Senin, 11 Februari 2019

Obat Bebas Alkohol

Obat Bebas Alkohol

Ummu Syifa

8 years ago

Nabi SAW bersabda yang artinya “Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya, dan menjadikan untuk kamu bahwa tiap-tiap penyakit ada obatnya. Oleh karena itu berobatlah, tetapi janganlah berobat dengan sesuatu yang haram.” [HR. Abu Daud].

Saya bukan tipe orang yang sedikit-sedikit minum obat, begitu pun anak saya. Bila anak saya hanya sakit batuk pilek biasa saja, saya lebih memilih untuk memberikan madu hangat. Saya sangat menghindari obat-obatan masuk ke tubuh mereka.

Bicara tentang obat-obatan, memang sesekali saya perlu memberikan obat bagi anak saya, juga saya sendiri, terutama jika badan tak juga kembali fit. Dulu saya tidak memikirkan ingredient dalam obat yang saya atau pun anak saya minum. Sekarang, begitu saya tahu tentang hadits di atas, saya menjadi sangat pemilih untuk memberikan obat bagi anak saya. Jika membeli obat, saya selalu melihat cap atau tanda yang menginformasikan bahwa obat-obat tersebut bebas alkohol. Bila tidak ada tanda bebas alkohol, maka periksa saja ingredient obat tersebut dan pastikan bahwa tidak ada kandungan alkohol atau ethyl alkohol (ethanol) dalam obat tersebut.

Dari sebuah facebook seorang kawan yang pernah melihat langsung obat-obatan di UK (kemudian survey obat-obatan di Indonesia), beliau memberikan informasi yang sangat berguna, yaitu tentang berbagai merk obat yang mengandung alkohol. Di antara obat-obatan tersebut adalah sebagai berikut:

Contoh obat flu yang mengandung alkohol:
1. OBH Dryl
2. OBH Combi
3. Bisolvon
4. Woods ekspectorant
5. Actived Plus (kemasan merah dan hijau)
6. Vicks Formula 44 DT
7. Vicks Formula 44

Sedangkan contoh obat-obatan yang tidak mengandung alkohol:
Konidin, Allerin ekspectorant, Mextril, Laserin, Decolsin, dan Ikadryl.

Obat-obatan yang sudah ada sertifikat halal MUI:
OB Herbal Antangin dan Nelco Special

Saya ingin sedikit menambahkan beberapa obat untuk anak-anak yang tidak mengandung alkohol (bebas alkohol), yang saya pilih untuk anak saya:
1. Sanmol Paracetamol drops (pereda demam untuk bayi, usia 0-2 tahun)
2. Alco oral drops (meringankan hidung tersumbat, untuk anak usia 2-5 tahun)
3. Tempra Syrup Paracetamol (menurunkan panas dan meredakan nyeri, untuk usia 1-6 tahun)
4. AnaKonidin (sirup bat batuk dan pilek, untuk usia 2-12 tahun)

Satu informasi penting sebagai tambahan apabila anak demam dan suhunya tidak sampai 38 dejat celcius, jangan dulu diberikan obat turun panas. Biarkan anak membangun self-imun-nya dahulu. Bila suhunya mencapai 38 celcius boleh diberikan obat turun panas. Selain itu, apabila demam tidak turun juga sampai batas waktu tiga hari, segeralah pergi ke dokter. Alternatif lain ketika demam adalah anak diberikan pereda demam yang ditempel di dahi, seperti Bye Bye Fever atau Cool Fever. Cara ini cukup efektif menurunkan demam.

Semoga Allah selalu melindungi kita dari hal-hal yang haram, amiin. Semoga informasi yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Dextromethrophan

infeksi tertentu, seperti flu atau sinusitis. Dextromethorphan bekerja dengan cara menekan dorongan untuk batuk yang berasal dari otak.

Dextromethrophan tidak cocok digunakan untuk mengatasi batuk berdahak. Selain itu, obat ini juga tidak boleh digunakan untuk batuk jangka panjang yang mungkin disebabkan oleh bronkitis kronis, asma, emfisema, atau kebiasaan merokok.

