Minggu, 04 Agustus 2019

MANUSIA BUKAN KORBAN MUSIBAH (GEMPA), TETAPI PELAKU MUSIBAH (GEMPA!).

*بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ*
*۞اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*

MANUSIA BUKAN KORBAN MUSIBAH (GEMPA), TETAPI PELAKU MUSIBAH (GEMPA!).
.
"Gempa bumi, Musibah yang saat ini menggelayuti perasaan takut banyak manusia bisa jadi merupakan hukuman dari Al-Jabbar (Dzat Yang Maha Perkasa). Disebabkan sikap manusia yang meninggalkan aturan Allah, Yang bergelimang dengan maksiat dan dosa. Manusia bemaksiat kepada Allah, Mereka melakukannya secara terang-terangan di hadapan Allah, Tanpa ada rasa malu kepada Allah. Selanjutnya Allah perintahkan bumi untuk berguncang, Terjadilah gempa bumi, Agar manusia mau kembali betaubat, Dan memohon ampunan kepada-Nya. Allah berfirman.
وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا.
.
“Tidaklah kami mengirim tanda-tanda kekuasaan itu (Berupa musibah dan sejenisnya), Selain dalam rangka menakut-nakuti mereka.” (QS. Al-Isra’: 59).
.
Untuk lebih menguatkan hal ini, mari kita perhatikan ayat berikut.
Allah berfirman,
.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
.
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, Agar mereka kembali (Ke jalan yang benar).”
(QS. Ar-Rum: 41).
.
Allah menyebut maksiat manusia sebagai makar, Dan adzab bisa jadi akan turun secara tiba-tiba tanpa aba-aba.
.
أَفَأَمِنَ الَّذِينَ مَكَرُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ يَخْسِفَ اللَّهُ بِهِمُ الْأَرْضَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لا يَشْعُرُونَ * أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِين
.
“Maka apakah orang-orang yang membuat makar dengan melakukan maksiat itu, Merasa aman (Dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, Atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari. Atau Allah mengazab mereka di waktu mereka dalam perjalanan, Maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu).” (QS. An-Nahl: 45 – 46)".