Selasa, 14 Agustus 2018

Catatan Rencana Prioritas finishing lantai atas pekerjaan pemasangan

Prioritas finishing lantai atas pekerjaan pemasangan

1. kanopi teras pintu   =   7.0 jt
2. granit lantai dalam  = 26.7 jt
    15x10x250
3. tralis stenlis+kaca   = 21.0 jt
4. kusen alumuniun k1= 45.0 jt
5. granit luar+tangga.  = 12.0 jt
6. tralis tangga+luar.    = 25.0 jt
7. kubah Diameter 7m = 47.0 jt
              Jumlah RAB   = 183. jt

Senin, 13 Agustus 2018

Usaha Produktif

insya Alloh segera hadir
RUKO SEMANGGI 3
Ruko 100 % Murni Syariah PERTAMA DI TEGAL 

======================================

PROSES PEMBELIANNYA SESUAI SYARIAT ISLAM
⛔ Tanpa BANK
⛔ Tanpa BUNGA
⛔ Tanpa DENDA
⛔ Tanpa SITA
⛔ Tanpa PENALTI
⛔ Tanpa BI CHECKING
⛔ Tanpa AKAD BERMASALAH

✅ Lingkungan islami
✅ Tetangga Berkualitas
✅ Ruko Halal
✅ Rumah dan Toko Barokah
✅ Program Usaha islami

======================================

KEUNGGULAN LOKASI RUKO SEMANGGI 3:

1 Menit Masjid Nurul Abror
3 Menit Pasar Mejasem Tegal
10 menit Stasiun Kerata Tegal
7 Menit Sekolah Transportasi Umum Asean
15 Menit Universitas Pancasakti Tegal
10 Menit Perkantoran dan Bank
7 Menit Jalan Pantura Tegal Jakarta-Semarang
8 Menit RSU Mitra Siaga Tegal
10 Menit RSUD Kardinah Tegal
10 Menit Pusat kuliner Tegal Laka Laka
10 Menit Pusat Kota Alun2 Tegal
15 Menit Akses Pintu Toll Adiwerna Tegal
7 Menit GOR Wisanggeni Tegal
9 Menit Kolam Renang Samudra Tegal
==============================

Insyaa Allah GATHERING AGENT MARKETING akan di laksanakan di:
Hari              : SABTU
Tgl                : 18 AGUSTUS '18
Jam             : 09.00 - 13.00 WIB
Tempat       : Riez Palace Hotel

NB:
- Dapatkan Fee Agent MENARIK
- Infaq Konsumsi Rp 50.000,- / Orang
( SNACK, HOT TEA , COFfEE and LUNCH )
Transfer REK :
Bank Muammalat Tegal
Kode
Ac :
An : AMIR EFFENDI OR WARTONO

- Pendaftaran dan pembayaran paling lambat tanggal 15 Agustus 2018

Untuk ikut *GATHERING AGENT MARKETING* silahkan *DAFTAR*

Nama.             :
Alamat.           :
Nomor hp/wa :

Marketing Syariah *RUKO SEMANGGI 3*

HUB :
H. AMIR EFFENDI, S.Ag.
Tlp / Wa +62 823-5919-9102

Ust. WARTONO, S.Pd.I
Tlp / Wa +62 813-9179-7693

Minggu, 12 Agustus 2018

Update Catatan tg 12/8/2018 Pengecoran Masjid Nurul Abror

Update pengecoran masjid tgl 12/8/2018 

pengeluaran pengecoran atap masjid lantai atas tgl 12/8/2018 
1 upah tukang (2 org).     =   400 rb
2 upah kenet1 (3org)       =   375 rb 
3 upah kenet2 (9 org).     =   900 rb
4 upah kenet3  (1 org).    =      75 rb
5.uph krja 6,13/8/18 dll   =   775 rb
6.makan siang 50 org+jajan+teh panas hari H saat pengecoran.              =   450 rb 
7. pasir 2 dam  12/8/18  = 1.200rb 
8. lain2                               =    190rb 
9. bata                     .          =    100rb 
10 sewa molen 2hr          =    900rb
11 ember cor 10               =     60rb
12 split 7000kg                 = 1.121rb
13 semen 32sak (bm30) = 1.726rb
14. bismatel (beton)        =    27,5rb  15. lain2 dansos.              =.  300 rb

JumlahTotal pengeluaran cor = 8.199.500 (Delapan juta seratus sembilan pulh sembilan lima ratus rupiah) 

Pemasukan wakaf 12/8/2018 dan sumbangan lain
1. hamba Alloh (b.kh) = 500rb
2. sumarni (almh)        = 500rb    pengabean, pa rw, ke sujahri
3. kas jumat (sujahri) =1.421rb                          4. ibu yuliar smg raya = 1.000 rb                                     Jumlah masuk   = 3.421rb

5.10 ember cor ( balaswad) 

6. air mineral 2 dus (h.slamet)

Kekurangan biaya Pengecoran tgl 12/8/2018 :

1. Bayar Pasir 1 dam.        =    600rb 
2. beli ember cor 10          =      60rb
3. Bayar semen 32 sak     = 1.726rb
4. Bayar Upah Tukang   .  = 1.500rb
5. Sewa molen 2 hari.       =.  900rb
6. kekurangan upah kerja =.  100rb
7. lain lain.                     .    =    165rb