Merek dagang: Actifed Plus Cough Suppressant, Brochifar/Brochifar Plus, Bisotulssin, Coldmix, Decolsin, Dextromethorphan Indo Farma, Ikadryl DMP, Lacoldin, Mersidryl, Panadol Cold & Flu, Romilar/Romilar Expectorant, Sanaflu Plus Batuk

Tentang Dextromethorphan

GolonganObat antitusif atau penekan batukKategoriObat bebasManfaatMeredakan batuk keringDikonsumsi olehDewasa dan anak-anak di atas 4 tahunBentukTablet, sirop, permen pelega tenggorokan (lozenges)Kategori kehamilan dan menyusuiKategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Peringatan:

Bagi wanita yang merencanakan kehamilan, sedang hamil, dan menyusui, penggunaan dextromethorphan harus dengan anjuran dokter.Jangan memberikan dextromethorphan pada anak-anak di bawah usia 4 tahun. Senantiasa tanyakan kepada dokter sebelum memberikan obat pilek atau obat batuk pada bayi dan anak-anak.Harap berhati-hati jika menderita asma, gangguan pernapasan lainnya, atau diabetes.Disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama menjalani pengobatan dengan dextromethorphan karena obat ini bisa menyebabkan kantuk atau pusing.Dextromethorphan sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat batuk, pilek, atau flu lainnya untuk menghindari overdosis.Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Dextromethorphan

Dextromethorphan merupakan salah satu bahan yang dicampurkan dalam berbagai obat batuk, flu, dan pilek. Dosis penggunaan obat ini tidak sama untuk tiap bentuk obat dan dapat dilihat pada masing-masing kemasan. Berikut adalah contoh dosis yang biasanya dianjurkan:

Bentuk obatDosisSirup10-20 mg tiap 4 jamPermen pelega tenggorokan (lozenges)Maksimal 10 butir dalam sehari

Mengonsumsi Dextromethorphan dengan Benar

Gunakanlah dextromethorphan sesuai keterangan pada kemasan dan tanyakan pada dokter jika Anda ragu.

Dextromethorphan dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Selama menggunakan obat ini, pasien dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman keras guna mencegah risiko efek samping.

Penderita diabetes sebaiknya berhati-hati dan memantau kadar gula darah selama mengonsumsi dextromethorphan karena beberapa jenis produk obat ini mengandung glukosa.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Apabila mengonsumsi dextromethorphan dalam bentuk sirup, sebaiknya menggunakan sendok atau gelas takar khusus yang disertakan dalam kemasan. Jangan menggunakan sendok makan biasa karena kemungkinan takarannya berbeda.

Temui dokter kembali jika gejala tidak kunjung reda setelah mengonsumsi dextromethorphan selama 7 hari.

Interaksi Obat

Terdapat sejumlah obat yang berpotensi menimbulkan reaksi tidak diinginkan jika dikonsumsi bersamaan dengan dextromethorphan. Beberapa di antaranya meliputi MAO inhibitors, celecoxib, cinacalcet, darifenacin, imatinib, quinidine, ranolazine, ritonavir, sibutramine, terbinafine, obat-obatan antihipertensi, dan antidepresan.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Dextromethorphan 

Tiap obat berpotensi menyebabkan efek samping, termasuk dextromethorphan. Beberapa efek samping yang umumnya terjadi saat mengonsumsi obat ini adalah:

Mengantuk.Pusing.Mual.Muntah.

Segera hentikan pemakaian obat dan temui dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius, seperti kesulitan bernapas, ruam, pusing yang parah, kecemasan, gelisah, linglung, atau napas pendek.

Perlu diingat bahwa obat dengan kandungan 100 persen dextromethorphan tidak tersedia dan umumnya dikombinasikan dengan bahan-bahan lain. Pastikan untuk membaca komposisi bahan yang terdapat pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu obat yang mengandung dextromethorphan pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.

5 Cara Cepat Meredakan Batuk yang Mengganggu



5 Cara Cepat Meredakan Batuk yang Mengganggu

Oleh Aprinda Puji  Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum .

Batuk adalah respons alami tubuh untuk menyingkirkan berbagai zat yang membuat iritasi saluran pernapasan. Namun, tidak semua batuk itu sama.

Ada batuk berdahak yaitu batuk yang disertai keluarnya lendir, dan juga batuk kering. Kedua kondisi ini membuat Anda cukup terganggu, terutama di malam hari sehingga Anda tidak bisa tidur dengan nyaman. Jadi, adakah cara untuk meredakan batuk yang sangat mengganggu ini?

Berbagai cara untuk meredakan batuk yang mengganggu

Batuk yang terus muncul, bisa membuat tubuh Anda jadi lemah. Pasalnya, batuk membuat otot di sekitar dada terasa nyeri dan tenggorokan Anda sakit.

Bukan hanya saat pilek atau flu, batuk juga bisa terjadi karena Anda berada di tempat dengan udara yang kering atau memiliki kebiasaan merokok. Batuk juga menjadi salah satu gejala pada orang dengan masalah kesehatan, seperti asma, alergi, atau refluks asam lambung.

Bila Anda memiliki kondisi ini, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meringankan batuk, seperti:

1. Minum banyak air putih

Saat pilek atau flu, virus membuat produksi lendir jadi lebih banyak. Ekstra lendir tersebut bisa mengalir dari hidung ke bagian belakang tenggorokan dan membuat Anda batuk.

Untuk meringankan batuk ini, memperbanyakminum air putih adalah cara paling mudah yang bisa Anda lakukan. Akan lebih baik jika Anda memilih air yang hangat. Air putih bisa membantu lendir yang mengental jadi lebih cair sehingga saluran udara jadi lebih bersih. Batuk akan berkurang dan Anda jadi bisa bernapas dengan lega.

2. Teguk minuman yang melegakan tenggorokan

Selain air putih, Anda bisa menikmati minuman hangat lainnya untuk meringankan tenggorokan yang sakit akibat terus batuk. Anda bisa minum secangkir teh madu hangat dengan irisan lemon untuk melegakan hidung tersumbat sekaligus tenggorokan Anda.

Anda juga bisa mencoba membuat wedang jahe. Jahe yang mengandung senyawa antiperadangan bisa mengendurkan membran di saluran udara untuk mengurangi intensitas batuk. Namun, jangan terlalu banyak, ya. Minuman ini juga bisa membuat Anda sakit perut dan mulas jika diminum terlalu banyak.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati jus nanas segar. Buah nanas mengandung senyawa bromelain yang berifat antiradang dan mukolitik, yaitu membantu tubuh memecah dan mengalirkan lendir yang menghambat tenggorokan.

3. Mandi atau berendam air hangat

Mandi air hangat sama khasiatnya dengan minum minuman hangat. Uap yang dihasilkan dari air hangat dan Anda hirup, bisa membantu melonggarkan sekresi di hidung sehingga batuk jadi lebih ringan.

“Mandi air hangat bisa membantu meredakan batuk bukan hanya karena pilek, tapi juga alergi,” kata Giselle Mosnaim, ahli alergi dan imunologi di Rush Center, seperti dikutip dari WebMD. Ingat, jangan mandi atau berendam terlalu lama karena bisa membuat kulit jadi kering.

4. Jaga kelembapan dan kebersihan udara

Jika Anda memiliki batuk yang cukup mengganggu, menjaga kelembapan dan kebersihan udara itu penting. Udara yag kering bisa bisa memicu gejala alergi terjadi, salah satunya batuk. Anda bisa menjaga udara tetap lembap dengan humidifier.

Selain udara yang kering, semprotan parfum dan asap rokok juga bisa memicu lendir diproduksi lebih banyak dan menyebabkan batuk jadi lebih parah. Sebaiknya Anda menghindari kedua hal tersebut jika Anda merasa batuk jadi lebih parah setelah terpapar.

