Sabtu, 11 Februari 2023

Jalan menuntut ilmu طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka akan Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim No. 2699) 


 مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ : رواه مسلم

Barang  terjemahan secara harfiah
مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ
 طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ : رواه مسلم

https://www.instagram.com/reel/Co
D-W7hpOGp/?igshid=NDdhMjNiZDg=


Jumat, 10 Februari 2023

Fokus melatih anak pada tugas utama keseharian

*Kadang orang tua bermaksud ga tega,* kok anak disuruh isah isah, sapu lantai? dengan tujuan biar *anak fokus belajar,* padahal cara ini keliru, semakin anak dibiarkan tidak tahu tanggung jawab keseharian, justru semakin jauh menjadi anak yg sukses dalam karier, dalam hidup yg dicita citakan kelak. *Semakin anak dibiarkan tidak bisa menghargai waktu,* ada kemungkinan besar justru anak *tidak bisa mengatur hidupnya kelak.* atau kemungkinan anak malah tidak bisa disiplin kerja sesuai aturan perusahan atau instansinya. 
*Fokus melatih anak pada tugas utama keseharian, justru lebih didahulukan*, seperti selalu mencuci piring tiap habis makan, *bukan nanti, tunggu diperintah*, bukan dimanjakan dibiarkan karena ada pembantu. Pagi hari saatnya, bantu ibu memasak di dapur, bantu menyiapkan sarapan, bantu beli sarapan, habis salat subuh bukan waktu untuk *dzikir pagi panjang* membiarkan seorang ibu masak di dapur sendirian, atau ibunya justru membiarkan karena ada hajat pengin diterima di suatu instansi atau di perusahaan, *ini keliru,* justru dzikirnya seorang anak pas korah korah, sambil cuci piring, sambil bersihkan dapur, sapu lantai, membersihkan kursi dan meja tamu yg berdebu. Menata yg ga pantes. Dan jangan sampai terjadi dawuh nabi: *" Kelak di akhir zaman seorang ibu dijadikan pembantu anaknya"* 
Bagi yg sdh punya anak yg tertib bangunkan anak, mandikan anak, dst

Kamis, 02 Februari 2023

SURAT KEPUTUSAN KETUA UMUM YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM BARAT TEGAL NOMOR : 801/001/2018 (repost)


SURAT KEPUTUSAN KETUA UMUM YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM BARAT TEGAL NOMOR : 801/001/2018
Menimbang : Setelah diadakan Rapat lengkap Gabungan Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan Masjid Nurul Abror, pada hari-tanggal  Jumat 9 Jumadil Awal 1439 H (26 Januari 2018 M), peserta rapat 2/3 hadir, bertempat di Masjid Nurul Abror Mejasem Barat RW 05 Kramat TEGAL , telah memenuhi syarat untuk menetapkan keputusan.o
Mengingat :  1. Anggaran Dasar
  Pasal 4,   2. Anggaran Dasar Pasal 9,  3 Anggaran Dasar Pasal 10,      4 Anggaran Dasar Pasal 16,   5. Anggaran Dasar Pasal 33.
MEMUTUSKAN
MENETAPKAN
KESATU    :  SUSUNAN PENGURUS YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM BARAT RW 05 KRAMAT TEGAL
a. PEMBINA (Penasehat) :
1. Ust. Wartono, S.Pd.I

b. PENGURUS 
Ketua Umum                                     : 2.H.Amir Effendi, S.Ag.
Ketua I Bidang Dakwah                    : 3.Rusdi, S.Pd.SD.
Anggota Bidang Dakwah                      19. Ahmad Karmen
20. Ali Mahali               
Ketua II Bidang Pendidikan              : 4.Dwi Setiawan, S.Pd. M.M
Ketua III Bidang Sosial-Humas         : 5.Drs. Bambang Sekti Prayitno, M.M
Sekretaris Umum                              : 6.Drs. Bambang Setyawan, M.M
Sekretaris 1                                         : 7.H. Slamet, S.Pd. M.M
Sekretaris 2                                         : 8.Ust Tohirun 
Bendahara umum                             : 9.H. Sulistiono, S.Pd.
Bendahara 1                                       : 10.Sujahri
Bendahara 2                                       : 11.Slamet Riyadi telkom
Ketua IV Bidang Wakaf Ekonomi   :  12.Sismiyadi, S.Pd.
Anggota Bidang Wakaf Ekonomi         13. Iman syaefudin 
14. H. Agus sofi  
15. Kusnanto
c. PENGAWAS (umum) 
16. H. Willy Haryomo, A.Pi. S.E. M.Si.
17. H. Suryono

