Sabtu, 02 Oktober 2021

istimbath dan tarjih

Istinbath merupakan tata-cata atau metode dalam menggali dalil-dalil wahyu ─yaitu; al-Quran dan Sunnah─ untuk ditelorkan ke dalam bentuk hukum. Secara ringkas disebutkan bahwa sumber yang disepakati terbagi menjadi dua yaitu berupa wahyu dan bukan wahyu.
 
Tarjih

Konsep Tarjih dalam Ilmu Ushul Fiqih

Abstract

Tarjih pada prinsipnya adalah memilih dan mengamalkan dalil atau alasan yang terkuat diantaranya dalil-dalil yang tampak adanya perlawanan satu sama lainya. Munculnya upaya tarjih adalah karena adanya perlawanan diantara dalil-dalil hukum yang akan dijadikan hujjah atau alasan dalam menetapkan hukum, yang dalam hukum fiqhi dikenal dengan istilah ; (مسبا لك الترجيع) yakni langkah-langkah pentarjihan yang terbagi kepada dua bagian, yaitu tarjih terhadap dalil-dalil nash yang berlawanan dan tarjih terhadap qiyas. Para ulama sepakat bahwa pada dasarnya tidak terdapat perlawanan pada dalil nash. Terjadi perlawanan tersebut hanyalah didasarkan pandangan mujtahid dari segi zahirnya nash. Atau menurut pandangan al-Syaukani dan al-Qhazali bahwa perlawanan itu hanya pada nash yang zanny, bukan yang qath’iy. Jika terjadi perlawanan pada nash-nash yang zanny, maka jalan penyelesaiannya adalah lewat tarjih yakni dengan yang berpegang  kepada yang terkuat dan meninggalkan yang lainnya. Meskipun tetdapat perbedaan cara pentarjihan terhadap dalil nash yang berlawanan, namun pada prinsipnya ulama ushul sepakat bahwa yang diamalkan adalah yang lebih hemat (راجع). inilah prinsip dasar tarjih dengan meninjau segala-galanya.    

Senin, 13 September 2021

Kata-kata Mutiara Gus Baha


28 Kata-kata Mutiara Gus Baha, Menyejukkan Jiwa

KH. Ahmad Bahauddin / Gus Baha (Instagram)
,
Jakarta - Kata-kata mutiara Gus Baha mempunyai makna yang dalam dan menyejukkan hati. Bagi yang belum tahu, Gus Baha merupakan satu di antara ulama ternama di Indonesia.

Pria bernama lengkap KH. Ahmad Bahauddin Nursalim itu kini menjadi pengasuh Pondok Pesantren Al Quran di Rembang, Jawa Tengah.

Gayanya yang sederhana membuat Gus Baha dikagumi banyak orang dari berbagai kalangan.

Santri kesayangan almarhum KH. Maumoen Zubair tersebut juga memiliki pengetahun yang mendalam tentang Al-Qur'an. Wajar tentunya jika Gus Baha sangat ahli tafsir Al-Qur'an.

Di sisi lain, metode ceramah Gus Baha dengan bahasa-bahasa sederhana membuat banyak orang menyukainya. Tak hanya itu, ceramah dari Gus Baha juga sangat menyejukkan hati.

Banyak terdapat kata-kata mutiara Gus Baha yang menjadi pegangan orang-orang yang mendengarkan ceramahnya.

Berikut ini kumpulan kata-kata mutiara Gus Baha, seperti disadur dari Dream, Jumat (19/6/2020). 

2 dari 2 halaman

Kata-kata Mutiara Gus Baha



Ilustrasi Ibadah. Credit: pexels.com/AliArapoglu

1. "Seberapa besar pengorbanan yang ia lakukan, maka dari situlah kita akan tahu betapa besar cintanya kepadamu".

2. "Untuk menjadi yang terbaik. Kamu harus mempunyai mimpi yang besar serta semangat untuk mewujudkannya".

3. "Harapan dan keinginan ini seharusnya sejalan. Ya sejalan dengan betapa besar usaha yang kamu lakukan dalam mewujudkannya".