Jumlah Total = 5.051 rb (Lima juta  lima puluh satu ribu rupiah)

Barokalloh wa Jazakumullah khoiran katsiran wa khoiran jaza, serta dilipatkan amal kebaikannya di dunia dan akhirat, 

aamiin 3x Ya Roobal 'aalamiin

************************************

Pengeluaran tg 5/8/2018

1. material  split      = 1,350rb
2. pasir    2 DAM     = 1,200rb
3. semen 100 sak   = 5,100rb
4. upah kerja 6 org  = 1,000rb
5. makan+jajan+teh=    650rb
6. sewa molen.        =    450rb
                Jumlah = 10.3 jt

Pemasukan wakaf
dwi setiawan 1jt
yuli witanto.   1jt
h irwan         500rb
hj karsiyati   500rb
M.H.Agus.   500rb
widodo         500rb
     Jumlah1=  4 juta

wakaf diterima via bpk sujahri
h. suryono .             1jt
Hamba Alloh (bst) 1 jt
herliyanto                200rb
sari prabandari       300 rb
heru nurcahyo         500rb
                 Jumlah2= 3 jt

Jumlah pemasukan tg 5/8/18

=jml1+ jml2= 7jt 

kekurangan dana pengecoran tg 5/82018

= 10,3 jt - 7jt = 3,3 juta (tiga koma tiga juta rupiah)

Jazakumullah khoiran katsiran wa khoiran jaza, serta dilipatkan amal kebaikannya di dunia dan akhirat, 

aamiin 3x Ya Roobal 'aalamiin

update yg lain menyusul mks


KSP Produktif

Ruko M36 = Dp100jt
KPR Koperasi Produktif = 200 jt
BH = 0.5 %
Flat tanpa riba tanpa sita
Tenor =180bln
Angsuran 1,11jt+1jt =2,11jt/bln
LT = 38m² = 100jt
LB = 64m² = 200 jt
luas lt dasar 4x8m² = 32m²
luas lt atas 4x8m² = 32m²
teras atas 1x4m²
Kamar tidur  4x4m²
KM 120x1m²

Biaya ajb notaris
Biaya sertifikat
pajak pembelian 5%
komisi 2,5%

Sabtu, 11 Agustus 2018

5 Biaya KPR yang Sering Terlupakan

5 Biaya KPR yang Sering Terlupakan oleh Pemula

Apa saja biaya-biaya KPR yang sering diabaikan oleh pemula? Kali ini Finansialku akan membahas beberapa biaya yang biasanya pemula akan lupa memperhitungkannya.

5 Biaya KPR yang Sering Terlupakan  oleh Pemula

Kami ucapkan selamat, jika saat ini Anda sudah menemukan rumah idaman. Sekarang saatnya Anda mencari tahu bagaimana cara mendanai rumah idaman Anda. Salag satu strategi pendanaan rumah adalah dengan menggunakan KPR (kredit pemilikan rumah).

Nah tentunya Anda sudah tahu kan hal-hal apa saja yang perlu Anda ketahui saat mengajukan KPR. Biasanya orang-orang yang baru akan mengajukan Kredit Pemilikan Rumah, sering lupa menghitung biaya KPR. Lho emang KPR tidak gratis ya? Biasanya bank mengenakan biaya KPR, terlebih untuk pengurusan KPR. Biaya pengurusan KPR tersebut dibebankan kepada nasabah atau kreditur (pemohon KPR). Jadi faktanya adalah selain mempersiapkan biaya untuk uang muka, Anda juga perlu mempersiapkan biaya KPR

Berikut ini lima biaya yang perlu Anda perhitungkan untuk mengurus KPR.

Biaya KPR #1: Biaya Notaris

Biaya pengurusan KPR yang pasti harus Anda kelauarkan adalah biaya notaris. Biasanya pihak pengembang perumahan (developer) dan bank memiliki notarisnya sendiri-sendiri. Masing-masing dari mereka melakukan pekerjaan yang berbeda, misal notaris dari pihak pengembang menyiapkan akta jual beli (AJB). Notaris dari bank menyiapkan akta Kredit. Siapa yang harus membayar biaya notaris? Ya tentu saja Anda sebagai kreditur, diharuskan untuk membayar biaya notaris.


 

Biaya yang harus dikeluarkan untuk notaris di kota Jakarta bisa mencapai Rp 5 juta (bahkan lebih). Angka tersebut bukan angka pasti, karena tergantung dengan feeyang dikenakan oleh notaris.

 

Biaya KPR #2: Pajak Penjualan dan Pembelian

Dalam pembelian rumah dikenal dengan istilah pajak penjualan dan pembelian. Pajak penjualan dan pembelian ini dibebankan ada yang dibebankan kepada pemilik rumah (perusahaan developer atau pemilik rumah sebelumnya) dan pembeli.

Pajak penjual dikenal juga dengan Pajak Penghasilan (PPH) besarannya adalah 5% dari harga jual. Dibayarkan oleh orang atau perusahaan yang menjual rumah.Pajak pembelian atau dikenal juga dengan istilah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang besarnya 5% x (Harga Jual – Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak). Besaran nilai tidak kena pajak berbeda-beda tergantung pada kota dan wilayah.