KESATU       : Pemegang  Jabatan Pengurus Yayasan dimaksud
KEDUA         : wajib memenuhi ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Yayasan Masjid Nurul Abror Mejasem Barat Tegal
KETIGA       :  Jabatan Pengurus bisa diganti berdasarkan rapat Pembina, rapat pengurus, rapat gabungan
KEEMPAT   : Masa Jabatan Pengurus Yayasan adalah 5 tahun dan bisa ditetapkan kembali.                    

Ditetapkan di TEGAL, Pada Tanggal 29 JUMADIL AWAL 1439H (14 Februari 2018M)

KETUA UMUM PENGURUS YAYASAN MASJID NURUL ABROR MEJASEM BARAT RW05 TEGAL
Ttd +stempel yayasan
H.Amir  Effendi, S.Ag.

Selasa, 31 Januari 2023

Man taraka al-tadbir fa-huwa fi rahah.

Arih nafsaka min al-tadbir. Fa-ma qama bihi ghairuka ‘anka la taqum bihi anta li-nafsika. Buatlah dirimu santai dan istirahat, tak dirisaukan oleh urusan tadbir (bekerja/berusaha). Sebab apa yang sudah dikerjakan oleh orang lain, tak ada gunanya engkau mengerjakannya sendiri untuk dirimu.

Pengertian Umum

Dalam bagian ini, kita berhadapan dengan masalah tadbir.

Tadbir adalah lawan dari tajrid. Jika tajrid artinya membuat diri Anda sepenuhnya mengabdi untuk kehidupan kontemplatif, beribadah kepada Tuhan, maka tadbir adalah kehidupan yang penuh dengan kerja kerja, dan kerja. Tadbir adalah Anda berusaha dengan mengikuti hukum sebab-akibat.

Apa yang diungkapkan oleh Ibnu Ataillah di sini semacam nasihat untuk orang-orang yang masuk dalam kategori manusia-sebab; manusia yang bekerja dengan menuruti hukum sebab akibat; manusia yang melakukan ikhtiar untuk melakukan perubahan dalam dunia ini.

Mayoritas manusia ada pada maqam ini. Nasihat Ibnu Ataillah: Ketika Anda sibuk melakukan usaha, bekerja keras untuk meraih atau mengubah sesuatu, maka sekali-kali Anda perlu istirahat sebentar. Buatlah semacam jeda untuk dirimu sendiri. Semacam “sabbatical leave”. Ada saat-saat tertentu seseorang perlu melupakan segala pekerjaan dan memberikan istirahat kepada jiwa dan pikirannya.

Pada saat Anda berada dalam pause mode atau istirahat semacam itu, jangan berpikir apapun. Lupakan segala bentuk tadbir atau usaha. Sebab, jika seluruh hidup Anda dihabiskan untuk memikirkan urusan tadbir, Anda bisa mengalami stres dan tekanan batin.

Sesekali, di tengah-tengah kesibukan usaha Anda, arih nafsaka, buatlah dirimu santai, rileks. Pada momen istirahat seperti itu, filosofi yang harus Anda pegang adalah berikut ini: fa-ma qama bihi ghairuka ‘anka la taqum bihi anta li-nafsika.

Anda tak bisa menyelesaikan segala soal dalam hidup ini sendirian. Kerapkali masalah dalam kehidupan ini, baik personal atau sosial, sangat kompleks. Satu orang saja, sendirian, tak akan bisa memecahkannya. Pemecahan harus dilakukan secara gotong-royong. Jika Anda tak bisa melakukan sesuatu untuk mengubah keadaan, maka katakan pada diri Anda: Barangkali ada orang lain yang lebih kompeten dari saya, dan bisa memecahkan masalah ini.

