi
167 Leana Setrias F
168 Levi Arganta
169 Kel bu Sarah M
170 Shanty D (anak)
171 Pramono Dwi (mantu)
172 Pungky A (anak)
173 Difa AP (cucu)
174 Kel Bu Ely Rochyati
175 Prima Trio Andhika
176 Catur Indra Gunawan
177 Bu Dakhori
178 Bu Ngadiyo
179 Bu Estiatun
180 Ninik
181 Umi Kasih
182 Titin
183 Rusmono
184 Feby
185 Difa
186 Juli
187 Wawan
188 Angga
189 Eza
190 Astri
191 Sisdarmanto
192 Kel M. Arifin
193 Etty Djuwariyah
194 Tati Nurbaity
195 Andi Sofi Wibawa
196 Hanun
197 Alif
198 Dini Handayani
199 Budianto
200 Alfat
201 Kusdi
202 Lastitik
203 Chaolifah
204 Ruhanah
205 Tasrip
206  Fatmawati
207  Dini
208  Fajar
209  Sugiman
210  Agus Setiono
211  Danurah
212  Okta
213  Setianingsih
214  Aditya
215  Gani
216  kel Bp sismiyadi
217  istri
218  anak 1
219  anak 2 
220  anak 3
221  kel Bp samuri
222  bu rusdi
223  chotimah k
224  sidiq
225  fatimah 
226  ilham
227  abizar
228  Bp kunawi
229  Bu solechah
230  sakwat
231  intan
232  maryam
233  santoso
234. widia
235  riskon
236  rifki
237  adi
238  aria
239  sigit
240  katrimaningsih
241  bp suparno
242  bu suparno
243  ruly
244  sutirah
245  leni
246  hari iskandar
247  arum
248  aris
249  safri
250  alam
251  chotimah
252  maslahatun
253  chafid  
254  bu wartono
255  nur afiati
256  siryo
257  sartinah
258  aenimaslihatun
259  tarsinah binti kodir (almh)
260  darta bin sayid (alm)
261  muntasir bin kasban (alm)
262  ratini binti muntasir (almh)
263  tarsinah binti muntasir (almh)
264  hadi ismanto
265  yani dwi saputri
266  khafidzh tsabitul asmi
267  rafasya shazfa almahyra
268  darham
269  sri jaetun
270. silvia septiana dewi
271  Desi Wuryantari
272  Ahmad syaeful Amri (kel Bu Lily)
273  Fatkhanah (kel Bu Lily)
274  Mujaroah (kel Bu Lily)
275  Zaenal Arifin (kel Bu Lily)
276  Pandu Willantoro
277  Tutut bintari
278. Bp R. Suhartono (bpk)
279  Bu Sri Sutyiati
280  Bu Siti Maryam
281  Bp Gunawan
282  Bp Abu Tohir
283  Bp Ahmad Farukhi
284  Bp Tobiin
285  Bp Tolha
286  Danar Risepsono
287  Umriaty
288  Kel Busron Athid Rochmanto (bogor)
289  Ely
290  Hasna
291  Kel Taufiq Athid Roziqi (Smg)
292  Nur Cahyani
293  Fahri
294  Haidar
295  Adzkiya Rikzatunisa
296  Kel Siddi Athid Rohandi (Bekasi)
297  Evi Sofianur
298  Muchtarin Nurhandi
299  Rofidin Nuhandi
300  Hurida Nabilatussanda N
301  Kel Junaidi Athid Rosandi (Tgl)
302  Tanti
303  Fadhil Atailah
304  Nabila
305  Kel Bpk M.Tauchid (Alm)
306  Imam Athid Rosyidi
307  Chairi
308  Roufi
309  Almh Ibu Mas'ah
310  Masnipah
311  Sofiyah
312  Kel Bpk Wartono (alm)
313  Nunung Setyowati
314  Sutaryo
315  Nunu Setyoningrum
316  Apriana Jasmine Aljjani
317  Kiki Azkia Zinan
318  Rizky Amin Septiawan
319  Aprilina
320  Hilmi Septian Ibnizan
321  Aurelina Naomi Queendita
322  Jayudi
323  Nafi Ulina
324  Earlyta Arsyta Hamaira
.....................
355  Fina Ni'mal Muna.
356  Bu Hj.Sofiyah     
357  Oka Ayu Sofiyanti
358  Bp. Wendy  Wirawan
359  Ibu Uma Khaerunisa
360. Mochammad Dipo Albanik
361. Mochammad Nicko Alfariz
362  Mochmmad Anggito Wicaksono.        

http://majlisdzikirnurulabror.blogspot.com/2018/01/dana-yg-sdh-masuk-wakaf-produkti.html?m=1

*Barokallahu fiikum*

.............Ayo segera bergabung hanya infaq 10 ribu, kita sudah wakaf untuk masjid dan sdh jadi anggota wakif.

Kitapun bisa memilih jumlah setoran wakaf :

1. Setor 10 rb 1x saja
     Atau
2. Setor 10 rb tiap bln
     Atau
3. Setor max bebas

Salurkan wakaf terbaik anda  transfer langsung ke rekening masjid (ATM)
Bank Muammalat (BM),
Kode BM : 147,
No. Rek.  : 51.200.186.77.
*an. YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM*

Atau melalui :
1. *H.Sulistiono, S.Pd.*
    (bendahara umum),
2. *Sujahri* (bendahara 1 ), 
3. *Slamet Riyadi* (bendahara 2)
4. Via ATM titip transfer ke rek an Bpk *Amir Effendi* (ketua umum) mohon segera konfirmasi setelah transfer👇
+62823-5919-9102‬ (antar bank yg sama tanpa biaya )
BCA.         : 047.064.6926
MANDIRI : 139.00.1569.0054

Utamakan persaudaraan kita, ayo  bergabunglah segera  dan ajak serta anggota keluarga kita, rekan kerja, teman, sahabat, majelis taklim serta komunitas grup kita, untuk bersama meraih kebaikan, membangun masyarakat islam yg hatinya cinta masjid.

Membantu Share ke saudara muslim, sahabat dan umat muslim yang lain adalah amal sederhana namun  termasuk menolong agama Allah (QS. 47: 7)

Semoga Allah swt memberkahi kita dan keluarga kita serta menjadikan kita semua golongan orang orang yg dilindungi Allah di hari tidak ada perlindungan kecuali perlindungan dari  Allah.