Pajak tersebut dapat dibayarkan melalui bank dan dilaporkan kepada kantor pajak. Cara lain adalah, Anda dapat sekaligus meminta bantuan notaris untuk melaporkan pembayaran pajak.

 

Contoh: Pak Ronald ingin membeli rumah seharga Rp 1.000.000.000.  Harga NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) rumah tersebut adalah Rp 900.000.000. Jadi Pak Ronal membeli rumah dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan NJOP. Diketahui nilai jual obyek pajak tidak kena pajak di daerah tersebut adalah Rp 100.000.000. Berapa pajak penjual dan pajak pembeli yang harus dibayarkan?

 

Pajak Penjual (PPH): 5% x Rp 1.000.000.000 = Rp 50.000.000

Jadi pihak penjual harus membayar pajak penjual sebesar Rp 50.000.000

 

Pajak Pembeli (BPHTB): 5% x (Rp 1.000.000.000 – Rp 100.000.000) = Rp 45.000.000

Jadi Pak Ronald sebagai pembeli harus membayar pajak pembeli sebesar Rp 45.000.000

 

Seperti contoh di atas, pajak yang harus dibayar oleh pembeli adalah Pajak Pembeli (BPHTB).

 

Biaya KPR #3: Biaya Provisi

Biaya Provisi adalah biaya yang dikenakan oleh bank kepada kreditur. Biasanya besaran biaya provisi adalah 1% dari total pinjaman KPR. Biaya provisi ini harus dilunasi sebelum akan kredit KPR dilangsungkan. Ada juga bank yang memotong biaya provisi dari jumlah kredit yang diterima. Biaya provisi boleh dibilang sebagai biaya adminstrasi bank yang berfungsi untuk kepengurusan KPR. Biaya provisi hanya akan dibayarkan sekali (pada saat pengajuan).

 

Melanjutkan contoh di atas. Pak Ronald memutuskan untuk membayar uang muka sebesar Rp 450.000.000. Sisanya Rp 550.000.000 dibiayai dengan kredit pemilikan rumah (KPR). Berapa biaya provisi yang harus dibayarkan oleh Pak Ronald?

 

Biaya Provisi = 1% x Rp 550.000.000  = Rp 5.500.000

Jadi Pak Ronald harus membayarkan biaya provisi sebesar Rp 5.500.000. Skema pembayarannya ada dua macam, yaitu:

Pak Ronald membayarkan ke bank sebesar Rp 5.500.000Bank memotong dari pinjaman yang diberikan. Jadi Pak Ronald hanya mendapatkan uang kontan sebesar Rp 544.500.000.

 

 

Biaya KPR #4: Biaya Asuransi Jiwa 

Sekarang kita akan berbicara mengenai risiko. Bank pasti akan melakukan mitigasi risiko atau mencari jalan keluar jika terjadi risiko. Risiko yang mungkin terjadi adalah: Siapa yang harus membayarkan sisa cicilan KPR, jika kreditur meninggal dunia? Apakah akan dibebankan kepada ahli waris? Apakah ahli waris mampu membayar cicilan KPR tersebut? Bagaimana jika ahli waris belum cukup umur dan masih dalam usia sekolah?

Salah satu solusi yang ditawarkan oleh bank adalah menggunakan asuransi jiwa yang nilai uang pertanggungannya sebesar dengan nilai kredit plus bunga. Jadi jika terjadi sesuatu dengan kreditur, maka bank akan menagih perusahaan asuransi jiwa. Hal ini menguntungkan kreditur, karena rumah akan dilunasi oleh perusahaan asuransi, tanpa menambah beban ahli waris.

 

Asuransi jiwa yang dikenakan biasanya asuransi jiwa tradisonal, jenis term life. Premi atau biaya yang harus dibayarkan untuk asuransi jiwa bergantung pada umur pemohon KPR, kondisi kesehatan, riwayat kesehatan dan kebiasaan (merokok atau tidak, obesitas atau tidak). Jika makin berisiko, tentu saya premi asuransi jiwa yang harus dibayarkan akan semakin mahal.

 

Biaya KPR #5:  Biaya Asuransi Rumah

Risiko kedua adalah risiko dari rumah yang dibeli. Apa yang harus dilakukan jika ada musibah kebakaran atau kerusakan akibat bencana alam, kerusuhan? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan asuransi rumahatau asuransi properti. Premi atau biaya asuransi rumah, biasanya lebih murah dibandingkan asuransi jiwa. Ada asuransi rumah yang hanya memberikan perlindungan terhadap kebakaran saja, tetapi ada juga yang memberikan perlindungan komplit – FLEXAS.

 

[Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Rumah yang Tepat]

 

Persiapkan Dengan Matang

Nah jadi ternyata ada banyak juga ya biaya-biaya KPR yang harus disiapkan, selain uang muka. Biaya-biaya tambahan tersebut jika dihitung-hitung bisa lebih dari 5% plafon pinjaman lho. Nah sebaiknya Anda membuat perbandingan-perbandingan produk KPR sebelum memilihnya. Pastikan Anda tidak lupa menghitung biaya KPR.