Arih nafsaka min al-tadbir. Fa-ma qama bihi ghairuka ‘anka la taqum bihi anta li-nafsika. Buatlah dirimu santai dan istirahat, tak dirisaukan oleh urusan tadbir (bekerja/berusaha). Sebab apa yang sudah dikerjakan oleh orang lain, tak ada gunanya engkau mengerjakannya sendiri untuk dirimu.

Pengertian Umum

Dalam bagian ini, kita berhadapan dengan masalah tadbir.

Tadbir adalah lawan dari tajrid. Jika tajrid artinya membuat diri Anda sepenuhnya mengabdi untuk kehidupan kontemplatif, beribadah kepada Tuhan, maka tadbir adalah kehidupan yang penuh dengan kerja kerja, dan kerja. Tadbir adalah Anda berusaha dengan mengikuti hukum sebab-akibat.

Apa yang diungkapkan oleh Ibnu Ataillah di sini semacam nasihat untuk orang-orang yang masuk dalam kategori manusia-sebab; manusia yang bekerja dengan menuruti hukum sebab akibat; manusia yang melakukan ikhtiar untuk melakukan perubahan dalam dunia ini.

Mayoritas manusia ada pada maqam ini. Nasihat Ibnu Ataillah: Ketika Anda sibuk melakukan usaha, bekerja keras untuk meraih atau mengubah sesuatu, maka sekali-kali Anda perlu istirahat sebentar. Buatlah semacam jeda untuk dirimu sendiri. Semacam “sabbatical leave”. Ada saat-saat tertentu seseorang perlu melupakan segala pekerjaan dan memberikan istirahat kepada jiwa dan pikirannya.

Pada saat Anda berada dalam pause mode atau istirahat semacam itu, jangan berpikir apapun. Lupakan segala bentuk tadbir atau usaha. Sebab, jika seluruh hidup Anda dihabiskan untuk memikirkan urusan tadbir, Anda bisa mengalami stres dan tekanan batin.

Sesekali, di tengah-tengah kesibukan usaha Anda, arih nafsaka, buatlah dirimu santai, rileks. Pada momen istirahat seperti itu, filosofi yang harus Anda pegang adalah berikut ini: fa-ma qama bihi ghairuka ‘anka la taqum bihi anta li-nafsika.

Anda tak bisa menyelesaikan segala soal dalam hidup ini sendirian. Kerapkali masalah dalam kehidupan ini, baik personal atau sosial, sangat kompleks. Satu orang saja, sendirian, tak akan bisa memecahkannya. Pemecahan harus dilakukan secara gotong-royong. Jika Anda tak bisa melakukan sesuatu untuk mengubah keadaan, maka katakan pada diri Anda: Barangkali ada orang lain yang lebih kompeten dari saya, dan bisa memecahkan masalah ini.

Jangan sekali-kali Anda merasa bahwa Anda bisa memborong sendirian seluruh pemecahan masalah tanpa melibatkan orang lain, sehingga akhirnya Anda sendiri kerepotan dan mengalami tekanan mental. Ringankan diri Anda.

Ahmad ibnu Masruq (w. 910 M), seorang tokoh sufi Baghdad, berkata:

Man taraka al-tadbir fa-huwa fi rahah. Barangsiapa meninggalkan tadbir, usaha, dia akan tenang, tidak mengalami tekanan.”

Yang dimaksud dengan tadbir yang harus ditinggalkan ini tentunya adalah tadbir yang dibarengi dengan sikap kemrungung semacam itu. Ini tadbir yang menimbulkan tekanan batin.

Tadbir yang diperinthakan (matlub) ialah usaha yang berkaitan dengan kewajiban kita sebagai hamba Tuhan. Kita, misalnya, wajib terlibat dalam tadbir atau usaha untuk melakukan perintah-perintah Tuhan, seperti ibadah wajib. Tadbir semacam ini tak bisa dihindarkan.

Adapun tadbir yang diperbolehkan adalah tadbir dalam bidang duniawi. Anda butuh menafkahi keluarga Anda, dan karena itu harus melakukan usaha/ikhtiar. Itulah tadbir yang di-mubahkan, diperbolehkansehingga akhirnya Anda sendiri kerepotan dan mengalami tekanan mental. Ringankan diri Anda.