Barokalloh fikum, aamiin
__________________

*Informasi dan Konfirmasi* :
 +62 823-5919-9102

Call Center : 0283-342654
SMS/WA :
+62 813-9179-7693 
*Ust.Wartono, S.Pd.I*  (Pembina/Penasehat)
+62 815-4810-0359  
*Drs. Bambang Sekti, M.M*
(Ketua Bidang Sosial/Humas )
+62 858 6904-5526 
*H. Sulistiono, S.Pd.*
(Bendahara Umum)

Sabtu, 03 Februari 2018

Tafsir Ibnu Katsir Surat At-Taghabun, ayat 14-18

Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surat At-Taghabun, ayat 14-18

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (14) إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ (15) فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لأنْفُسِكُمْ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (16) إِنْ تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ شَكُورٌ حَلِيمٌ (17) عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (18) }

Hai orang-orang mukmin, Sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu); di sisi Allah-lah pahala yang besar. Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

Allah Swt. berfirman, menceritakan tentang istri-istri dan anak-anak, bahwa di antara mereka ada yang menjadi musuh suaminya dan orang tuanya. Dikatakan demikian karena di antara mereka ada yang melalaikannya dari amal saleh, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman Allah Swt. yang mengatakan:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ}

Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (Al-Munafiqun: 9)

Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

{فَاحْذَرُوهُمْ}

maka berhati-hatilah kamu. (At-Taghabun: 14)

Menurut Ibnu Zaid, disebutkan bahwa maka berhati-hatilah terhadap agamamu. Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini:

{إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ}

sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. (At-Taghabun: 14)

karena mendorong seseorang untuk memutuskan tali persaudaraan atau berbuat suatu maksiat terhadap Tuhannya, karena cintanya kepada istri dan anak-anaknya terpaksa ia menaatinya dan tidak kuasa menolaknya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Khalaf As-Saidalani, telah menceritakan kepada kami Al-Faryabi, telah menceritakan kepada kami Israil, telah menceritakan kepada kami Sammak ibnu Harb, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang telah ditanya oleh seorang lelaki tentang makna firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka. (At-Taghabun: 14) Bahwa ada sejumlah lelaki yang telah masuk Islam di Mekah; ketika mereka hendak bergabung dengan Rasulullah Saw. di negeri hijrah, maka istri-istri dan anak-anak mereka tidak mau ditinggalkan. Pada akhirnya setelah mereka datang kepada Rasulullah Saw. (sesudah penaklukan Mekah), mereka melihat orang-orang telah mendalami agama mereka. Kemudian mereka melampiaskan kemarahannya kepada istri-istri dan anak-anak mereka yang menghalang-halangi mereka untuk hijrah. Dan ketika mereka hendak menghukum istri-istri dan anak-anak mereka, Allah menurunkan firman-Nya: dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (At-Taghabun: 14)

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi, dari Muhammad ibnu Yahya Al-Faryabi alias Muhammad ibnu Yusuf dengan sanad yang sama. Hasan mengatakan bahwa hadis ini sahih. Ibnu Jarir danTabrani meriwayatkan hadis ini melalui Israil dengan sanad yang sama. Telah diriwayatkan pula melalui jalur Al-Aufi, dari Ibnu Abbas hal yang semisal, dan hal yang sama dikatakan pula oleh Ikrimah (bekas budak Ibnu Abbas).

*******************

Firman Allah Swt.:

{إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ}

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu); di sisi Allah-lah pahala yang besar. (At-Taghabun: 15)

Allah Swt. berfirman bahwa sesungguhnya harta dan anak-anak itu merupakan ujian dan cobaan dari Allah bagi makhluk-Nya, agar dapat dijelaskan siapa orang yang taat kepada-Nya dan siapa yang durhaka terhadap-Nya.

*******************

Firman Allah Swt.:

{وَاللَّهُ عِنْدَهُ}

di sisi Allah-lah. (At-Taghabun: 15)

kelak di hari kiamat.

{أَجْرٌ عَظِيمٌ}

pahala yang besar. (At-Taghabun: 15)

Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Ali Imran: 14)

dan ayat yang berikutnya.

قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ، حَدَّثَنِي حُسَين بْنُ وَاقَدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيدة، سَمِعْتُ أَبِي بُرَيْدَةَ يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ، فَجَاءَ الْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَلَيْهِمَا قَمِيصَانِ أَحْمَرَانِ يَمْشِيَانِ وَيَعْثُرَانِ، فَنَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْمِنْبَرِ فَحَمَلَهُمَا فَوَضَعَهُمَا بَيْنَ يَدَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: "صَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ، إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ، نَظَرْتُ إِلَى هَذَيْنِ الصَّبِيَّيْنِ يَمْشِيَانِ وَيَعْثُرَانِ فَلَمْ أَصْبِرْ حَتَّى قَطَعْتُ حديثي ورفعتهما".

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnul Habbab, telah menceritakan kepadaku Husain ibnu Waqid, telah menceritakan kepadaku Abdullah ibnu Buraidah, bahwa ia pernah mendengar Abu Buraidah mengatakan, "Dahulu Rasulullah Saw. ketika sedang berkhotbah, datanglah Al-Hasan dan Al-Husain r.a. yang mengenakan baju gamis merah, keduanya berjalan dengan langkah yang tertatih-tatih. Maka Rasulullah Saw. langsung turun dari mimbarnya dan menggendong keduanya, lalu mendudukkan keduanya di hadapannya, kemudian bersabda: Allah dan Rasul-Nya benar, sesungguhnya harta dan anak-anak kalian hanyalah cobaan. Aku memandang kedua anak ini yang berjalan dengan langkah yang tertatih-tatih, maka aku tidak sabar lagi hingga terpaksa aku putuskan pembicaraanku dan, menggendong keduanya'.

Ahlus Sunan telah meriwayatkan hadis ini melalui Husain ibnu Waqid dengan sanad yang sama. Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan garib, sesungguhnya kami mengetahui hadis ini hanya melalui hadisnya (Husain ibnu Waqid).'

وَقَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا سُرَيج بْنُ النُّعْمَانِ، حَدَّثَنَا هُشَيْم، أَخْبَرَنَا مَجَالِدٌ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ بْنُ قَيْسٍ قَالَ: قَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَفْدِ كِنْدَةَ، فَقَالَ لِي: "هَلْ لَكَ مِنْ وَلَدٍ؟ " قُلْتُ: غُلَامٌ وُلِدَ لِي فِي مَخرجَي إِلَيْكَ مِنِ ابْنَةِ جَمْدٍ، وَلَوَددْتُ أَنَّ بِمَكَانِهِ: شبَعَ الْقَوْمِ. قَالَ: "لَا تَقُولَنَّ ذَلِكَ، فَإِنَّ فِيهِمْ قُرَّةَ عَيْنٍ، وَأَجْرًا إِذَا قُبِضُوا"، ثُمَّ قَالَ: "وَلَئِنْ قُلْتَ ذَاكَ: إِنَّهُمْ لَمَجْبَنَةٌ مَحْزنة"

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syuraih ibnun Nu'man, telah menceritakan kepada kami Hasyim, telah menceritakan kepada kami Mujalid, dari Asy-Sya'bi, telah menceritakan kepada kami Al-Asy'as ibnu Qais yang mengatakan bahwa aku datang menghadap kepada Rasulullah Saw. dalam delegasi Kindah, lalu beliau Saw. bertanya kepadaku, "Apakah engkau punya anak?" Aku menjawab, "Ya, seorang putra yang baru dilahirkan untukku dari anak perempuan Hamd sebelum keberangkatanku kepada engkau. Dan sesungguhnya aku berharap sekiranya kedudukannya diganti dengan kaum yang pemberani." Maka Nabi Saw. bersabda: Jangan sekali-kali kamu katakan demikian, karena sesungguhnya di antara mereka terdapat penyejuk hati dan pahala yang banyak bila mereka dicabut (nyawanya semasa kecil). Kemudian Nabi Saw. bersabda: Dan sesungguhnya jika kukatakan memang demikian, sesungguhnya mereka (anak-anak) itu benar-benar merupakan penyebab hati menjadi pengecut dan duka cita.