5. Minum obat pereda batuk

Jika tips sebelumnya tidak cukup ampuh untuk meredakan batuk, Anda bisa mencoba obat pereda batuk. Anda bisa mendapatkan obat batuk dengan mudah di apotek. Namun, ingat pastikan dulu jenis batuk yang Anda derita: batuk kering atau batuk berdahak? Ini membantu Anda untuk memilih obat batuk yang tepat.

Beberapa jenis obat pereda batuk yang sebaiknya Anda pilih, meliputi:

1. Dextromethrophan. Obat ini bekerja untuk menekan batuk dan mengurangi perasaan ingin batuk. Jika Anda merasakan batuk tanpa dahak dan sering kali bertambah parah di malam hari, sebaiknya Anda memilih obat ini. Obat ini mengurangi batuk sehingga dada dan tenggorokan Anda terbebas dari rasa sakit.
2. Dekongestan. Obat ini membantu mengeringkan lendir di paru-paru sehingga membuka jalur pernapasan jadi kembali lancar. Biasanya diminum untuk meredakan batuk disertai hidung tersumbat.
3. Guaifenesin. Obat ini digunakan jika Anda memiliki batuk berdahak, namun sangat sulit untuk dikeluarkan. Dengan guaifenesin, lendir yang mengental akan dicairkan dan lebih mudah untuk dikeluarkan.

Selain pilihan obat, penting untuk membaca dengan teliti aturan pakai pada kemasan obat. Ini menghindari Anda dari kesalahan takaran dosis dan waktu minum. Selalu konsultasikan dokter lebih dulu, jika Anda memiliki riwayat penyakit lain sebelum menggunakan obat pereda batuk.

Dekongestan


Dekongestan


Dekongestan adalah obat yang bisa digunakan untuk meredakan kongesti nasal atau hidung tersumbat yang umumnya disebabkan oleh:

FluPilekSinusitisAlergi

Cara menggunakan dekongestan tergantung dari produknya. Ada yang dihirup dan ada juga yang diminum. Dekongestan hirup adalah yang paling umum digunakan.

Dekongestan bekerja dengan cara meredakan pembengkakan pembuluh darah di dalam hidung yang disebabkan oleh kondisi-kondisi yang disebutkan di atas sehingga saluran napas menjadi terbuka dan napas menjadi lega.

Contoh-contoh dekongestan yang beredar di Indonesia adalah oxymetazoline, pseudoephedrine, ephedrine, ipratropium bromide, dan phenylephrine.


Tentang Dekongestan

GolonganPelega pernapasanKategoriObat resepManfaatMeredakan hidung tersumbat yang disebabkan oleh flu, pilek, sinusitis, atau alergiDigunakan olehDewasa dan anak-anak usia 6 tahun ke atas.Bentuk obatObat hirup, kapsul, tablet, sirop, bubuk

Peringatan:

Bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui, pemakaian dekongestan hanya jika dianjurkan oleh dokter.Dekongestan tidak boleh digunakan oleh anak-anak berusia enam tahun ke bawah.Harap berhati-hati bagi penderita gangguan ginjal, gangguan hati, gangguan jantung, gangguan sirkulasi, hipertensi, diabetes, pembengkakan prostat, glaukoma, dan hipertiroidisme.Jangan menggunakan dekongestan bersamaan dengan obat-obatan lainnya tanpa petunjuk dari dokter karena dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan. Salah satu contohnya adalah peningkatan tekanan darah apabila dekongestan digunakan bersamaan dengan obat penghambat monoamin oksidase (obat antidepresan).Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan dekongestan, segera temui dokter.

Dosis Dekongestan

Dosis dekongestan berbeda-beda tergantung dari cara pemakaian atau usia penderita. Untuk jenis dekongestan hirup, dosis yang dianjurkan biasanya 5-7 kali sehari. Dekongestan hirup tidak boleh digunakan lebih dari tujuh kali dalam sehari. Terapi dekongestan diberikan paling lama seminggu. Pemakaian dekongestan yang lebih dari 1 minggu dapat memperparah penyakit yang diderita.