 

Apakah Anda pernah kaget atau bingung, kok biaya KPR saya lebih mahal dibandingkan perhitungan saya? Silahkan sharing pengalaman Anda, terima kasih.

 

 

Sumber Gambar:

Forgot – http://goo.gl/YSi5zw

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)



 



 

asmul husna

الله

Allah

Allah

1

الرَّحْمَنُ

Ar Rahman

Yang Maha Pengasih

2

الرَّحِيمُ

Ar Rahiim

Yang Maha Penyayang

3

الْمَلِكُ

Al Malik

Yang Maha Merajai/Memerintah

4

الْقُدُّوسُ

Al Quddus

Yang Maha Suci

5

السَّلاَمُ

As Salaam

Yang Maha Memberi Kesejahteraan

6

الْمُؤْمِنُ

Al Mu`min

Yang Maha Memberi Keamanan

7

الْمُهَيْمِنُ

Al Muhaimin

Yang Maha Pemelihara

8

الْعَزِيزُ

Al `Aziiz

Yang Maha Perkasa

9

الْجَبَّارُ

Al Jabbar

Yang Memiliki Mutlak Kegagahan

10

الْمُتَكَبِّرُ

Al Mutakabbir

Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran

11

الْخَالِقُ

Al Khaliq

Yang Maha Pencipta

12

الْبَارِئُ

Al Baari`

Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)

13

الْمُصَوِّرُ

Al Mushawwir

Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)

14

الْغَفَّارُ

Al Ghaffaar

Yang Maha Pengampun

15

الْقَهَّارُ

Al Qahhaar

Yang Maha Memaksa

16

الْوَهَّابُ

Al Wahhaab

Yang Maha Pemberi Karunia

17

الرَّزَّاقُ

Ar Razzaaq

Yang Maha Pemberi Rezeki

18

الْفَتَّاحُ

Al Fattaah

Yang Maha Pembuka Rahmat

19

اَلْعَلِيْمُ

Al `Aliim

Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)

20

الْقَابِضُ

Al Qaabidh

Yang Maha Menyempitkan (makhluk-Nya)

21

الْبَاسِطُ

Al Baasith

Yang Maha Melapangkan (makhluk-Nya)

22

الْخَافِضُ

Al Khaafidh

Yang Maha Merendahkan (makhluk-Nya)

23

الرَّافِعُ

Ar Raafi`

Yang Maha Meninggikan (makhluk-Nya)

24

الْمُعِزُّ

Al Mu`izz

Yang Maha Memuliakan (makhluk-Nya)

25

المُذِلُّ

Al Mudzil

Yang Maha Menghinakan (makhluk-Nya)

26

السَّمِيعُ

Al Samii`

Yang Maha Mendengar

27

الْبَصِيرُ

Al Bashiir

Yang Maha Melihat

28

الْحَكَمُ

Al Hakam

Yang Maha Menetapkan

29

الْعَدْلُ

Al `Adl

Yang Maha Adil

30

اللَّطِيفُ

Al Lathiif

Yang Maha Lembut

31

الْخَبِيرُ

Al Khabiir

Yang Maha Mengenal

32

الْحَلِيمُ

Al Haliim

Yang Maha Penyantun

33

الْعَظِيمُ

Al `Azhiim

Yang Maha Agung

34

الْغَفُورُ

Al Ghafuur

Yang Maha Pengampun

35

الشَّكُورُ

As Syakuur

Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)