Imam Ahmad meriwayatkan hadis ini secara munfarid.

قَالَ الْحَافِظُ أَبُو بَكْرٍ الْبَزَّارُ: حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ بَكْرٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ عِيسَى [بْنِ أَبِي وَائِلٍ] عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ عَطِيَّةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ: قَالَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "الْوَلَدُ ثَمَرَةُ الْقُلُوبِ، وَإِنَّهُمْ مَجبنة مَبخلة مَحْزَنَةٌ"

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Mahmud ibnu Bakar, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Isa, dari Ibnu Abu Laila, dari Atiyyah, dari Abu Sa'id yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda: Anak itu adalah buah hati, dan sesungguhnya mereka itu penyebab hati menjadi pengecut, sifat menjadi kikir, dan sumber kesedihan.

Kemudian Al-Bazzar mengatakan bahwa kami tidak mengenal hadis ini kecuali melalui sanad ini.

قَالَ الطَّبَرَانِيُّ: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ مَرْثَدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عَيَّاشٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنِي ضَمْضَمُ بنُ زُرْعَةَ، عَنْ شُرَيْحِ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "لَيْسَ عَدُوُّكَ الَّذِي إِنْ قَتَلْتَهُ كَانَ فَوْزًا لَكَ، وَإِنْ قَتَلَكَ دَخَلْتَ الْجَنَّةَ، وَلَكِنَّ الَّذِي لَعَلَّهُ عَدُوٌّ لَكَ وَلَدُكَ الَّذِي خَرَجَ مِنْ صُلْبِكَ، ثُمَّ أَعْدَى عَدُوٍّ لَكَ مالُك الَّذِي مَلَكَتْ يَمِينُكَ"

Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasim ibnu Marsad, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ismail ibnu Iyasy, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepadakuDamdam ibnu Zur'ah, dari Syuraih ibnu Ubaid, dari Abu Malik Al-Asy'ari, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Musuhmu itu bukanlah orang yang jika kamu bunuh, maka kemenangan bagimu; dan jika dia membunuhmu, maka kamu masuk surga. Tetapi barangkali yang menjadi musuhmu itu adalah anakmu yang keluar dari sulbimu sendiri. Kemudian musuh bebuyutanmu adalah harta yang kamu miliki.

*******************

Firman Allah Swt.:

{فَاتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ}

Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu. (At-Taghabun: 16)

Yakni menurut batas maksimal kemampuanmu, sebagaimana yang disebutkan di dalam kitab Sahihain melalui Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:

"إذا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَائْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، وَمَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوهُ"

Apabila kuperintahkan kepada kalian suatu perkara, maka kerjakanlah hal itu olehmu menurut kesanggupanmu; dan apa saja yang aku larang kalian mengerjakannya, tinggalkanlah.

Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa sebagaimana yang telah di­riwayatkan oleh Malik dari Zaid ibnu Aslam yang mengatakan bahwa ayat ini merevisi ayat yang ada di dalam surat Ali Imran, yaitu firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Ali Imran: 102)

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zur'ah, telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Abdullah ibnu Bukair, telah menceritakan kepadaku Ibnu Lahi'ah, telah menceritakan kepadaku Ata alias Ibnu Dinar, dari Sa'id ibnu Jubair sehubungan dengan makna firman Allah Swt.: bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Ali Imran: 102) Bahwa ketika ayat ini diturunkan, kaum muslim beramal dengan sekuat-kuatnya. Mereka terus-menerus mengerjakan qiyam (salat sunat) hingga tumit kaki mereka bengkak dan kening mereka bernanah. Maka Allah menurunkan ayat ini untuk meringankan mereka (kaum muslim), yaitu firman-Nya: Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu, (At-Taghabun: 16) Maka ayat ini merevisi pengertian yang terdapat pada ayat yang di atas tadi.

Telah diriwayatkan pula hal yang semisal dari Abul Aliyah, Zaid ibnu Aslam, Qatadah, Ar-Rabi' ibnu Anas, As-Saddi, dan Muqatil ibnu Hayyan.

*******************

Firman Allah Swt.:

{وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا}

dan dengar serta taatlah. (At-Taghabun: 16)

Yaitu jadilah kamu orang-orang yang tunduk patuh kepada apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya kepadamu, dan janganlah kamu menyimpang darinya baik ke arah kanan maupun ke arah kiri. Dan janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya, janganlah pula kamu ketinggalan dari apa yang diperintahkan oleh-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu mengerjakan apa yang dilarang oleh-Nya kamu mengerjakannya.

Firman Allah Swt.:

{وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لأنْفُسِكُمْ}

dan nafkahkanlah nafkah yang baik untukmu. (At-Taghabun: 16)

Yakni berinfaklah (belanjakanlah) dari sebagian harta yang Allah rezekikan kepadamu kepada kaum kerabat, orang-orang fakir, orang-orang miskin, dan orang-orang yang memerlukan bantuan. Dan berbuat baiklah kamu kepada sesama makhluk Allah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu, niscaya hal ini lebih baik bagi kalian buat kehidupan dunia dan kehidupan akhiratmu. Jika kamu tidak melakukannya, maka menjadi keburukanlah bagimu dalam kehidupan dunia dan akhiratmu.

Firman Allah Swt.:

{وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ}

Dan barang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. (At-Taghabun: 16)

Tafsir ayat ini telah dikemukakan dalam tafsir surat Al-Hasyr, dan telah disebutkan pula hadis-hadis yang berkaitan dengan makna ayat ini, sehingga tidak perlu diulangi lagi.

*******************

Firman Allah Swt.:

{إِنْ تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ}

Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu.(At-Taghabun: 17)

Yakni apa pun yang telah kamu infakkan, maka Dia akan mengganti­kannya; dan apa pun yang kamu sedekahkan, maka Dialah yang akan membalas pahalanya.

Hal ini diungkapkan dengan pengertian pinjaman, sama dengan ungkapan yang terdapat di dalam sebuah hadis di dalam kitab Sahihain, bahwa Allah Swt. berfirman dalam hadis Qudsi-Nya; "Barang siapa yang memberi pinjaman dengan tidak berbuat aniaya dan tidak pula meludeskan harta sendiri," hingga akhir hadis. Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya, bahwa Dia akan melipatgandakan pahalanya bagimu. Sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah melalui firman-Nya:

{فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً}

maka Allah akan memperlipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. (Al-Baqarah: 245)

*******************

Adapun firman Allah Swt.:

{وَيَغْفِرْ لَكُمْ}

dan mengampuni kamu. (At-Taghabun: 17)

Maksudnya, menghapuskan kesalahan-kesalahanmu. Dalam firman berikutnya disebutkan:

{وَاللَّهُ شَكُورٌ}

Dan Allah Maha Pembalas Jasa. (At-Taghabun: 17)

Yakni membalas amal yang sedikit dengan pahala yang banyak.

{حَلِيمٌ}

lagi Maha Penyantun. (At-Taghabun: 17)

Yaitu Dia memaaf, mengampuni, menutupi dan menghapuskan dosa-dosa, kesalahan-kesalahan, keburukan-keburukan, dan kealpaan-kealpaan.

{عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ}

Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (At-Taghabun: 18)

Tafsir ayat ini telah disebutkan sebelumnya berkali-kali. Demikianlah akhir tafsir surat At-Taghabun, hanya milik Allah-lah semua puji-pujian dan semua anugerah.


Mempelajari dan mengamalkan Al-Quran adalah hal yang perlu kita lakukan. Banyak sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mempelajari dan mendalami Al-Quran, tentunya kita juga harus berkonsultasi kepada ustadz apabila ada hal yang belum dimengerti dalam mempelajari Al-Quran.

 Powered by Blogger

Theme images by Michael Elkan


Asbabun Nuzul Surat At-Taghaabun

Asbabun Nuzul Surat At-Taghaabun

asbabun nuzul surah alqur’an

14. Hai orang-orang mukmin, Sesungguhnya di antara Isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu*. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(At-Taghaabun: 14)

* Maksudnya: kadang-kadang isteri atau anak dapat menjerumuskan suami atau ayahnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan agama.

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim-keduanya menganggap hadits ini shahih-, yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa ayat inna min azwaajikum wa aulaadikum ‘aduwwal-lakum fahdzaruuhum…. (At-Taghaabun: 14) (Sesungguhnya di antara Isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka….) turun berkenaan dengan beberapa orang penduduk Mekah yang masuk Islam, akan tetapi istri-istri dan anak-anaknya menolak hijrah ataupun ditinggal hijrah ke Madinah. Lama kekamaan merekapun hijrah juga. Sesampainya di Madinah, mereka melihat kawan-kawannya sudah banyak mendapat pelajaran dari Nabi Muhammad saw. karenannhya mereka bermaksud menyiksa anak dan istri mereka yang menjadi penghalang untuk berhijrah. Maka turunlah ayat selanjutnya.. wa in ta’fuu wa tshfahuu wa taghrifuu fa innallooha ghofuurur rohiim. (dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni [mereka] maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (At-Taghaabun: 14) yang menegaskan bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Atha’ bin Yasar bahwa surah at-Taghabun seluruhnya turun di Madinah, kecuali ayat yaa ayyuhalladziina aamanu inna min azwaajikum wa aulaadikum ‘aduwwal-lakum fahdzaruuhum….(At-Taghaabun: 14) (Sesungguhnya di antara Isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu
Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka….) . Ayat tersebut turun berkenaan dengan ‘Auf bin Malik al-Asyja’i yang mempunyai anak istri yang selalu menangisinya apabila akan pergi berperang, bahkan menghalanginya dengan berkata: “Kepada siapa engkau akan menitipkan kami ?” Iapun merasa kasihan kepada mereka hingga tidak jadi berangkat perang. Selanjutnya ayat-ayat lainnya sampai akhir surah at-Taghobun ini diturunkan di Madinah.

16. Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu*. dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, Maka mereka Itulah orang-orang yang beruntung.
(At-Taghaabun: 16)

* Maksudnya: nafkahkanlah nafkah yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa ketika turun ayat….ittaqullaaha haqqa tuqaatih…(bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadanya…) (Ali Imron: 102), kaum Muslimin melakukan berbagai amal hingga kaki mereka bengkak-bengkak dan dahi mereka luka-luka. Maka Allah menurunkan ayat ini (At-Taghaabun: 16) yang memberi keringanan kepada kaum Muslimin.

Sumber: Asbabunnuzul KHQ. Shaleh dkk

Kategori: Asbabun nuzul

Makhorijul Huruf

Tempat Keluarnya Huruf
(makhorijul huruf)

Makhorijul Huruf ditinjau dari morfologi berasal dari Fi’il Madhi “خَرَجَ  ” yang berarti “Keluar ”. Kemudian diikutkan wazan “مَفْعَل ٌ ” yang bershighat isim makan menjadi “مَخْرَجٌ ” yang berarti “Tempat Keluar ”. Bentuk jama’nya adalah “مَخَارِجُ الْحُرُوْفِ  ” yang berarti “Tempat-Tempat Keluar Huruf ”. Jadi “Makhorijul Huruf ” adalah “Tempat-Tempat Keluarnya Huruf ”.

Walaupun para ulama’ berbeda pendapat mengenai jumlah makhraj huruf hijaiyyah. Mayoritas ulama’ mengikuti pendapat Al-kholil Bin Ahmad, pendapat ini juga diikuti oleh Imam Ibnu Al-jazary. Mereka berpendapat bahwa makhraj huruf hijaiyyah yang khusus ada 17 tempat, sedangkan yang umum ada 5 tempat.