Sedangkan pada jenis dekongestan oral, dosis yang biasanya dianjurkan adalah 30 mg sebanyak 4-6 kali sehari (6-12 tahun) dan 60 mg sebanyak 4-6 kali sehari (12 tahun ke atas).

Menggunakan Dekongestan dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan produk dekongestan sebelum menggunakannya.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk menggunakan  dekongestan pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalkan efeknya.

Bagi pasien yang lupa menggunakan dekongestan, disarankan segera melakukannya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Dekongestan

Sama seperti obat-obatan lain, penggunaan dekongestan juga bisa menyebabkan efek samping meskipun tergolong jarang. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:

Iritasi pada lapisan hidungMulut terasa keringMualSakit kepalaTremor atau gemetarMerasa gelisahSulit buang air kecil (pada pria)Sulit tidurRuam (reaksi alergi)Jantung berdebar

Efek samping yang lebih serius seperti syok anafilaktik dan halusinasi juga bisa timbul walaupun kasus demikian sangat jarang terjadi.

Lihat lebih lanjut mengenai:

MEWASPADAI FITNAH (UJIAN) DI ZAMAN MODERN


Oleh
Syaikh Shâlih Fauzân bin Abdillâh Al Fauzân

Sudah menjadi fithrah manusia, jika mengalami atau tertimpa suatu musibah, maka dia akan berusaha menyelamatkan diri dengan segala cara yang mungkin dilakukannya. Namun, ada juga sebagian orang yang pasrah, berputus asa dan tidak mau mencari jalan keluar, akhirnya kebinasaan menjadi pungkasannya. Ada juga yang tidak menyadari dirinya sedang dalam musibah, sehingga tidak tergerak untuk mencari solusi, akhirnya penyesalan pun tak terelakkan.

Pada saat ini, banyak sekali bahaya yang mengintai kita sebagaimana yang dikabarkan oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak hadits tentang fitnah akhir zaman. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rasul yang penuh kasih sayang kepada umatnya, tidak hanya memberitahukan tentang fitnah ini saja, tapi juga memberitahukan solusinya. Al-Qur’ân dan sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan solusi yang tidak bisa ditawar-tawar. Kalau tidak, kesengsaraan mesti akan menimpa. Allâh Azza wa Jalla befirman :

فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى ﴿١٢٣﴾ٰ وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ ﴿١٢٤﴾ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنْتُ بَصِيرًا ﴿١٢٥﴾ قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَىٰ

Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. Berkatalah ia, “Ya Rabbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat ?” Allâh berfirman, “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, lalu kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”. [Thaha/20:123-126]

Kini, fitnah-fitnah itu sudah banyak sekali disekitar kita, siap menerkam siapa saja yang lalai. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa waspada dan menjaga diri.

Diantara ujian-ujian itu adalah ujian harta. Diriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Iyadh Radhiyallahu anhu, dia mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَإِنَّ فِتْنَةَ أُمَّتِي الْمَالُ

Sesungguhnya masing-masing umat itu ada fitnahnya dan fitnah bagi umatku adalah harta [HR. Ahmad, Tirmidzi dan Ibni Hibbân dalam shahihnya]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ

Demi Allâh ! Bukan kefakiran yang saya khawatirkan atas kalian, namun yang saya khawatirkan adalah kalian diberi kemakmuran dunia sebagaimana pernah diberikan kepada umat sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka. Sehingga akhirnya dunia menyebabkan kalian binasa sebagaimana mereka. [HR. Bukhâri dan Muslim]

Harta itu ujian dari semua sisi. Dimulai saat mengumpulkan dan mengembangkannya, kesibukan ini sering melalaikan seseorang dari beribadah kepada Allâh Azza wa Jalla . Juga kegemaran menumpuk harta yang tidak pernah bisa mencapai titik klimaks, diperparah lagi dengan prilaku menghalalkan segala cara demi memenuhi ambisinya. Harta juga menjadi fitnah atau musibah bagi yang empunya saat harta dibelanjakan di jalan yang tidak dibenarkan syari’at atau enggan mengeluarkan zakat yang menjadi kewajibannya. Akibatnya, berbagai keburukan pun bermunculan akibat harta.