Ahmad ibnu Masruq (w. 910 M), seorang tokoh sufi Baghdad, berkata:

Man taraka al-tadbir fa-huwa fi rahah. Barangsiapa meninggalkan tadbir, usaha, dia akan tenang, tidak mengalami tekanan.”

Yang dimaksud dengan tadbir yang harus ditinggalkan ini tentunya adalah tadbir yang dibarengi dengan sikap kemrungung semacam itu. Ini tadbir yang menimbulkan tekanan batin.

Tadbir yang diperinthakan (matlub) ialah usaha yang berkaitan dengan kewajiban kita sebagai hamba Tuhan. Kita, misalnya, wajib terlibat dalam tadbir atau usaha untuk melakukan perintah-perintah Tuhan, seperti ibadah wajib. Tadbir semacam ini tak bisa dihindarkan.

Adapun tadbir yang diperbolehkan adalah tadbir dalam bidang duniawi. Anda butuh menafkahi keluarga Anda, dan karena itu harus melakukan usaha/ikhtiar. Itulah tadbir yang di-mubahkan, diperbolehkan

kontemplatif arti lain
Spekulatif
Akademis
Hipotetis
Teoretis
Meditatif
Reflektif
Untung-Untungan
Introspektif
Reflekstif

Rabu, 11 Januari 2023

ikut sunah rasul

Alhamdulillah, terimakasih kita haturkan kepada para guru yang atas jasa-jasanya, kita dikaruniai nikmat Islam, Iman, Ihsan, semoga istiqomah sampai akhir hayat.

"Selamat Hari Guru, 25 November 2022"

***


لولا المربي ما عرفت ربي


"Seandainya tidak ada Sang Guru, niscaya aku tidak mengenal Tuhanku"

Kamis, 29 Desember 2022

KALENDER HIJRIYAH yang didapat dari Imam Ja’far Ash-Shadiq :

    KALENDER HIJRIYAH yang didapat dari Imam Ja’far Ash-Shadiq :

    Tanggal 1 : Baik untuk menjumpai penguasa, mencapai hajat, jual-beli, bercocok tanam, dan bepergian.

    Tanggal 2 : Baik untuk bepergian, dan mencapai hajat.

    Tanggal 3 : Buruk dan tidak baik untuk seluruh kegiatan

    Tanggal 4 : Baik untuk perkawinan, dan tidak disukai untuk bepergian.

    Tanggal 5 : Buruk dan nahas.

    Tanggal 6 : Diberkati, baik untuk perkawinan, dan mencapai hajat.

    Tanggal 7 : Diberkahi, terpilih dan baik untuk segala yang diinginkan dan rencana usaha.

    Tanggal 8 : Baik untuk semua hajat kecuali bepergian.

    Tanggal 9 : Diberkahi, baik untuk semua yang diinginkan manusia, dan siapa yang bepergian pada hari ini ia akan dianugerahi harta dan akan melihat setiap kebaikan dalam bepergiannya.

    Tanggal 10 : Baik untuk semua hajat kecuali mendatangi penguasa; orang yang lari dari penguasa pada hari ini ia akan tertangkap; orang yang kehilangan sesuatu akan didapatkan; hari ini sangat baik untuk jual-beli.

    Tanggal 11 : Baik untuk jual-beli, dan mencapai semua hajat kecuali mendatangi penguasa; dan baik untuk melakukan persembunyian.Tanggal 12 : Hari ini baik dan penuh berkah; capailah hajat anda dan berusahalah insya Allah tercapai.

    Tanggal 13 : Sepanjang hari ini nahas, maka waspadalah dalam seluruh urusan.

    Tanggal 14 : Sangat baik untuk mencapai seluruh hajat dan usaha.

    Tanggal 15 : Baik untuk semua hajat yang diinginkan, maka capailah hajat Anda, insya Allah tercapai.

    Tanggal 16 : Buruk dan tercela untuk segala sesuatu.

    Tanggal 17 : Baik dan terpilih untuk mencapai keinginan, perkawinan, jual-beli, bercocok tanam, mendirikan bangunan, mendatangi penguasa untuk suatu hajat, insya Allah tercapai.

    Tanggal 18 : Terpilih dan baik untuk bepergian, dan mencapai hajat; orang yang melakukan perlawanan terhadap musuhnya ia akan memperoleh kemenangan dengan kekuasaan Allah

    Tanggal 19 : Terpilih dan baik untuk seluruh amal perbuatan; anak yang dilahirkan pada hari ini ia akan diberkahi.