Dalam mempelajari ilmu tajwid, tidak akan lepas dari ilmu tempat keluarnya huruf (makhorijul huruf).
Di sini akan kita bahas bersama cara melafalkan ki huruf huruf hijaiyah'
Adapaun cara melafalkan masing huruf adalah:
*Huruf  ا  “ Alif “* cara membacanya yaitu dengan melebarkan mulut, dikeluarkan dari rongga mulut sedikit di atas huruf hamza.
*Huruf  ب   “ Ba ”* cara membacanya yaitu dengan merapatkan kedua bibir dikeluarkan dengan sedikit angin.
*Huruf  ت  “ Ta “* cara membacanya yaitu dengan menempelkan ujung lidah ke gigi paling depan bagian dalam dengan sedikit mengeluarkan angin.
*Huruf  ث “ Tsa “* cara membacanya dengan menempelkan ke ujung gigi depan agak agak longgar sedikit, dikeluarkan dengan angin yang agak lebih banyak dari huruf Ta.
**Huruf Jim  ج “ Ja “*
cara membacanya adalah menempelkan pertengahan lidah ke langit-langit mulut dengan mengumpulkan angin untuk di lepaskan.
*Huruf  ح  “cha “* cara membacanya  yaitu dengan melebarkan mulut setengah bagian saja dan di keluarkan dengan angin (seperti suara mentok laki laki /basor...jawane).
*Huruf  خ  “ kho”* cara membacanya adalah dengan melebarkan mulut setengah bagian dan mengeluarkan angin dengan mengleperkan tenggorokan (seperti orang tidur ngorok).
*Huruf Dal  د  “ da “*
cara membacanya adalah dengan menempelkan ujung lidah ke langit mulut bagian tengah.
*Huruf dzal  ذ  “ dza “*
cara membacanya adalah dengan menempelkan ujung lidah ke gigi depan atas, dilepas dengan sedikit angin.
*Huruf ro ر  “ ro “*  cara membacanya yaitu dengan lidah diposisikan ke tengah mulut tapi jangan sampai nempel, lalu dengan sedikit dikeluarkan angin (sprti orang celo..jawa) hanya bergetar dua kali.
*Huruf za ز  “ za “*  cara membacanya seperti mengeluarkan huruf Z dalam bahasa indonesia.
*Huruf Sin  س  “ Sa “*
cara membacanya yaitu dengan lidah ditempatkan ke tengah langit mulut dengan mengeluarkan sedikit angin (seperti ban bocor).
*Hurf Syin  ش  “ Sya “*
cara membacanya adalah dengan posisi lidah berada di tengah mulut dan mengumpulkan angin lalu dikeluarkan (seperti orang mengusir ayam).
*Huruf Shod  ص  “ Sho “*  
cara membacanya adalah posisi lidah di tengah mulut untuk mengumpulkan angin yang banyak lalu dikeluarkan sambil bibir mencucu (seperti orang bersiul).
*Huruf Dhod  ض  “ dho “*  cara membacanya badan lidah ditempelkan ke gigi dalam kiri dan kanan, atau ada yang mengatakan bisa ditempelkan ke salah satu sisi saja ( kiri atau kanan) angin dikeluarkan dengan menghentak. Dan huruf ini adalah huruf yang paaling susah.
*Huruf tho  ط  “ Tho “* 
cara mambacanya adalah dengan menempelkan ujung lidah ke tengah langit-langit mulut dan ditekan sedikit sambil mengeluarkan angin.
*Huruf dzo  ظ “ Dzo “*  cara membacanya adalah dengan menempelkan lidah ke gigi depan sambil mengeluarkan angin.
*Huruf A’in  ع  “  'A  “*  
Cara membacanya yaitu dengan melebarkan mulut mengeluarkan angin dari bawah rongga mulut sambil ditekan sedikit (seperti suara anak kerbau).
*Huruf Ghoin  غ  “ Gho “*
cara membacanya yaitu dengan langit2 tenggorokan mengeluarkan angin sambil menggleper.
*Huruf fa  ف  “ Fa “*  
cara membacanya ialah gigi depan atas ditempelkan pada bibir bawah sambil mengeluarkan angin.
*Huruf Qof  ق  “ Qo “*
 cara membacanya adalah mengeluarkan angin dari tenggorokan bagian bawah.
*Huruf Kaf  ك  “Ka“* 
cara membacanya adalah mengeluarkan angin dari tenggorokan sedikit agak ke atas dari huruf Qof.
*Huruf Lam  ل  “ La “*
cara membacanya adalah dengan menekankan ujung lidah ke langit-langit mulut dan melepaskannya dengan angin yang kuat.
*Huruf Mim  م  “ Ma “*
cara membacanya ialah dengan menempelkan kedua bibir.
*Huruf Nun  ن “ Na“*  
cara membacanya yaitu dengan menempelkan ujung lidah ke atas tengah langit-langit mulut dan melepaskannya dengan angin.
*Huruf wawu و "Wa"*
cara membacanya yaitu dengan mengeluarkan angin sambil mengangkat bibir bawah ke depan.
*Huruf   ه  “ HA “*  cara membacanya dengan mengeluarkan angin dari bawah rongga mulut di atas lebih sedikit huruf hamza'.
*Huruf  ي  “ ya “*  cara membacanya adalah sama seperti pengucapan ejaan bahasa indonesia "Y".

Mohon koreksi  para alim, ustadz dan ustadzah agar ada manfaatnya buat jamaah dan kita semua

MAKHROJ DAN SIFAT-SIFAT HURUF HIJAIYYAH DALAM AL-QUR’AN 



MAKHROJ DAN SIFAT-SIFAT HURUF HIJAIYYAH DALAM AL-QUR’AN


Makhorijul huruf adalah merupakan tempat keluarnya huruf dalam melafalkan huruf al-Qur’an. Pengertian makhraj dari segi bahasa adalah tempat keluar. Sedangkan dari segi istilah makhraj diartikan tempat keluarnya huruf. Mengetahui tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyyah adalah sangat penting karena hal ini menjadi dasar dalam melafadkan huruf hijaiyyah secara benar.


Pengertian di atas dapat dipahami bahwa makhraj merupakan tempat keluarnya huruf-huruf yang sudah ditentukan yaitu uruf hijaiyyah, dimana dalam membaca al-Qur’an makhorijul Qur’an harus diketahui dan benar-benar dipahami dalam rangka untuk menciptakan bacaan al-Qur’an yang baik dan benar.


Makhorijul Huruf ditinjau dari morfologi berasal dari Fi’il Madhi “خَرَجَ  ” yang berarti “Keluar ”. Kemudian diikutkan wazan “مَفْعَل ٌ ” yang bershighat isim makan menjadi “مَخْرَجٌ ” yang berarti “Tempat Keluar ”. Bentuk jama’nya adalah “مَخَارِجُ الْحُرُوْفِ  ” yang berarti “Tempat-Tempat Keluar Huruf ”. Jadi “Makhorijul Huruf ” adalah “Tempat-Tempat Keluarnya Huruf ”.


Secara bahasa Makhraj artinya : مَوْضِعُ الْخُرُوْج ِ  , yang berarti tampat keluar . Sedangkan menurut istilah , Makhraj adalah : اِسْمُ لِلْمَحَلِّ الَّذِى يُنْشَاءُ مِنْهُ الْحَرْفُ  , suatu nama tempat yang pada huruf dibentuk (diucapkan).


Pengertian di atas memiliki pengertian yang sama dengan defenisi sebelumnya, dimana Makhorijul Huruf adalah tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf-huruf itu dibunyikan.


Ketika membaca al-Qur’an, setiap huruf harus dibunyikan sesuai dengan Makhrajnya . Kesalahan dalam pengucapan huruf dapat menimbulkan perbedaan makna atau kesalahan arti pada bacaan yang sedang dibaca. Dalam kondisi tertentu, kesalahan ini bahkan dapat menyebabkan kekafiran apabila dilakukan dengan sengaja. Kesalahan Makhraj yang menyebabkan berubahnya arti misalnya Ha’ (ح  ) pada lafaz “الرَّحِيْم ُ ” yang artinya “Maha Penyayang ” pada kalimat basmalah yang terbaca Kha’ “الرَّخِيْم ُ” (خ  ) yang artinya “Suara Merdu ”. Maka jauhlah artinya dari apa yang dikehendaki Allah swt.


Para ulama’ berbeda pendapat mengenai jumlah makhraj huruf hijaiyyah. Mayoritas ulama’ mengikuti pendapat Al-kholil Bin Ahmad, pendapat ini juga diikuti oleh Imam Ibnu Al-jazary. Mereka berpendapat bahwa makhraj huruf hijaiyyah yang khusus ada 17 tempat, sedangkan yang umum ada 5 tempat, yaitu :

AL JAUF (rongga mulut), yakni celah panjang yang berada di belakang tenggorokan   sampai ke mulut. Keluar darinya huruf-huruf mad yaitu ا و ي

Terkumpul dalam kalimat : نوحيها – أونينا – أتجا د لونني

AL HALQ (tenggorokan) , yang terbagi menjadi 3 bagian:

Tenggorokan bagian bawah, keluar darinya huruf ء dan هTenggorokan bagian tengah, keluar darinya huruf ح dan عTenggorokan bagian atas, keluar darinya huruf غ dan خ

AL LISAAN (lisan), dibagi menjadi 10 bagian :