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

Sungguh akan datang suatu masa, saat itu manusia tidak lagi peduli dengan cara apa dia menghasilkan harta, apakah dari sesuatu yang halal ataukah haram ! [HR. Bukhâri]

Diantara ujian yang juga ada pada saat ini yaitu keburukan yang datang melalui media elektronik dan media cetak. Karya tulisan menyesatkan, foto dan gambar wanita dengan dandanan seronok, nyanyian pembangkit nafsu syahwat, pentas yang sering membuat suatu keburukan menjadi tidak jelas bahkan membalikkan fakta, yang buruk dianggap bagus dan indah, semuanya ada di media. Terkadang suatu yang tidak pantas ikut serta ditayangkan, seperti cara mencuri atau aksi kriminal lainnya. Semua keburukan ini ditayangkan di berbagai channel tv, baik dalam maupun luar negeri dan dengan mudah bisa diakses lewat internet. Sehingga betapa sedih hati dan tercabiknya hati kita ketika mendengar berbagai perbuatan kriminal yang dilakukan oleh para pelajar yang bahkan diantara mereka sangat muda belia dan seakan tidak bisa dipercaya kalau dia melakukan kriminalitas yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa.

Sebagian orang, na’udzu billah, merasa tidak cukup dengan berbagai keburukan di atas, dia menambahkannya dengan membeli atau menyewa kaset CD film porno yang sangat tidak layak lalu diputar di tengah keluarganya. Tidakkah dia tahu keburukan di sekitarnya sudah begitu banyak meski dia tidak menghendaki keburukan itu datang ke rumahnya ? Ataukah dia merasa keburukan itu belum lengkap ? na’udzu billah. Dimanakah rasa cemburu itu dicampakkan ? Tidakkah para penyebar keburukan ini takut ketika mereka dimintai pertanggungjawaban atas beragam keburukan yang diakibatkan keburukannya ? Semoga Allâh Azza wa Jalla memberikan hidayah kepada kita semua untuk tetap istiqamah di atas jalan yang telah tetapkan syari’at.

Saat ini, betapa banyak rumah kaum Muslimin yang seharusnya bersinar dengan dzikrullah justru hampa darinya. Rumah-rumah itu menjadi tempat yang di senangi setan dan di jauhi para Malaikat pembawa rahmat. Bahkan ada yang lancang mengundang para pemuda untuk serta begadang, pentas atau menghidupkan budaya yang bertentangan dengan nilai agama.

Ini merupakan fitnah besar yang menimbulkan kekhawatiran yang harus kita waspadai. Kita wajib menjaga anak-anak kita agar tidak terjebak dalam perangkap setan. Hendaklah kita senantiasa memohon pertolongan kepada Allâh agar kita diberik kekuatan dan kesabaran.

Diantara ujian yang juga sangat mengkhawatirkan pada zaman ini yaitu fitnah yang ditimbulkan kaum wanita. Dalam hadits yang diriwayatkan Usâmah bin Zaid Radhiyallahu anhu Radhiyallahu anhuma, beliau Radhiyallahu anhu mengatakan, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً هِيَ أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِِِِِِِِِِّسَاء
ِ
Saya tidak meninggalkan satu fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki selain (ujian) wanita [HR. Bukhâri dan Muslim]

Ujian yang diakibatkan prilaku kaum wanita pada masa ini semakin parah, karena prilaku sebagian wanita yang tidak merasa malu sema sekali. Dengan dalih mengikuti perkembangan zaman, mereka mengenakan pakaian tipis nan ketat, sehingga bentuk anggota tubuh mereka nampak dengan jelas.

Ada juga yang berdalih untuk menambah penghasilan, semua dilakukan tanpa memperhatikan rambu-rambu yang telah ditetapkan syari’at. Akibatnya, bukan kebaikan yang timbul namun sebaliknya. Berbagai media massa, sekan tidak pernah sepi dari perbuatan kriminal akibat dari ujian ini. Tidakkah kita mau mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa menyedihkan ini ? Akankah kita membiarkan diri kita, saudara atau keluarga kita terjebak dalam ujian ini ?