36

الْعَلِيُّ

Al `Aliy

Yang Maha Tinggi

37

الْكَبِيرُ

Al Kabiir

Yang Maha Besar

38

الْحَفِيظُ

Al Hafizh

Yang Maha Memelihara

39

المُقيِت

Al Muqiit

Yang Maha Pemberi Kecukupan

40

الْحسِيبُ

Al Hasiib

Yang Maha Membuat Perhitungan

41

الْجَلِيلُ

Al Jaliil

Yang Maha Mulia

42

الْكَرِيمُ

Al Kariim

Yang Maha Mulia

43

الرَّقِيبُ

Ar Raqiib

Yang Maha Mengawasi

44

الْمُجِيبُ

Al Mujiib

Yang Maha Mengabulkan

45

الْوَاسِعُ

Al Waasi`

Yang Maha Luas

46

الْحَكِيمُ

Al Hakiim

Yang Maha Bijaksana

47

الْوَدُودُ

Al Waduud

Yang Maha Mengasihi

48

الْمَجِيدُ

Al Majiid

Yang Maha Mulia

49

الْبَاعِثُ

Al Baa`its

Yang Maha Membangkitkan

50

الشَّهِيدُ

As Syahiid

Yang Maha Menyaksikan

51

الْحَقُّ

Al Haqq

Yang Maha Benar

52

الْوَكِيلُ

Al Wakiil

Yang Maha Memelihara

53

الْقَوِيُّ

Al Qawiyyu

Yang Maha Kuat

54

الْمَتِينُ

Al Matiin

Yang Maha Kokoh

55

الْوَلِيُّ

Al Waliyy

Yang Maha Melindungi

56

الْحَمِيدُ

Al Hamiid

Yang Maha Terpuji

57

الْمُحْصِي

Al Muhshii

Yang Maha Mengkalkulasi

58

الْمُبْدِئُ

Al Mubdi`

Yang Maha Memulai

59

الْمُعِيدُ

Al Mu`iid

Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

60

الْمُحْيِي

Al Muhyii

Yang Maha Menghidupkan

61

اَلْمُمِيتُ

Al Mumiitu

Yang Maha Mematikan

62

الْحَيُّ

Al Hayyu

Yang Maha Hidup

63

الْقَيُّومُ

Al Qayyuum

Yang Maha Mandiri

64

الْوَاجِدُ

Al Waajid

Yang Maha Penemu

65

الْمَاجِدُ

Al Maajid

Yang Maha Mulia

66

الْواحِدُ

Al Wahiid

Yang Maha Tunggal

67

الصَّمَدُ

As Shamad

Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta

68

الْقَادِرُ

Al Qaadir

Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

69

الْمُقْتَدِرُ

Al Muqtadir

Yang Maha Berkuasa

70

الْمُقَدِّمُ

Al Muqaddim

Yang Maha Mendahulukan

71

الْمُؤَخِّرُ

Al Mu`akkhir

Yang Maha Mengakhirkan

72

الأوَّلُ

Al Awwal

Yang Maha Awal

73

الآخِرُ

Al Aakhir

Yang Maha Akhir

74

الظَّاهِرُ

Az Zhaahir

Yang Maha Nyata

75

الْبَاطِنُ

Al Baathin

Yang Maha Ghaib

76

الْوَالِي

Al Waali

Yang Maha Memerintah

77

الْمُتَعَالِي

Al Muta`aalii

Yang Maha Tinggi

78

الْبَرُّ

Al Barri

Yang Maha Penderma

79

التَّوَابُ

At Tawwaab

Yang Maha Penerima Tobat

80

الْمُنْتَقِمُ

Al Muntaqim

Yang Maha Pemberi Balasan

81

العَفُوُّ

Al Afuww

Yang Maha Pemaaf

82

الرَّؤُوفُ

Ar Ra`uuf

Yang Maha Pengasuh

83

اَلاَحَدُ

Al Ahad

Yang Maha Esa

84

مَالِكُ الْمُلْكِ

Malikul Mulk

Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)

85

ذُوالْجَلاَلِ وَالإكْرَامِ

Dzul Jalaali Wal Ikraam

Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

86

الْمُقْسِطُ

Al Muqsith

Yang Maha Pemberi Keadilan

87

الْجَامِعُ

Al Jamii`

Yang Maha Mengumpulkan

88

الْغَنِيُّ

Al Ghaniyy

Yang Maha Kaya

89

الْمُغْنِي

Al Mughnii

Yang Maha Pemberi Kekayaan

90

اَلْمَانِعُ

Al Maani

Yang Maha Mencegah

91

الضَّارَّ

Ad Dhaar

Yang Maha Penimpa Kemudharatan

92

النَّافِعُ

An Nafii`

Yang Maha Memberi Manfaat

93

النُّورُ

An Nuur

Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)

94

الْهَادِي

Al Haadii

Yang Maha Pemberi Petunjuk

95

الْبَدِيعُ

Al Baadii

Yang Indah Tidak Mempunyai Banding

96

اَلْبَاقِي

Al Baaqii

Yang Maha Kekal

97

الْوَارِثُ

Al Waarits

Yang Maha Pewaris

98

الرَّشِيدُ

Ar Rasyiid

Yang Maha Pandai

99

الصَّبُورُ

As Shabuur

Yang Maha Sabar

Kamis, 09 Agustus 2018

Kisah Nabi Ayyub as, Tabah Menerima Cobaan

Kisah Nabi Ayyub as, Tabah Menerima Cobaan


TELADAN DARI NABI AYYUB AS

Sering kita beranggapan ketika kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat musibah atau cobaan dari Allah. Jarang sekali kita mengatakan bahwa nikmat yang diberikan Allah itu sebenarnya juga merupakan ujian dari Allah. Ada diantara kita yang sanggup menghadapi ujian itu dan ada pula yang tegar dan sabar menghadapinya.

Allah mencintai hamba-hambaNya dengan cara yang unik dan berbeda-beda. Semakin tinggi ketakwaan seorang hamba, semakin unik cara Dia mencintainya. Salah satunya adalah Nabi Ayub. Seorang nabi yang diuji oleh Allah dengan harta, keluarga serta badannya.

Ayyub adalah seorang Nabi yang sangat kaya raya.Istananya megah,rezekinya berlimpah,istri dan anaknya sehat wal'afiat.Yang lebih penting dalam kemakmurannya itu Ayyub tetap menjadi seorang hamba Allah yang saleh dan kuat ibadahnya.

Kekayaannya yang melimpah ruah dan rumah tangganya yang sakinah, tidak menjadikan Ayyub lalai atau mabuk.Dia bahkan semakin tekun dengan bersujud dan berbakti.Demikian juga istrinya yang bernama Rahmah.