    Tanggal 20 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai hajat, bepergian, mendirikan bangunan, bercocok tanam, melangsungkan resepsi perkawinan, dan mendatangi penguasa; hari ini penuh berkah dengan kehendak Allah swt.

    Tanggal 21 : Hari nahas sepanjang hari.

    Tanggal 22 :Terpilih dan baik untuk jual-beli, mendatangi penguasa, bepergian, dan bersedekah.

    Tanggal 23 :Terpilih dan sangat baik khusus untuk perkawinan, perdagangan, dan mendatangi penguasa.

    Tanggal 24 : Hari nahas dan tercela.

    Tanggal 25 : Buruk dan tercela, waspadalah melakukan sesuatu

    Tanggal 26 : Baik untuk mencapai seluruh hajat kecuali perkawinan dan bepergian; hendaknya bersedekah Anda akan merasakan manfaatnya.

    Tanggal 27 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai semua hajat dan apa yang diinginkan, dan mendatangi penguasa.

    Tanggal 28 : Berimbang antara baik dan buruk.

    Tanggal 29 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat orang yang sakit pada hari ini akan qcepat sembuh; orang orang yang bepergian pada hari ini hartanya akan terkena musibah,dan orang yang lari akan kembali.

    Tanggal 30 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat, jual-beli, perkawinan, dan bercocok tanam; orang yang sakit pada hari akan cepat sembuh; anak yang lahir pada hari ini ia memiliki sifat tabah dan diberkahi, dimuliakan urusannya, jujur lisannya, dan setia terhadap janji.

    Tanggalan diatas adalah prediksi yang bersifat umum. Artinya pada tanggal tersebut ada kecenderungan secara umum kebanyakan manusia akan mengalami hal baik atau buruk sesuai karakter hari tersebut. Apakah nantinya akan menimpa diri kita atau tidak akan bergantung pada faktor lainnya juga misalnya amal kebajikan kita, ibadah kita, keyakinan kita, pikiran positif/negatif kita, takdir dan lain sebagainya. Jadi jikapun anda harus beraktivitas pada hari nahas, maka disarankan pada hari itu melakukan sedekah atau memperbanyak zikir, mengingat Allah, memohon ampun dll.

Sabtu, 17 Desember 2022

jadwal baru khotib

No             : 
Lampiran : 2 lembar
Hal            : Jadwal Baru Khotib dan Pengajian Rutin


Bismilahirrahmaanirrahiim
Berdasarkan Rapat Pengurus Harian Masjid Nurul Abror yang disetujui bersama Ketua Pembina di Masjid Nurul Abror Mejasem Barat Rw 05 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal diperlukan adanya penetapan jadwal baru petugas khotib jumat dan petugas pengajar Pengajian rutin malam jumat
Mengingat
Menimbang
Memutuskan
Menetapkan    
Kesatu                   : Jadwal Baru Petugas Khotib dan Pengajian Rutin Malam Jumat
Kedua                   :  Terhitung Mulai Tanggal 1 Januari 2023 sd 1 januari 2024 diangkat sebagai Khotib dan Petugas Pengajian Rutin Jumatan di Masjid Nurul Abror pada Yayasan Masjid Nurul Abror Mejasem Barat RW05 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal
Ketiga                   :  Besar Bisyaroh sesuai kemampuan Pengurus Yayasan Masjid Nurul Abror
yang bersangkutan
Keempat                : Apabila dikemudian hari terdapat kesalahan dalam surat keputusan ini akan ditinjau ulang
Kelima                   : Surat Keputusan ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk mendapat perhatian
Ditetapkan di TEGAL
Pada Tanggal : 8 Robiul Akhir 1444 H
                         1 Januari           2023 M 
Pengurus Yayasan Masjid Nurul Abror
Mejasem Barat RW05 Kramat Tegal

                    ttd
Drs. Bambang Setiyawan MM                         Sekretaris Umum     
               ttd
H.Amir Effendi, S.Ag. 
         Ketua Umum

        Mengetahui,
                 ttd
Ustadz Wartono S.Pd.I
            Pembina