Diantara ujian yang juga harus diwaspadai adalah ujian yang merupakan efek negatif dari era informasi. Arus informasi yang lancar dan cepat menjadikan batas antar Negara seakan tidak ada. Suara dan gambar bisa ditransfer dalam hitungan detik. Banyak faidah yang bisa kita ambil darinya. Namun kita tidak boleh lengah, karena setan dan musuh-musuh Allah tidak pernah tinggal diam. Mereka akan memanfaatkan semua fasilitas modern ini untuk menyebarkan keyakinan rusak dan kebiasaan buruk mereka serta untuk menjaring mangsa. Semoga Allah Azza wa jalla menjaga kita dan keluarga kita dari segala keburukan yang disebarkan oleh setan dan musuh-musuh Allah Azza wa Jalla itu.

Namun ujian yang paling besar dan paling berbahaya bagi kaum Muslimin yang selalu kita waspadai yaitu ujian dajjal yang akan datang menjelang hari kiamat. Maka hendaklah kita senantiasa waspada dan menjaga diri serta keluarga kita. Hendaklah kita memperbanyak do’a kepada Allâh Azza wa Jalla agar senantiasa menjaga kita dari keburukan berbagai fitnah ini.

الم ﴿١﴾ أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ﴿٢﴾ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi ? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allâh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta. [al-Ankabut/29:1-3]

(Diangkat dari Al-Khuthab Al-Minbariyah, Shâlih Fauzân bin ‘Abdullâh al-Fauzân, 2/415)

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun XIV/1432H/2011. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]

Read more https://almanhaj.or.id/3693-mewaspadai-fitnah-ujian-di-zaman-modern.html

Penyebab Batuk Kering dan Apa Saja Obatnya untuk Anak dan Dewasa


Penyebab Batuk Kering dan Apa Saja Obatnya untuk Anak dan Dewasa

Oleh Novita Joseph  Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:dr. Tania Savitri - Dokter Umum .

Terdapat dua jenis batuk yang sering dialami banyak orang, yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Untuk mengobati kedua jenis batuk ini diperlukan jenis obat batuk yang berbeda. Nah, mungkin di pasaran banyak ditemukan obat untuk batuk berdahak. Lalu, bagaimana dengan obat batuk kering dan gatal pada tenggorokan? Yuk, cari tahu penyebab batuk kering dan apa saja obat batuk kering apa yang bisa Anda gunakan.

Apa yang dimaksud dengan batuk kering?

Batuk kering adalah batuk yang tidak menghasilkan lendir atau dahak. Ada beberapa hal yang bis menyebabkan Anda mengalami batuk kering. Mulai dari alergi, asma, terkena asap, debu, bahkan dalam beberapa kasus tidak diketahui penyebab terjadinya batuk kering.

Batuk kering yang berlangsung lama dapat berdampak serius terhadap kehidupan dan aktivitas Anda sehari-hari. Parahnya lagi, batuk kering yang suka terjadi di malam hari bisa menyebabkan Anda kurang tidur dan penyebab badan jadi cepat lelah keesokan harinya.

Apa saja penyebab batuk kering dan tenggorokan terasa gatal?

1. Asma

Asma adalah kondisi di mana saluran masuknya udara di pernapasan Anda membengkak dan menyempit. Tak jarang, asma ini bisa berdampak pada munculnya kondisi batuk kering, meskipun orang yang mengidap asma tidak selalu mengalami batuk, ya. Gejala lain asma dapat meliputi:

mengisesak napassesak atau sakit di dadasulit tidur karena mengi atau batukserangan batuk keringsuara siulan sambil menghembuskan nafas

2. GERD asam lambung

Dilansir dari Medical News Today, orang yang tiba-tiba menjadi sering mengalami batuk kering dan tenggorokan terasa gata, dapat disebabkan oleh kadar asam lambung yang melonjak. Kondisi ini disebut juga sebagai batuk kronis, yaitu batuk kering yang berlangsung selama delapan minggu atau lebih dan tak kunjung sembuh.

