Kamis, 29 Juli 2021

Percepat Buah dan Bunga dengan ZPT Giberelin

Percepat Buah dan Bunga dengan ZPT Giberelin

Di dalam dunia pertanian, selain pemberian pupuk dan media tanam yang baik, pemberian hormon perangsang pertumbuhan juga sangat diperlukan oleh tanaman. Pada umumnya, setiap tanaman memiliki hormon pertumbuhan alami sendiri tapi dalam jumlah yang terbatas / sedikit maka diperlukan hormon tambahan / ZPT agar tanaman mampu memproduksi hormon secara optimal. Meskipun mudah didapatkan, namun membuat ZPT sendiri di rumah tentunya lebih menghemat biaya. Salah satu cara yang bisa Anda gunakan adalah memanfaatkan umbi bawang merah.

Cara Membuat Ekstrak Bawang Merah Sebagai Zat Perangsang Alami

Berikut langkah-langkah membuat ZPT dari ekstrak bawang merah:

Gunakan 10 hingga 15 siung umbi bawang merah, blender sampai halus.

Tambahkan air bersih sebanyak 1 liter dan aduk hingga merata.

Larutan tersebut disaring agar terpisah dari ampasnya. ZPT alami buatan sendiri siap digunakan.

Cara menggunakan

Untuk stek batang

          Buat larutan menggunakan 1 liter air bersih dicampur dengan 200cc ekstrak daun bawang merah. Bagian batang yang distek direndam selama 3-5 jam, tiriskan kemudian tanam batang stek. Bisa juga ekstrak bawang merah dioleskan pada bagian tumbuhnya akar.

Untuk cangkok

          Buat larutan dari 200 cc ekstrak bawang merah dicampur deengan air bersih sebanyak 1 liter. Oleskan larutan bawang merah pada bagian batang tanaman yang ingin dicangkok. Bungkuslah dengan sabut kelapa atau media tanam

Untuk penyemaian benih

          Buat larutan dengan menggunakan 100cc larutan ekstrak bawang merah dicampur dengan 1 liter air hangat kuku. Rendam benih yang ingin ditanam selama 3-5 jam di dalam larutan yang telah dibuat. Tiriskan benih kemudian ditanam.

Untuk pembibitan

          Buat larutan dengan menggunakan 100cc ekstrak bawang merah dicampur dengan 100 liter air bersih. Rendam bibit tanaman yang ingin dipindahkan selama 10 menit kemudian ditanam.( )

Selasa, 20 Juli 2021

panitia kurban

Panitia kurban
1. Ketua (wajib ada) 
2. Sekeretaris (wajib ada) 
3. Bendahara (wajib ada) 

4. Seksi pemotongan sapi 1 =7orang
Seksi pemotongan sapi 2 =7orang
Seksi pemotongan sapi 3 =7orang 
Dst
(Menjagal+menyembelih+menimbang karkas+mengkuliti+menimbang distribisi+pembungkusan) 

5. Seksi pemotongan kambing 1 =1orang
Seksi pemotongan kambing 2 =1orang
Seksi pemotongan kambing 3 =1orang
Dst 
(Menjagal+menyembelih+menimbang karkas+mengkuliti+menimbang distribisi+pembungkusan) 

6. Seksi Distribusi ke peserta+khotib+imam = 1 orang
Anggota = disesuaikan kebutuhan
Tugas seksi distribusi
(Petugas/tim tanggung jawab sampai ke peserta+khotib/jika tujuan distribusi rumah peserta kurban+khotib+imam kosong dan tutup bisa dititipkan ke rumah sebelahnya, tdk perlu bolak balik mengantar/bila perlu didata telpon) 


7. Distribusi ke warga+mustahiq = 1 orang
Anggota = sesuai lebutuhan
(Petugas tanggung jawab sampai ke warga  /jika tujuan distribusi ke rumah warga kosong atau tutup bisa dititipkan ke rumah sebelahnya, tdk perlu bolak balik mengantar/bila perlu didata telpon) 