Suatu saat ketika para malaikat membicarakan manusia dan sejauh mana mereka beribadah kepada Allah. Salah seorang di antara mereka berkata: “Tidak ada di muka bumi ini seorang yang lebih baik daripada Nabi Ayub. Beliau adalah orang mukmin yang paling sukses, orang mukmin yang paling agung keimanannya, yang paling banyak beribadah kepada Allah SWT dan bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya dan selalu berdakwah di jalan-Nya.” Para Malaikat sampai kagum melihat ketaatan Nabi Ayyub as. Namun sebalikya Iblis hatinya merasa sangat panas dan ingin mencoba menggoda Ayyaub dan keluarganya.

Syaitan mendengarkan pembicaraan para malaikat lalu mereka mencoba mendatangi nabi Ayyub untuk menggodanya. Tetapi karena keimanannya kepada Allah, Syaitan kesulitan mendapatkan jalan untuk mengganggunya.

Ketika Syaitan berputus asa dari mengganggu Nabi Ayyub, ia berkata kepada Allah SWT: “Ya Rabbi, hambaMu Ayyub sedang menyembah-Mu dan menyucikanMu. Namun, ia menyembahMu bukan karena cinta, tapi ia menyembahMu karena kepentingan-kepentingan tertentu. Ia menyembahMu sebagai balasan kepadaMu karena Engkau telah memberinya harta dan anak dan Engkau telah memberinya kekayaan dan kemuliaan. Sebenarnya ia ingin menjaga hartanya, kekayaannya, dan anak-anaknya. Seakan-akan berbagai nikmat yang Engkau karuniakan padanya adalah rahasia dalam ibadahnya. Ia takut kalau-kalau apa yang dimilikinya akan binasa dan hancur. Oleh karena itu, ibadahnya dipenuhi dengan hasrat dan rasa takut. Jadi, di dalamnya bercampur antara rasa takut dan tamak, dan bukan ibadah yang murni karena cinta.”

Lalu Allah pun berkata kepada iblis “Sesungguhnya Ayyub adalah hamba yang mukmin dan sejati imannya. Ayyub menjadi teladan dalam keimanan dan kesabaran. Aku membolehkanmu untuk mengujinya dalam hartanya. Lakukan apa saja yang engkau inginkan, kemudian lihatlah hasil dari apa yang engkau lakukan.”

Lalu Iblis pun datang kepada nabi Ayyub lalu menghancurkan semua harta-hartanya. Keadaan nabi Ayyub sekarang menjadi fakir. Lalu nabi Ayyub pun berkata “Oh musibah dari Allah SWT. Aku harus mengembalikan kepada-Nya amanat yang ada di sisi kami di mana Dia saat ini mengambilnya. Allah SWT telah memberi kami nikmat selama beberapa masa. Maka segala puji bagi Allah SWT atas segala nikmat yang diberikannya, dan Dia mengambil dari kami pada hari ini nikmat-nikmat itu. Bagi-Nya pujian sebagai Pemberi dan Pengambil. Aku dalam keadaan ridha dengan keputusan Allah SWT. Dia-lah yang mendatangkan manfaat dan mudharat. Dia-lah yang ridha dan Dialah yang murka. Dia adalah Penguasa. Dia memberikan kerajaan kepada siapa yang di kehendaki-Nya, dan mencabut kerajaan dari siapa yang dikehendaki-Nya; Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya.”

Iblispun kemudian turun menghancurkan segala milik Ayyub.Semua kebun dan tanahnya yang dulu subur kini menjadi kering dan terbakar.Binatang ternaknya terserang wabah yang kemudian mati semua.

Setelah itu Iblis datang menemui Ayyub dengan menyamar sebagai orang tua yang nampak bijaksana.

"Tuhan yang engkau sembah setiap hari ternyata tidak bisa menolongmu sama sekali. Aku sangat kasihan padamu Ayyub. Cobalah kau mencari Tuhan lain yang mungkin dapat menolongmu." kata Iblis.

Mendapat bujukan-bujukan Iblis itu, Ayyub tidak tergoda sama sekali,bahkan semakin tekun dia bersujud. Dia percaya segala kenikmatan yang telah direguknya adalah pemberian Tuhan dan Tuhan berhak mengambilnya sewaktu-waktu dan kapanpun. 

Melihat semua itu Iblis menjadi kecewa dan marah. Dia menghadap Tuhan dan berkata:

"Ayyub masih tetap taat kepada-Mu karena dia masih punya anak.Aku akan membinasakan seluruh anak Ayyub. Barulah nanti Kau tahu bahwa iman Ayyub tidak seberapa kuatnya."

Setelah usahanya gagal iblis datang kepada Allah lalu meminta ijin untuk membunuh anak-anak Nabi Ayub. Dengan izin Allah, iblis dibolehkan berbuat apapun kepada anak Ayub. Lalu iblispun menggoncangkan rumah Nabi Ayyub sehingga anak-anak Nabi Ayyub meninggal semua.

Maka Iblis itu segera menyebarkan wabah penyakit dan bencana. Semua anak Ayyub meninggal, istana tempat tinggal mereka hancur hingga menjadi puing-puing karena gempa.