4. "Sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil, padahal dari sanalah sesuatu yang besar lahir dan tumbuh".

5. "Saat kamu merasa tidak ada orang yang berada di pihakmu, tenanglah karena Allah selalu bersamamu".

6. "Allah mengabulkan doa-doa ketika kita sudah siap, bukan ketika kita menginginkannya".

7. "Jangan membenci orang yang sedang kafir saat ini, bisa saja suatu saat orang tersebutlah yang mensyafaati kamu. Tirulah Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang berdoa kepada Allah SWT untuk Sayyidina Umar Bin Khatab yang saat itu sedang kafir".

8. "Allah tidak pernah ingkar pada hamba-Nya, meski sekecil biji Zarrah pun janji Allah selalu ditepati".

9. "Terkadang, mungkin Allah membuat hamba-Nya merasa kecewa, namun percayalah Ia hanya ingin engkau kembali berharap hanya kepada-Nya".

10. "Allah akan mengganti semua luka yang pernah engkau rasakan dengan kebahagiaan yang tak pernah terduga".

Backfill-Bola-5

11. "Jangan pernah putus asa saat merasa dalam kesulitan, sebab Allah menyertakan kemudahan setelah kesulitan".

12. "Bersyukur itu perlu terus latihan. Jangan hanya rasa syukur hanya saat memiliki sesuatu".

13. "Tak masalah saat ini kamu miskin. Bisa jadi itu alasan Allah kelak untuk membawamu ke surga-Nya".

14. "Di akhirat, kenangan yang paling indah di dunia adalah, seberapa sering kita sujud kepada Allah SWT".

15. "Cinta mungkin terkadang membuatmu rapuh, tetapi berterima kasihlah kepadanya, karena cinta darinya bisa membuatmu lebih kuat dari sebelumnya".

16. "Hidup yang keren adalah hidup yang pola pikirnya menunggu waktu ibadah sambil melakukan kemanfaatan".

17. "Sebuah langkah kecil merupakan sebuah awal yang begitu panjang".

18. "Sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil, padahal dari sanalah sesuatu yang besar lahir dan tumbuh".

19. "Kebodohan itu merusak, tetapi merasa dirinya paling pintar lebih merusak".

20. "Yang abadi adalah yang kita sedekahkan".

21. "Sebesar apa pun dosa seseorang, tidak ada yang berhak menghalangi rasa cinta hamba pada Tuhannya, meski cara yang digunakan untuk menunjukkan rasa cinta itu terasa aneh di mata kita".

22. "Barang siapa belajar tanpa guru, maka gurunya adalah setan".

23. "Salah satu kebiasaan buruk manusia ialah suka membawa-bawa nama Allah untuk kepentingan dirinya, seolah-olah apa yang ada di pikirannya selalu sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah".

24. "Cinta mungkin terkadang membuatmu rapuh, tetapi berterima kasihlah kepadanya, karena cinta darinya bisa membuatmu lebih kuat dari sebelumnya".

25. "Kebodohan itu merusak, tapi sok pintar itu jauh lebih merusak".

26. "Kita ini mudah mencintai orang yang berjasa dalam hidup kita, tapi kenapa tidak mudah mencintai Allah yang jasa-jasanya sangat besar dalam hidup kita".

27. "Untuk memperbaiki manusia itu butuh proses, tidak bisa langsung dihabisi. Jika tugas kenabian hanya untuk menghabisi keburukan, tentu bermitra dengan Izrail jauh lebih efektif ketimbang bermitra dengan Jibril".

28. "Mencintai tidak cukup dengan tidak melukai yang dicintai. Tapi, juga harus sabar saat dilukai yang dicintai".

 

Disadur dari:  (Reporter: Reni Novita Sari. Published: 8/6/2020).

Adab Menagih Hutang


4 Adab Menagih Hutang dalam Islam, Salah Satunya Saat Jatuh Tempo Sesuai Kesepakatan

September 11, 2021  

 Ini terkadang kita merasa tidak enak untuk menagih hutang kepada orang lain.

Memberi bantuan berupa meminjamkan uang kadang lebih mudah dibanding menagih hutang tersebut.