8.Seksi dokumentasi dan laporan kegiatan = 1 orang

9. Seksi keamanan (jumlah sesuai kebutuhan) 



Dasar-dasar (Ushul) Methologi Umum Mazhab

Dasar-dasar (Ushul) Methologi Umum Mazhab

Diriwayatkan oleh Shaimari dan Al-Khatib Al-Baghdadi dari Yahya bin Dzurais ia mengatakan, “Saya menyaksikan Sufyan dan didatangi seorang laki-laki dan berkata kepadanya; saya mendengar Abu Hanifah berkata, “Saya mengambil hukum berdasarkan kitab Allah, jika tidak ada maka dengan sunnah Rasulullah, jika tidak ada dalam kitab Allah dan sunnah Rasulullah maka saya mengambil perkataan sahabat, saya pilih-pilih perkataan mereka dan meninggalkan yang lain, saya keluar dari perkataan mereka pasti mengambil perkataan lainnya. Jika tidak ucapan mereka, yang ada hanya ucapan Ibrahim, Sya’bi, Ibnu Sirin, Hasan Bashri, Atha, Said bin Musayyib, dan yang lain (tabiin) maka mereka itu kaum yang berijtihad, maka saya berijtihad sebagaimana mereka.

Ibnul Makki meriwayatkan dari Sahal bin Muzahim, “Prinsip Abu Hanifah adalah mengambil dari yang dipercaya periwayatannya, menghindari keburukan, memperhatikan tradisi manusia yang baik, perdamaian dan kebaikan di atas mereka, mengambil qiyas, jika qiyas tidak tepat maka menggunakan istihsan yang sudah diterapkan, jika tidak maka apa yang dipraktikkan oleh umat Islam. Beliau menggunakan hadits yang disepakati keshahihannya.”

Bagi Abu Hanifah, Al-Quran adalah asal segala asal, prinsipnya prinsip, kaidahnya kaidah, sumber segala sumber, semua sumber dikembalikan kepadanya. Dia adalah cahaya syariat yang terang benderang. Sunnah adalah sumber kedua syariat, yang menjelaskan Al-Quran, menafsirkan.

Abu Hanifah mengambil yang shahih dari Nabi. Jika yang shahih dari beliau ada yang kata-kata yang bertentangan, maka diambil paling akhir dari keduanya. Ini berlaku hadits itu mutawatir dan ahad, kecuali jika bertentangan dengan qiyas yang rajih (kuat) yang dianggap sebagai asal yang pasti kebenarannya. Qiyas bukan berasal dari hawa nafsu atau berpaling dari hadits shahih, namun untuk meningkatkan kehati-hatian. Abu Hanifah sangat teliti dan berhati-hati dalam menerima riwayat terutam dalam hadits ahad yang bertentangan dengan kaidah dan asal umum dalam syariat.

Abu Hanifah mengatakan, “Jika hadits shahih, maka itu madzhabku.” “Tidak halal bagi seseorang mengikuti perkataan kami jika tidak mengetahui darimana kami mengambil.” “Haram seseorang yang tidak mengetahui dalilku berfatwah dengan perkataanku.” “Kami manusia, mengatakan sesuatu hari ini dan mengoreksi besok.” “Jika aku mengatakan perkataan yang bertentangan dengan kitab Allah dan hadits Rasulullah maka tinggalkan perkataanku.”

Demikian pula, jika dalam Al-Quran atau sunnah tidak ditemukan nash, dan ada ijma, maka dia didahulukan. Perkataan sahabat jika beragam, maka dipilih maka yang paling dekat dengan nafas dan ruh syariat, tidak perlu memilih perkataan yang lain. Jika tidak ditemukan dalam Al-Quran, hadits, ijma, dan perkataan sahabat, maka berijtihad dengan qiyas yang benar. Qiyas tidak boleh didahulukan dari sumber-sumber yang disebutkan sebelumnya.

Sabtu, 17 Juli 2021

PESERTA QURBAN SAPI-KAMBING MASJID NURUL ABROR RW 05 Mejasem Barat Tahun 1442 H/2021M.