Pangkal lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf قBawah pangkal lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf كTengah lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf ش , ي dan جSalah satu tepi lisan sampai pada ujungnya berpapasan dengan langit-langit atas, keluar darinya    huruf لTepi lisan bertemu dengan gigi geraham dan langit langit atas, keluar darinya huruf ضUjung lisan di bawah makhroj ل bertemu dengan bagian atas dari langit-langit atas, keluar darinya huruf نPunggung lisan denga gusi atas, keluar darinya huruf رUjung lisan dengan antara ujung dua gigi atas dan bawah [ dengan tetap ada lubang [celah] diantara keduanya yaitu antara ujung lisan dan 2 gigi atas dan bawah], keluar darinya huruf ص , س dan زUjung lisan bertemu dengan pangkal dua gigi atas, keluar darinya huruf ط  ,د dan تUjung lisan bertemu dengan ujung dua gigi atas, keluar darinya huruf ث , ذ dan ظِ

ASY SYAFATAIAN (kedua bibir), yang terbagi menjadi 4 bagian :

Perut bibir bawah bertemu dengan ujung dua gigi atas, keluar darinya hurufفBertemunya antara bibir atas dan bawah dengan sedikit menekan, keluar darinya huruf بBertemunya antara bibir atas dan bawah dengan menekan sedikit lebih ringan, keluar darinya huruf مBertemunya antara bibir atas dan bawah namun ada sedikit rongga, keluar darinya huruf و

AL KHOYSYUUM [Batang hidung], keluar darinya sifat ghunnah/mendengung, yaitu mim dan nun yang bertasydiid, urutannya ada 5 yaitu:

SyiddahNaaqisbighunnahIkhfa’Sukun Berharokat

Adapun tempat-tempat keluarnya huruf secara rinci ada 17 :

Rongga mulut (huruf mad yang tiga : ا،و،يPangkal tenggorokan  ء،هTengah tenggorokanع،حUjung tenggorokan غ،خPangkal lidah paling belakang قPangkal lidah sedikit ke depan كTengah lidah dengan langit-langit ج،ش،يSisi lidah bertemu geraham atas ضDibawah sisi lidah setelah dhad لUjung lidah setelah lam نUjung lidah setelah nun رUjung lidah bertemu gusi atas ط،د،تUjung lidah bertemu ujung gigi depan yang atas ظ،ذ،ثUjung lidah diantara gigi atas dan gigi bawah (lebih dekat ke bawah)ص،س،زBibir bawah bagian dalam bertemu ujung gigi atas فDua bibir و،ب،مRongga hidung (ghunnah/ dengung)

SIFAT-SIFAT HURUF

Sifat menurut bahasa adalah suatu keadaan yang menetap pada sesuatu yang lain. Menurut istilah adalah keadaan yang baru datang yang berlaku bagi suatu huruf yang dibaca tepat keluar dari makhrajnya.Ahli qiraat berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah sifat-sifat huruf hijaiyah. Sebagian menetapkan sebanyak 19 sifat, dan sebagian lagi menetapkan 18 sifat, 17 sifat, 16 sifat 14 sifat, dan bahkan ada yang menetapkan 44 sifat.Dari sifat-sifat huruf yang ada, maka tiap-tiap huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an paling sedikit mempunyai 5 sampai 7 sifat. Pada kesempatan ini kita bicarakan sebanyak 19 sifat-sifat huruf yang lebih umum dibicarakan oleh ahli qiraat. Kita bagi menjadi dua kelompok, yaitu :

I. Sifat-sifat huruf yang berlawanan sebanyak 5 sifat ditambah lawannya 5 sifat, sehingga seluruhnya menjadi 10 sifat, yaitu :

 جَهْرٌ  (JAHAR) = Jelas,هَمْسُ  (HAMAS) = Samarشِدَّةٌ  (SIDDAH) = Kuatرَخَاوَةٌ  (RAKHAWAH) = Lunakاِسْتِعْلاَءٌ  (ISTI’LA’)= Terangkatاِسْتِفَالٌ  (ISTIFAL) = turunاِطْبَاقٌ  (ITHBAQ) = Tertutupاِنْفِتَاحٌ (INFITAH) = Terbukaاِصْمَاتٌ  (ISHMAT)= Diam 10 اِذْلاَقٌ  (IDZLAQ) = Lancar

URAIAN 10 SIFAT-SIFAT HURUF YANG BERLAWANAN

جَهْرٌ  (JAHAR) = Jelas. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan tidak berdesis dan nafas tertahan, sehingga bunyi terdengar lebih jelas dan bersih. Hurufnya ada 19 yaitu :عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَهَمْسُ  (HAMAS) = Samar. Maksudnya ialah membuinyikan huruf dengan berdesis dan nafas terlepas, sehingga bunyi huruf terdengar agak samar. Hurufnya ada 10 yaitu : فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَشِدَّةٌ  (SIDDAH) = Kuat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara tertahan dan lebih kuat tertahannya ketika mati atau waqaf. Hurufnya ada 8 yaitu : اَجِدُ قِطَّ بَكَتْرَخَاوَةٌ  (Rakhawah) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara terlepas, berlalu /berjalan beserta huruf itu. Hurufnya ada 16 yaitu : خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍاِسْتِعْلاَءٌ  (ISTI’LA’)= Terangkat. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan mengangkat pangkal lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyi huruf menjadi lebih tinggi, tebal dan berat. Hurufnya ada 7 yaitu : خُصَّ ضّغْطٍ قِظْاِسْتِفَالٌ  (ISTIFAL) = turun. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan menurunkan pangkal lidah ke dasar lidah, sehingga bunyi huruf menjadi rendah, tipis dan ringan. Hurufnya ada 22 yaitu : ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَااِطْبَاقٌ  (ITHBAQ) = Tertutup. Maksudnya ialah membnyikan huruf dengan melengkungkan keliling lidah ke langit-langit mulut, sehingga bunyinya lebih besar dan berat. Hurufnya ada 4 yaitu : صَضْطَظَاِنْفِتَاحٌ  (NFITAH ) = Terbuka. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan pertengahan lidah terbuka (tidak melengkungkan keliling lidah ke langit-langit), sehingga bunyi huruf lebih kecil dan ringan. Hurufnya 25 yaitu: مَنْ اَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شُرْبُ غَيْثٍاِصْمَاتٌ  (ISHMAT)= Diam atau menahan. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berat dan tertahan. Hurufnya ada 23 yaitu : جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَاِذْلاَقٌ  (IDZLAQ) = Lancar, ujung atau tajam. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan ringan dan lancar. Hurufnya ada 6 yaitu : فَرَّ مِنْ لُبٍّ

II. Sifat-sifat huruf yang tidak berlawanan sebanyak 9 yaitu :

 تَوَسُّطٌ  (TAWASSUTH) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah.لَيِّنٌ  (LAYYIN) = Lunakاِنْحِرَافٌ  (INHIRAF) = Condong.تَكْرِيْرٌ  (TAKRIR) = Mengulang-ulang.صَفِيْرٌ  (SHAFIR) = Siul/Seruit.. تَفَشِّيْ  (TAFASY-SYI) = Menyebar.قَلْقَلَةٌ  (QALQALAH) = Goncang.اِسْتِطَالَةٌ  (ISTITHALAH) = Memanjang.غُنَّةٌ  (GHUNNAH) = Berdengung.

URAIAN 9 SIFAT-SIFAT  HURUF YANG TIDAK  BERLAWANAN.