Saat menagih hutang pun jangan hanya memikirkan uang bisa kembali dengan menghalalkan berbagai cara dan tindakan.

Tentu ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam menagih hutang. Seperti dalam agama islam mengajarkan adab dalam menagih hutang.

Dikutip dari postingan akun Instagram @bimasislam yang diunggah pada 09 September 2021.

Ada 4 adab menagih hutang menurut islam yang bisa dilakukan

1. Tagihlah hutang saat sudah jatuh tempo sesuai kesepakatan

Menagih hutang dilakukan saat waktu yang telah disepakati bersama sudah jatuh tempo.

Hal ini dijelaskan dalam kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah bahwa Imam Ahmad bin Hanbal berkata "Selayaknya pemberi pinjaman untuk menepati janjinya,".

2. Tagihlah hutang dengan cara yang baik

Menagih hutang dengan menggunakan cara yang sopan dan baik-baik.

Sebagaimana Hadits Riwayat Ibnu Majah "Siapa yang menuntut haknya, sebaiknya menuntut dengan baik, baik kepada orang yang ingin menunaikannya atau pada orang yang tidak ingin menunaikannya,"

3. Jangan menyulitkan yang berhutang bila belum mampu membayar

Bila yang berhutang belum mampu untuk membayar hutangnya, maka sebaiknya tunggulah sampai dia mampu membayar.

Bila perlu maka bebaskanlah hutangnya tersebut.

4. Tidak boleh mengambil keuntungan dari utang

Dalam memberi pinjaman utang maka janganlah mengambil keuntungan yang mengandung riba seperti bunga pinjaman

Minggu, 29 Agustus 2021

Cara Ijtihad Imam Syafi’i

Cara Ijtihad Imam Syafi’i
Cara-Cara Ijtihad Imam Syafi’i

Seperti Imam Madzhab lainnya, Imam Syafi’i menentukan thuruq al-istinbath al-ahkam tersendiri. Adapun langkah-langkah ijtihadnya yang dijelaskan dalam buku karangan Teungku Muhammad Hasbi Ash Shiddiqiey pada tahun 1997 yang berjudul “Pengantar Hukum Islam” adalah sebagai berikut :

1) Dhahir-dhahir Al-Qur’an selama belum ada dalil yang menegaskan, bahwa yang dimaksud bukan dhahirnya.
2) Sunnatur Rasul
As-Syafi’i mempertahankan hadits ahad selama perawinya kepercayaan, kokoh ingatan dan bersambung sanadnya kepada Rasul. Beliau tidak mensyaratkan selain daripada itu. Lantaran itulah beliau dipandang Pembela Hadits. Beliau menyamakan Sunnah yang shahih dengan Al-Qur’an.
3) Ijma’
Menurut pahamnya ialah : “tidak diketahui ada perselisihan pada hukum yang dimaksudkan”. Beliau berpendapat, bahwa meyakini telah terjadi persesuaian paham segala ulama tidak mungkin.
4) Qiyas
Beliau menolak dasar istihsan dan dasar istishlah. Metodologi ijtihad Imam Syafi’i tidak ada yang menggunakan logika kecuali terbatas pada Qiyas saja.
5) Istdlal
As-Syafi’i dapat memahamkan dengan baik fiqh ulam Hijaz dan fiqh ulama Iraq dan beliau terkenal dalam medan munadharah sebagai seorang yang sukar dipatahkan hujjahnya.

https://stisalmanar.ac.id/2020/09/09/imam-syafii-madzhab-dan-metodologinya/

Senin, 23 Agustus 2021

dzikir rutin

Kàlau bisa rutin *habis salat fardhu* baca,
1. Baca *fatihah 7x* sbg rasa syukur,
2. Baca *alamnasyrah 7x* tanda telah dipermudah Allah, 
3. Baca *al ikhlas 7x* hati kita menerima putusan hakim yg kabulkan Allah swt,

Insya Allah akan ber-aura positip kpd diri kita sendiri. 