. *UPDATE PENDAFTARAN* PESERTA QURBAN SAPI-KAMBING *MASJID NURUL ABROR* RW 05 Mejasem Barat Tahun 1442 H/2021M.

1. *Cholida Sofi binti H. Agus Sofi* 
*(UPDATE)* 
2 *Drs.Bambang Setyawan, MM (UPDATE)* 
3. *Ibu Sri Ani* *Handayani RT 02* binti Handi Harto *(UPDATE)* 
4. *Ibu Hj. Retno Widowatiningrum binti Sayono Ciptodarmojo. RT 01*
 *(UPDATE)*
5. *Drs Bambang Sekti MM*
*(UPDATE)*
6.  *Bpk Dwi  Setiawan, S.Pd. MM*
*(UPDATE)* 
7. *H.Sulistiono, S.Pd*
*(UPDATE)*
8. *Bu Budi Wuryaningrum bt Kasmui* (bu Slamet Riyadi) RT07 RW05
*(UPDATE )*
9. *Bu Hj. Sumiarti, S.Pd* RT02 RW05 Semanggi V 
*(UPDATE)*
10 *Bp H. Sismiyadi, S.Pd* RT 01
*(UPDATE)*
11. *ibu Sunarti binti Roestam* (RT  07 RW  05 no  15 Jln Merapi 1)
*(UPDATE)*
12. *Ibu MURNIAWATI binti Bp MARDI* . alamat jln Merapi I no 15 RT 07 RW 05. 
*(UPDATE)*
13. *ADIONO DWI SATYA bin Ir. Eko Setiawan M.Hum RT 01*
*(UPDATE)*
14. *Bu Siti Lestari ( Bu Yanuar )* RT 01  
*(UPDATE)*
15. *H. Slamet, S.Pd.  RT 04*  
 *(UPDATE)* 
16 *MARIA FITRIANA BINTI BP AGUS SYAHID* jln Melati 4 no 20 (kel Mba Murniawati, jln Merapi 1 no 15) 
 *(UPDATE)* 
17. *Ir. DARYATI, MM.  Jl Semanggi III  (UPDATE)* 
18. *Darto bin DURAHMAN RT 02 (UPDATE)* 

19. *Hamba Allah* 
20.. *RIZKI NURUL INAYAH binti Masduki RT 05 RW 05* JL LAWU
21 *BU ISTIQOMAH RT 01*


*PESERTA KURBAN KAMBING* (terdaftar) 
1. Bp. R. Herwanto HD. Sindoro No. 1
2. Bp Hermanto jl sindoro 24 (atas nama .......) 
3. Bp Hermanto jl sindoro 24 (atas nama .......) 
4 ......,.......... 
5. ......... .... 
6. .............. 


🙏🙏🙏

Sabtu, 10 Juli 2021

Imam Ja’far Ash-Shadiq :: "Hindarilah melakukan safar (bepergian) pada hari ketiga, keempat, ke 21 dan ke 25 setiap bulan, karena hari-hari itu adalah hari nahas." (Makarimul Akhlaq: 424)

Hari Baik dan Hari Sial Menurut Kalender Hijriyah

Ada hari baik dan ada juga hari sial/hari buruk (hari nahas). Konsep hari baik dan hari sial merupakan konsep yang sudah lama ada bahkan tertera dalam kitab suci dan juga kita-kitab para ulama. Allah tentu berkehendak memberikan keistimewaan pada hari tertentu dan juga tempat tertentu. Manusia kemudian berikhtiar secara batin untuk menemukan pertanda apakah suatu hari itu baik atau sial.

Allah swt berfirman:

"Sesungguhnya Kami menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus." (Q.S Al Qomar: 19).