Melihat keadaan itu nabi Ayyub pun berdoa kepada Allah dan menyeru: “Allah memberi dan Allah mengambil. Maka bagi-Nya pujian saat Dia memberi dan mengambil, saat Dia murka dan ridha, saat Dia mendatangkan manfaat dan mudharat. Kemudian Ayyub pun sujud dan iblis lagi-lagi tampak tercengang dan merasa malu karena kesabaran Nabi Ayyub.

Melihat kejadian-kejadian yang menimpa dirinya, Ayyub hanya memandangnya dengan meneteskan air mata. Dari mulutnya hanya keluar ucapan tawakal dan pasrah diri. 

Datanglah kembali Iblis yang menyamar sebagai orang tua.

"Begitukah balasan Tuhan atas ketaatan dan kekhusyukan ibadahmu? Kau memuji-muji keagungan-Nya dengan tak henti-henti, tetapi apa yang kamu dapatkan? Hanya bencana dan kesengsaraan." Tanya Iblis.

"Dialah yang memberi dan Dia pulalah yang mengambil. Dia yang menghidupkan, Dia juga yang mematikan." jawab Ayyub.

Iblis menjadi berang, dia kembali menghadap Tuhan.

"Ayyub tetap taat kepada-Mu karena dia sehat. Ayyub masih bisa bekerja dan masih bisa punya anak lagi. Kalau dia sakit parah, sehingga lenyap tenaga dan kesehatannya, pasti dia akan berpaling dari-Mu."

Tidak cukup sampai disitu Iblis meminta izin lagi kepada Allah untuk mengganggu badan Nabi Ayyub sehingga sakit kulit di mana tubuhnya membusuk dan mengeluarkan nanah, bahkan keluarganya dan sahabat-sahabatnya mengucilkan kecuali isterinya. Namun lagi-lagi Nabi Ayyub tetap bersabar dan bersyukur kepada Allah SWT. Beliau memuji-Nya pada hari-hari kesehatannya dan ia tetap memuji Allah SWT saat mendapatkan ujian sakit. Dalam dua keadaan itu, Nabi Ayyub tetap bersabar dan bersyukur kepada Allah SWT.

Semua orang tak ada yang mau menjenguk atau mendekatinya karena bau tubuh Ayyub bisa membuat orang muntah-muntah, dan juga karena takut tertular penyakit yang menjijikkan itu.

Hanya Rahmah, istrinya, yang dengan sabar mendampingi Ayyub, merawatnya dengan baik. Kudis bernanah yang penuh dengan ulat dicucinya tiap hari. Padahal semua orang yang lewat harus mendekap hidungnya karena tak kuat mencium bau busuknya.

Akhirnya sampailah penderitaan Ayyub dan istrinya pada puncaknya. Orang kampung berduyun-duyun mendatangi rumah Ayyub. Dengan paksa dan disertai ancaman mereka mengusir Ayyub dan istrinya agar segera keluar dari kampung mereka. Dengan susah payah Rahmah menggendong suaminya dan tinggal di sebuah gubuk terpencil di tepi hutan.

Tiap hari Rahmah keluar menjual sisa-sisa barang miliknya untuk dibelikan makanan. Hingga akhirnya sisa barang yang dimilikinya ludes. Dalam keadaan kelaparan, Rahmah kemudian mencari pekerjaan, dia diterima disebuah pabrik roti. Tetapi, ketika diketahui bahwa dia adalah istri Ayyub, pemilik pabrik roti itu buru-buru memecatnya,takut kalau nanti rotinya gak laku.

Karena merasa putus asa Rahmah kemudian memotong rambutnya yang panjang dan ikal untuk dijual sekedar digunakan membeli roti. Ketika pulang ditengah jalan ia bertemu dengan seorang tabib.

"Hai Rahmah,engkau istri Ayyub bukan?" sapa tabib itu.

"Suamimu akan bisa sembuh jika dia mau minum sebotol arak. Bawalah ini berikan kepada suamimu!"

Tanpa pikir panjang lagi Rahmah menerima arak yang disodorkan tabib itu.Dengan perasaan gembira ia pulang dengan mempercepat langkahnya. Sesampai dirumah Rahmah langsung menemui Ayyub. Betapa terkejutnya dan marah Ayyub ketika melihat kepala istrinya yang telah di potong rambutnya untuk dijual. Lebih marah lagi ketika Rahmah menceritakan pertemuannya dengan seorang tabib di tengah jalan tadi.

"Dia memberikan obat agar kau dapat sembuh dari penyakitmu." kata Rahmah.
"Obat apa itu?" tanya Ayyub tidak senang
"Arak." jawab Rahmah

"Haram!" teriak Ayyub dengan murka. "Apakah kau akan menyeretku ke neraka, hah! Keluar kamu dan pergi dari sini! Awas, bila nanti badanku sudah sembuh, akan kucambuk kau seratus kali!"

Sambil menangis Rahmah keluar. Hatinya sangat sedih bukan karena diusir, tetapi karena memikirkan suaminya. Seandainya dia pergi siapa yang akan merawatnya? Dengan bingung dan gelisah Rahmah berkeliaran kesana kemari seharian. Menjelang sore,ia tak tak tahan lagi. Karena sangat cintanya pada suami, ia cepat-cepat kembali ke gubuknya.