 تَوَسُّطٌ  (TAWASSUTH) = Pertengahan antara Syiddah dan Rakhawah. Maksudnya ialah membunyikan hurufلَيِّنٌ  (LAYYIN) = Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lunak, lemah dan lembut, ketika huruf itu mati dan jatuh sesudah harakat fathah. Hurufnya ada 2 yaitu : _َوْ _َ يْ = خَوْفٌ – سَوْفَ – كَيْفَ  – اِلَيْكَ  –اِنْحِرَافٌ  (INHIRAF) = Condong. Maksudnya ialah membunyikan huruf condong ke ujung lidah dengan sedikit melenturkan (melengkungkan) lidah. Hurufnya ada 2 yaitu : ل رتَكْرِيْرٌ  (TAKRIR) = Mengulang-ulang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan lidah bergetar tidak lebih dari dua getaran. Apabila getarannya sampai tiga kali, maka tercelalah. Dan apabila sampai empat getaran, berarti huruf itu telah menjadi dua huruf. Hurufnya ada satu yaitu : رصَفِيْرٌ  (SHAFIR) = Siul atau seruit. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan berdesir bagaikan suara seruling. Hurufnya ada tiga, yaitu : ص ز ستَفَشِّيْ  (TAFASY-SYI) = Menyebar. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan angin tersebar di mulut. Hurufnya ada satu, yaitu : ش.قَلْقَلَةٌ  (QALQALAH) = Goncang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan concangan pada makhrajnya, sehingga terdengar pantulan suara yang kuat pada sat mati atau dimataikan karena berhenti (waqaf) Hurufnya ada lima, yaitu : قُطْبُ جَدٍ Qalqalah terbagi menjadi dua, yaitu : a. قَلْقَلَةٌ صُغْرَى  (QALQALAH SHUGHRA), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih kecil, karena huruf qalqalahnya itu mati asli berada di tengah-tengah kata atau kalimat. Contoh : يَقْبَلُ – يَطْبَعُ  – يَدْخَلُ – يَجْعَلُ – يَبْتَغُ b. قَلْقَلَةٌ كُبْرَى  (QALQALAH KUBRA), yaitu pantulan suara huruf qalqalah agak lebih besar, karena huruf qalqalahnya itu sebenarnya hidup, tapi dimatikan ketika waqaf (menghentikan bacaan). Copntoh : قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ – اَللهُ الصَّمَدُ- لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ- وَلَمْ يَكُنْ لَّه كُفُوًااَحَدٌ  قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ- مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ- وَمِنْ شَرِّالنَّفَّاثَاتِ فِى الْعُقَدِ-وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَاِسْتِطَالَةٌ  (ISTITHALAH) = Memanjang. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan memanjang di salah satu tepi pangkal lidah sampai ke depan. Hurufnya ada satu, yaitu :ضغُنَّةٌ  (GHUNNAH) = Berdengung. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara berdengung yang keluar dari pangkal hidng. Hurufnya ada dua, yaitu : م ن


Iklan

Kategori: Al Quran

Tag: tajwid quran

Tinggalkan sebuah Komentar

www.islamislami.com-Inspirasi Islam

Blog di WordPress.com.