"Kami menghembuskan badai dalam beberapa hari yang nahas, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan di akhirat lebih menghinakan sedangkan mereka tidak diberi pertolongan." (QS. AL Fushshilat : 16)

Tentang hari-hari pilihan, Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: "Hindarilah melakukan safar (bepergian) pada hari ketiga, keempat, ke 21 dan ke 25 setiap bulan, karena hari-hari itu adalah hari nahas." (Makarimul Akhlaq: 424)

Di Indonesia sendiri sejak jaman nenek moyang telah berkembang ilmu primbon jawa yang dapat memetakan hari baik dan juga hari naas sebagai pedoman dalam melakukan aktivitas seperti memulai usaha, membangun rumah, pindah rumah, akad nikah, bepergian dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah hari baik dan hari nahas berdasarkan KALENDER HIJRIYAH yang didapat dari Imam Ja’far Ash-Shadiq :

Tanggal 1 : Baik untuk menjumpai penguasa, mencapai hajat, jual-beli, bercocok tanam, dan bepergian.

Tanggal 2 : Baik untuk bepergian, dan mencapai hajat.

Tanggal 3 : Buruk dan tidak baik untuk seluruh kegiatan

Tanggal 4 : Baik untuk perkawinan, dan tidak disukai untuk bepergian.

Tanggal 5 : Buruk dan nahas.

Tanggal 6 : Diberkati, baik untuk perkawinan, dan mencapai hajat.

Tanggal 7 : Diberkahi, terpilih dan baik untuk segala yang diinginkan dan rencana usaha.

Tanggal 8 : Baik untuk semua hajat kecuali bepergian.

Tanggal 9 : Diberkahi, baik untuk semua yang diinginkan manusia, dan siapa yang bepergian pada hari ini ia akan dianugerahi harta dan akan melihat setiap kebaikan dalam bepergiannya.

Tanggal 10 : Baik untuk semua hajat kecuali mendatangi penguasa; orang yang lari dari penguasa pada hari ini ia akan tertangkap; orang yang kehilangan sesuatu akan didapatkan; hari ini sangat baik untuk jual-beli.

Tanggal 11 : Baik untuk jual-beli, dan mencapai semua hajat kecuali mendatangi penguasa; dan baik untuk melakukan persembunyian.

Tanggal 12 : Hari ini baik dan penuh berkah; capailah hajat anda dan berusahalah insya Allah tercapai.

Tanggal 13 : Sepanjang hari ini nahas, maka waspadalah dalam seluruh urusan.

Tanggal 14 : Sangat baik untuk mencapai seluruh hajat dan usaha.

Tanggal 15 : Baik untuk semua hajat yang diinginkan, maka capailah hajat Anda, insya Allah tercapai.

Tanggal 16 : Buruk dan tercela untuk segala sesuatu.

Tanggal 17 : Baik dan terpilih untuk mencapai keinginan, perkawinan, jual-beli, bercocok tanam, mendirikan bangunan, mendatangi penguasa untuk suatu hajat, insya Allah tercapai.

Tanggal 18 : Terpilih dan baik untuk bepergian, dan mencapai hajat; orang yang melakukan perlawanan terhadap musuhnya ia akan memperoleh kemenangan dengan kekuasaan Allah

Tanggal 19 : Terpilih dan baik untuk seluruh amal perbuatan; anak yang dilahirkan pada hari ini ia akan diberkahi.

Tanggal 20 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai hajat, bepergian, mendirikan bangunan, bercocok tanam, melangsungkan resepsi perkawinan, dan mendatangi penguasa; hari ini penuh berkah dengan kehendak Allah swt.

Tanggal 21 : Hari nahas sepanjang hari.

Tanggal 22 :Terpilih dan baik untuk jual-beli, mendatangi penguasa, bepergian, dan bersedekah.

Tanggal 23 :Terpilih dan sangat baik khusus untuk perkawinan, perdagangan, dan mendatangi penguasa.

Tanggal 24 : Hari nahas dan tercela.

Tanggal 25 : Buruk dan tercela, waspadalah melakukan sesuatu.

Tanggal 26 : Baik untuk mencapai seluruh hajat kecuali perkawinan dan bepergian; hendaknya bersedekah Anda akan merasakan manfaatnya.