Begitu memasuki gubuk Rahmah menjadi terkejut, Ayyub tidak lagi berada diatas pembaringannya.Kemanakah dia? Siapakah yang membawanya? Sebab tidak mungkin suaminya itu bangun sendiri dari tempat tidurnya.

Rahmah menangis sedih sambil duduk bersedeku, dua telapak tangannya menutup wajahnya.Tiba-tiba sebuah tangan seorang lelaki mengelus pundaknya dengan mesra dari belakang. Rahmah menjadi terkejut,ia menoleh sambil menjerit. Di belakangnya telah berdiri seorang lelaki yang tidak dikenalnya, meskipun wajahnya mirip dengan suaminya ketika masih sehat dulu. Lelaki itu nampak cakep, bersih dan sehat. Bau tubuhnya pun sangat harum.

"Siapa engkau? Sungguh kurang ajar dirimu yang tak memiliki kesopanan!" Teriak Rahmah dengan marah.
" Aku Ayyub,suamimu." jawab lelaki itu sambil tersenyum
"Ayyub....?" tanya Rahmah seakan tidak percaya.

" Ya. Ketika engkau pergi, tiba-tiba terpancar air di depanku. Hawanya panas dan berbau belerang. Aku diperintahkan Allah untuk mandi dengan air itu dan membersihkan badanku. Selesai mandi beberapa saat,sedikit demi sedikit kudis yang menempel di kulitku rontok. Kulitku kembali bersih seperti dulu. Dan inilah aku sekarang, suamimu."

Betapa gembira dan bahagianya Rahmah melihat suaminya sembuh dari penyakitnya. Mereka kemudian berpelukan, merasakan kebahagiaan yang telah lama hilang.

Setelah itu Ayyub mengambil dahan ranting kecil sebanyak seratus batang lalu diikat menjadi satu. Rahmah dipukulnya sekali untuk membayar ancamannya ketika marah kepada istrinya beberapa waktu lalu. Selanjutnya mereka hidup bahagia serta menurunkan Nabi-nabi di belakang hari.

Maha suci Allah yang telah menciptakan manusia semulia Ayyub. Ia tak pernah membenci Allah dengan takdirnya, tak pula ia merasa bahwa Tuhan yang dicintainya itu tak adil terhadapnya. Semakin berat sakit yang dirasa, semakin cinta Ayyub kepada Allah. Dan mulianya Ayyub, semakin parah penyakitnya semakin ia tersenyum. Allah dan para malaikat pun kan tersenyum oleh kesabaran lelaki mengagumkan itu.

“Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).” (QS. Shad: 44)

Nabi Ayyub tetap ingat Allah dalam keadaan suka dan duka. Ketika dalam keadaan suka ia tetap mengingat dan mensyukuri nikmat-nikmat yang diberikan Allah. Ketika dalam duka iapun tetap sabar, ikhlas dan keimanan beliau malah semakin bertambah.

Berbeda dengan kita, ketika kita ingin mencapai suatu kenikmatan dariNya kita sering berdoa meminta kepada allah. Sholat, zakat, puasa dan amalan-amalan lain rela kita lakukan tetapi setelah Allah memberikan kenikmatan kepada kita, kita perlahan-lahan “melupakanNya”.

Musibah yang menimpa kita menandakan cinta Allah kepada kita. Musibah merupakan pertanda Allah kepada kita untuk kembali “mengingatNya”. Allah takut kalau kita menjadi orang lalai karena kenikmatan; kenikmatan yang diberikanNya. Maka dari itu sabar dan ikhlaslah dalam menghadapi cobaan dari Allah. Jangan sedih ketika ada musibah dan jangan lalai ketika ada nikmat.

Allah SWT berfirman:
“Dan (ingatlah kisah) Ayyub ketika ia menyeru Tuhannya: (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.’ Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” (QS. Al-Anbiya’: 83-84)

Sambutlah saat duka cita Sebagai karunia,
Karena suka maupun duka Datang daripadaNya.
Bila itu datang dari Dia, Mengapa menolaknya?
Tuhan selalu menyertai kita Dan mengawasi kita.
Bila duka cita membawa manfaat, Ia memberi duka cita;
Bila suka cita membawa manfaat, Ia memberi suka cita.
Kedua-duanya kita peroleh Sesuai kehendakNya
Jangan bersedih karena duka
Dan jangan lalai ketika suka

Ambillah hikmah walau darimana asalnya dan darimana datangnya, Lihatlah apa yg disampaikan dan jangan lihat siapa yg menyampaikan. Jika ada kebaikan maka Ambillah akan tetapi jika tidak ada atau bahkan hanya keburukan maka jauhilah. Kebenaran itu murni haq datangnya hanya dari Allah swt semata, jika ada kekurangan maka sudah jelas hamba inilah yg masih jauh dhoif dalam segala bidang. saya bukannya bermaksud mengajari ataupun sok pandai karena saya sendiri masih dalam taraf belajar. Ilmu itu adalah amanah yg harus disampaikan dan saya hanya berusaha menyampaikan apa yang saya miliki. Sampaikanlah walau cuma satu ayat.

"Wallahu A'lam Bish Showab"

SimpanSimpan


Posting Lama

i