 cukup tiap hari jumat
1.baca yasin 1x (7mnt) baca waqiah 1x(4mnt) bada magrib dan bada subuh (kalau terbiasa/ hafal) 
2. istighfar3x, tiap hbs salat
3. bismillahi la yadhurru ma'asmihi saiun fil ardhi wala fis-samaa wahuassamiun aliim 3x (tiap bada magrib dan subuh) 
4. *Subhanallah wabihamdihi, astaghfirullah* 100x (sebelum salat subuh sesudah adzan) 
5. *Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil adziim* 100x (sebelum atau sesudah salat magrib)

Rabu, 18 Agustus 2021

Nyifati Mahluq niku fana x Nyifati Allah baqo

*Ketakutan berlebihan* menjauhi orang yg *sembuh covid* justru sangat mudah *kena covid* karena *imun akan turun terus* tiap hari tanpa disadari. 
*suatu tidak kriminal* kalau ada warga yang sampai megusir dan atau melempari *isoman* yg hendak membeli makanan, karena alasan ga ada saudara atau warga lingkungan yg bisa bantu kirim makanan 😭 

*Jangan sampai warga bertindak tanpa budi pekerti yg luhur* kita bisa bandingkan *warga berjuang takut tertular*, sementara *isoman berjuang untuk hidup* melawan sakit dan lapar. Ya Allah kasihan sekali isoman 😭

*Nyifati Mahluq,* niku fana (mudah rusak), bakal mati, *pangkate presiden* tetep mahluq ora mangan sedina awake krasa lemes, sedang *Allah niku Kholik* sifate baqo *(kekal abadi)*, *tidak butuh makan-minum*, *tidak tidur, tidak mati*.  
      
*covid niku makhluqe Allah*, yg sangat lemah, kena sabun mati, kena panas matahari mati, kena antibiotik mati  kena minyak kayu putih mati, wong jawa jamu kena pahite suruh mati, kena pahite mahoni mati, kena pahite temu ireng mati. Wonten penyakit Allah mpun siapkan obat diseluruh bumi. 

takut *makhluq covid* berlebihan sampai menjauhi isoman dan keluarganya niku sami kalih mboten faham *majikane covid niku Allahul-kholik* ibarat  anjing galak di suatu rumah bakal nurut kalih majikan menawi wonten tamu mboten dikenal bakal menyalak terus, bahkan menggigit bila tamu maksa mlebet rumah tsb.)

*Tidak takut kena covid* niku nggih *mudah kena covid* kemungkinan wonten *keselip debu jumawa,* keselip debu jumawa teng ilmune, keselip debu jumawa teng bandane, keselip debu jumawa teng derajate, keselip debu jumawa teng mpun divaksin, keselip debu jumawa teng imane  tanpa  protokol ihktiar, keselip debu jumawa teng pemahaman taqdir baik dan buruk, keselip debu jumawa teng sanad *shaff rapat* sesuai sunnah nabi, keselip debu jumawa terlalu khusuk ga bakal kena covid.
Tapi Allah dzat ymsing paling pirso atine menungso
*"hanya Allah ingkang berhak nggadahi pakaian kebesaran sebagai sang pencipta al-kholik"*

Jumat, 13 Agustus 2021

aura jawa

 Jadi orang baik 

1. Nrimo ing pandum, nrimo weling, ngurmati karya, ngregani weneh, manut

2. Andap Asor, tata krama, sopan santun, luhur budi, 

3. Guyon, gampang syukur, gampang mesem, ngguyu , nrima takdir, ngelawan murung, ngelawan nesu, ngelawan susah, ngelawan wedinan

4. Unggah ungguh, ngurmati wong sing luwih tua

Jadi orang bagus

*1.Ngeyelan,* mbantahan, kerep nyanggah, protesan
*2.Ndableg,* angel tuturane, *3.Ngadirake* kumoluhur, _jumawa_ alime, ilmune, amale, wacanane, bandane, derajate 
*4.Ngeluhan* kurang syukur, nesunan, murungan, gampang sedih, wedinan, penakut, afraid (didepan umum)
*5.Ngenyék,* suka ngéjék, nyindir, nyinyir, suudzon, energi negatif.