Tanggal 27 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai semua hajat dan apa yang diinginkan, dan mendatangi penguasa.

Tanggal 28 : Berimbang antara baik dan buruk.

Tanggal 29 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat orang yang sakit pada hari ini akan cepat sembuh; orang yang bepergian pada hari ini hartanya akan terkena musibah,dan orang yang lari akan kembali.

Tanggal 30 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat, jual-beli, perkawinan, dan bercocok tanam; orang yang sakit pada hari akan cepat sembuh; anak yang lahir pada hari ini ia memiliki sifat tabah dan diberkahi, dimuliakan urusannya, jujur lisannya, dan setia terhadap janji.

Tanggalan diatas adalah prediksi yang bersifat umum. Artinya pada tanggal tersebut ada kecenderungan secara umum kebanyakan manusia akan mengalami hal baik atau buruk sesuai karakter hari tersebut. Apakah nantinya akan menimpa diri kita atau tidak akan bergantung pada faktor lainnya juga misalnya amal kebajikan kita, ibadah kita, keyakinan kita, pikiran positif/negatif kita, takdir dan lain sebagainya. Jadi jikapun anda harus beraktivitas pada hari nahas, maka disarankan pada hari itu melakukan sedekah atau memperbanyak zikir, mengingat Allah, memohon ampun dll.

Rabu, 16 Juni 2021

Data PESERTA QURBAN 1440H

*Data PESERTA QURBAN*

*Masjid Nurul Abtor RW 05* *Mejasem Barat*
*Thn 1440 H/2019 M.*


1. *Kel. H. Agus Sofi an: Alm.Muslim Adipranoto  bin Mohammad Fadhil* 
2. *Kel Drs Bambang Sekti MM* 
3. *kel H. Sismiyadi*
4. *kel H.Sulistiono, S.Pd*
5. *Kel H. Slamet, S.Pd.*
6.  *Kel Bpk Drs. Bambang Setyawan, MM*
7. *Kel Bp Dwi  Setiawan, S.Pd. MM.*
8. *Bpk Abdul Jamil*
9. *Ibu Hj. Retno RT 01*
10 *Ibu Yanuar RT 01*
11 *Ibu Istiqomah RT01*
12. *Bpk Wendy Wirawan An.Anggito bin wendy wirawan*
13. *Bp Suparno RT06*
14. *Agus Sutiono bin Sugiman (an. Danuroh RT06)* 
15. *Hj. Sumiarti S.Pd, RT02.* 
16. *Bp Budi Mulyono RT02*
17. *Bp Slamet riyadi. RT07 (an. Ibu Budi Wurtiningsih binti Kasmui )*
18. *H.Suryono Jl Pala Raya*
19. *Mas Kasan bin kosim*
20. *Bpk. Kusnanto*
21. *Ir. Eko Setiawan, M.Hum*
22 *Bp Iman Syaefudin Pala Raya*
23. *Mas Elang RT06*
24. *Bp Syamsul Rizal segarawana*
25. *Bp Zaenal Asyiqin jl Bung Tomo*
26. *Sdri Numairi RW 17*
27. ........ 
28. ........ 


*Monggo dilanjut peserta berikutnya,bisa ditulis sendiri.*
*Terima kasih*

Minggu, 13 Juni 2021

Melihat kematian covid

Melihat kematian covid sama melihat potensi kematian karena gempa, kecelakaan, likuivaksi, bumi meleleh, meteor jatuh, mati karena nglindur,  supaya bersyukur supaya berfikir dikelilingi macem macem kematian tapi masih hidup sejak nabi adam begini cara Allah mengingatkan supaya bersyukur

قُلْ اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلّٰهِ رَبِّقُلْ اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ 

"Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,"
(QS. Al-An'am 6: Ayat 162)

Kematian karena bumi melelh (tamur) Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَ رْضَ فَاِ ذَا هِيَ تَمُوْرُ 

"Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?"
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 16)

Kematian karena badai berbatu dari langit ( meteor) Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَآءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَا صِبًا ۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ

Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku."
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 17)