Kembali ke atas

Minggu, 28 Januari 2018

Dana Wakif Update

Dana Wakif yg sudah masuk dalam ribuan

500 -0812252-xxx9
50   Dwi Setiawan, S.Pd.M.M
50   Hernawati
50   Ganang Azhar G
50   Salsabiila Alya S
20   Bu Supartin
20   Bp Kusnanto 
15   Dwi Wulan A.
15   Muhamman Aditya A.
1O  Dinda Nur Fitria
10   Dian Amalia R (yatim)
10   Affifah (yatim)
50   Bu Kustinah bt H. saleh (H)
35   Kel. Agus Rudi Priyatna
35   Sie Muningsih, SPd. (Istri)
30   Aqshal Farhansyah (anak)
20   Kel Lilik Purwantoro
20   Bu Nurhayti (istri)
20   Tegar surya Pratama (ank)
20   H.Sobari
20   Hj Fiqriyah (alm)
25.  Kel Bp Darto (perbulan)
25.  Ibu Khabibah (perbulan)
25.  Ika Puspa Wulandari (ank)
50.  Kel Hj. Tati Rochyati
50.  H. Slamet, S.Pd. M.M
50.  Dra. Hj. Asih Susita
50.  Fazlur Rahman Aziz, S,Pi.
50.  Firdia Izzatul Ilmi
50.  Bu Suyem (almh)
50.  Bpk. Makmuri (alm)
50.  Bpk. S. Oetoro (alm)
50   Kel Hj. Sriyatun
20   Hartono (kel)
20   Bu Rr Sri sutjiati (kel)
10   Bu Hetty indriyani
100 Kel Hj. Mafrikha (ibu )
50.  H Mawardi (bapak)
50   Ibu Yuyum (ibu)
50   Bpk Widodo (bapak)
50   Evan Himawan (suami)
50   Dewi (istri)
50   Farras (anak)
50   Aydan (anak)
50   Nadya (anak)
40   Kel Bp Sudjahri
40   Bu Daryunah (istri)
20   Mella (anak)
20   Bintang (anak)
20   Moch Rafli Pratama (cucu)
20 Moch Ma'ruf Sawmel (cucu)
20 Moch Dimas Sawmel (cucu)
20 Tiara Nur Oktavia (cucu)
100 Bu sarilah bt sukim(almh)
25.  Bp Suryadi (alm)
25.  Bu Wasniyah bt Wasrap (almh)
25.  Bp Sukim (alm)
25.  Bu Kasmirah (almh)
10   Kel. Bp Mardi (alm)
10.  Bu Narti
10.  Murniawati
10.  Bp Eri Gunawan
10.  Bu Suwarni
10.  Amelia Sesari PP
10   Alya Sesari PP
10.  Astra Putra P
10.  Bp Seffrudin
10.  Bu Sutriasmi
10   Leana Setrias F
10   Levi Arganta
20   Kel bu Sarah M
20.  Shanty D (anak)
20.  Pramono Dwi (mantu)
20.  Pungky A (anak)
20.  Difa AP (cucu)
10.  Kel Bu Ely Rochyati
10.  Prima Trio Andhika
10.  Catur Indra Gunawan
20   Bu Dakhori
10.  Bu Ngadiyo
10.  Bu Estiatun
10   Ninik
10.  Umi Kasih
10.  Titin
10.  Rusmono
10.  Feby
10.  Difa
10.  Juli
10.  Wawan
10.  Angga
10.  Eza
10.  Astri
10   Sisdarmanto
10.  Kel M. Arifin
10.  Etty Djuwariyah
10.  Tati Nurbaity
10.   Andi Sofi Wibawa
10.   Hanun
10.   Alif
10.   Dini Handayani
10    Budianto
10.   Alfat
10.   Kusdi
10.   Lastitik
10.   Chaolifah
10.   Ruhanah
10.   Tasrip
10.   Fatmawati
10.   Dini
10.   Fajar
10.   Sugiman
10.   Agus Setiono
10.   Danurah
10.   Okta
10.   Setianingsih
10.   Aditya
10.   Gani
30   Bp sismiyadi
30 .  istri
30    anak 1
30    anak 2 
30    anak 3
10    Bp samuri
10 .  Bu rusdi
10    Bu chotimah k
10.   kel mas sidiq
10.   fatimah  (istri)
10.   ilham (anak)
10.   abizar (anak)
10.   Bp kunawi (bpk)
10.   Bu solechah (ibu)
10.   Kel bp sakwat
10.   intan
10.   maryam
10    santoso
10. . widia
10  riskon
10  rifki
10  adi
10  aria
10  sigit
10  katrimaningsih
10  bp suparno
10  bu suparno
10  ruly
10  sutirah
10  leni
10  hari iskandar
10  arum
10  aris
10  safri
10  alam
10  chotimah
10  maslahatun
10  chafid  
20  bu wartono
10  nur afiati
10  siryo
10  sartinah
10  aenimaslihatun
10  tarsinah binti kodir (almh)
10  darta bin sayid (alm)
10  muntasir bin kasban (alm)
10  ratini binti muntasir (almh)
10  tarsinah binti muntasir (almh)
25  hadi ismanto
25  yani dwi saputri
25  khafidzh tsabitul asmi
25  rafasya shazfa almahyra
10  darham
10  sri jaetun
10. silvia septiana dewi
30  Bpk RUSDI. S.Pd.SD.
20  LIES PERTIWI (istri)
10  WISNU HANDOYO ARDI
10  ASTRI FIANDANI
10  YUGO PURNOMOSIDI
10  MONALISA
10 ZIVANA AQILLA PURNOMO
10  DIAN AYU HAPSARI
10  INDRO WIDYO KUNCONO
10  RAYYAN ARANSHA KUNCONO
10  RAFARDHAN ATHALLA KUNCONO
10  LARAS AJENG HUTAMI
10  Desi Wuryantari
10. Ahmad syaeful Amri
10. Fatkhanah
10  Mujaroah
10. Zaenal Arifin
50  H.Agus Sofi
50. Asri Latifa Sofi
50  Agwi Nirmala
250 iman syaefudin
250 Sulistiyowati (istri)
250 Syefi khairunnisa salsabila
250 Khaisya nur febriyanti
300 +6285659xx9xx9
10.  Pandu Willantoro
10.  Tutut bintari
10.  Bp R. Suhartono (bpk)
10.  Bu Sri Sutyiati
10.  Bu Siti Maryam
10.  Bp Gunawan
10.  Bp Abu Tohir
10.  Bp Ahmad Farukhi
10.  Bp Tobiin
10.  Bp Tolha
150 Danar risepsono
150 Umriaty
20   Dwi adhi arianto
20   Hany rosiana
10.  Kel Busron Athid Rochmanto (bogor)
10   Ely
10.  Hasna
10.  Kel Taufiq Athid Roziqi (Smg)
10   Nur Cahyani
10.  Fahri
10.  Haidar
10.  Adzkiya Rikzatunisa
10.  Kel Siddi Athid Rohandi (Bekasi)
10.  Evi Sofianur
10.  Muchtarin Nurhandi
10.  Rofidin Nuhandi
10   Hurida Nabilatussanda N
10.  Kel Junaidi Athid Rosandi (Tgl)
10   Tanti
10.  Fadhil Atailah
10.  Nabila
10.  Kel Bpk M.Tauchid (Alm)
10.  Imam Athid Rosyidi
10.  Chairi
10   Roufi
10.  Almh Ibu Mas'ah
10.  Masnipah
10.  Sofiyah
10.  Kel Bpk Wartono (alm)
10.  Nunung Setyowati
10.  Sutaryo
10.  Nunu Setyoningrum
10.  Apriana Jasmine Aljjani
10.  Kiki Azkia Zinan
10.  Rizky Amin Septiawan
10.  Aprilina
10.  Hilmi Septian Ibnizan
10.  Aurelina Naomi Queendita
10.  Jayudi
10.  Nafi Ulina
10.  Earlyta Arsyta Hamaira
250 Bambang setyawan
250 A. Marsiti
250 Dimas Pramata Sukma
250 Echa Rizqita Lentera Sukma
10   Bp Sudiro ( Alm )
10.  Ibu Sri Proninggal
10 . Ibu Wiji Bayumurti
10 . Nisa
10 . Chairul
50.  Bu Hj.Sofiyah    
50   Oka Ayu Sofiyanti 
10 . Kel ustadz Agus Hakam
10   Bp. Wahidin
10   Ibu Sito Masyitoh
10 . Bp Fatlullah
10 . Bp Abdul Jalil
10 . Ibu Miskiyah
10   Nadia
10   Kel. Ustadz Imam Subehi
10 . Ratmi
10   Pahing
10   Bp. Kayad
10   Kel. Ustdh Ibu Mafrukha
10   Lukman Zaeni
10 . Nilna Aula Niswah
10 . Khotimah
10 . Kel. Ust Bp Mufaidzil Azis
10   Sri Nurhandayani
10   M. Sidqi Musyaffa
10   M. Safieq
10   Aya
10   Bp. Wendy  Wirawan
10   Ibu Uma Khaerunisa
10 . Mochammad Dipo Albanik
10 . Mochammad Nicko Alfariz
10   Mochmmad Anggito Wicaksono.         
 
Kel bpk rusdi  
10  Bp Tabran
10. Ibu Sunarsih (Almh)
10. Sukarni
10. Suharti
10  Sudarsono ( Alm )

Kel. Ibu Zaetun binti Mashuri
10  Bp Suparno bin Wiryo Kartomo (Alm)
10  Bp. Mashuri bin H. Muktar. (Alm.)
10. Bp. Wiryo Kartomo bin Tio Kromo (Alm)
10. Bp. Imam Syafi'i bin Mashuri (Alm)
10. Ananda Faozal Akbar bin Maklani (Alm).
10. Ananda Zada bt Endang Widi Astuti (Alm)
10. Ibu Muslicha binti Nurachman ( Almh )
10. Suti binti Hawa ( Almh).
10 .Maemanah binti H. Muktar ( Almh )
10. Ibu Zaetun binti Mashuri
10  Endang Widi Astuti
10. Moch. Nurul Huda
10. Yumna Rizqi Lutfiana
10. Hilmi Faozi Adim
10 Enggar Surya Pratama

kel. Bp Slamet Rochman  :
25. Bp. Slamet Rochman
25. Istri
25. Anak
25  Anak

Ahli kubur kel Bandasari ,
10. Bp. Wakya bin hawa
10. Ibu Rakini binti hawa
10. Bp. Tasnyan bin hawa
10. Ibu Bawon binti hawa
10. Bp. Slamet bin Wakya
10. Bp. Azis Karim bin Wakya
10. Ibu Kaswi binti H. Wahab
10. Ibu Sumarti binti Tasnyan
10  Bp Tabri bin Wakya
10. Ibu Fatonah binti hawa.

Kel ust wartono
20  Ust Wartono, S.Pd.I
20  Ahmad Nova Safrudin
20  Rizka Nurmayasari
20. Avika Qoyuma Akhmad
20  Andri Herlang Buana
20  Deasy Lutfia Astuti
20  Raffa Aditya Putra Herlangbuana
20  Aurely Herlangbuana
20  Razqa Herlangbuana
20  Taufiq Sugiarto
20  Soraya Agustiana
20  Rifqi Maulana Ibrahim
20  Mohammad Rafif Al Ghani