Menurut para peneliti dari University of North Carolina School of Medicine, sebanyak 25 persen kejadian batuk kronis disebabkan oleh GERD. Bahkan, sebanyak 75 persen di antaranya tidak mengalami gejala penyakit asam lambung sama sekali. Ini sebabnya, tidak banyak yang menyadari bahwa batuk yang tak kunjung sembuh tersebut ternyata diakibatkan oleh naiknya asam lambung.

Hingga saat ini memang belum diketahui secara pasti mengapa seseorang menjadi lebih sering batuk saat asam lambungnya naik. Meski demikian, hal ini diduga karena dua penyebab, yaitu bentuk refleks saat asam lambung naik ke kerongkongan dan kondisi refluks laringofaring (LPR).

3. Infeksi virus

Ketika Anda terinfeksi virus, biasanya Anda akan terserang pilek dan menyebabkan batuk berdahak. Normalnya hal ini berlangsung sementara, kurang lebih satu minggu. Namun, beberapa orang akan berubah batuknya, dari batuk berdahak menjadi batuk kering. Ini disebut batuk pasca dingin, yang mana gejala batuk kering ini berlangsung lama. Ini juga bisa menandakan adanya iritasi di saluran pernapasan Anda.

4. Penyebab lain dari batuk kering

Efek samping obat. Beberapa obat-obatan, terutama obat untuk tekanan darah tinggi, dapat menyebabkan batuk keringKondisi psikologis. Saat batuk berlangsung lama dan menjadi kebiasaan, ini bisa disebut sebagai batuk psikogenik. Tidak gejala penyakit fisik yang bisa menjelaskan mengapa  batuk ini terjadi. Seringkali pula orang itu bahkan tidak menyadari dia batuk. Ciri batuk jenis ini adalah ia hilang ketika seseorang tertidur.Stress. Banyak orang jadi batuk-batuk ketika mereka berada dalam situasi yang menegangkan. Jika bernapasnya pendek dan tidak dalam karena sedang cemas, ia bisa mengalami kondisi batuk.

Apa saja obat batuk kering dan gatal?

1. Obat batuk kering dan gatal supresan atau antitusif

Obat batuk jenis ini berfungsi untuk meringankan batuk kering atau batuk tidak berdahak. Sesuai namanya, supresan bekerja dengan cara menekan refleks batuk, sehingga frekuensi batuk Anda lebih jarang. Supresan mengandung bahan aktif, yang paling umum adalah dekstrometorfan (DMP). Sebelum mengambil obat batuk kering dan gatal ini, sebaiknya baca terlebih dahulu apa saja kandungan obat tersebut dan baca aturan pakai.

2. Narcotic Cough Suppressants

Kanker paru-paru atau tumor di paru-paru dapat membuat iritasi pada saluran udara Anda, yang mana bisa menyebabkan Anda batuk terus-menerus. Dalam keadaan ini, batuk kering yang dihasilkan bisa mengganggu tidur dan kenyamanan Anda dalam beraktivitas sehari-hari.  Dikutip dari Mayo Clinic, dokter mungkin akan meresepkan penekan batuk narkotik, seperti kodein, hidrokodon, dan hidromorfon. Obat-obat ini bekerja di pusat batuk otak untuk menekan refleks batuk.

3. Dekongestan

Pilek, alergi,  dan sinusitis akut dapat menyebabkan aliran lendir dari postnasal drip di belakang hidung jadi mengalir ke tenggorokan. Post-nasal drip sering menyebabkan batuk kering, terutama ketika Anda sedang dalam posisi berbaring. Obat batuk kering dekongestan, seperti phenylephrine dan pseudoephedrine, dapat membantu meredakan kondisi ini. Obat-obatan ini tersedia di apotek sebagai obat batuk kering anak dan dewasa dalam dosis yang berbeda.

4. Antihistamin

Alergi adalah penyebab umum dari kondisi batuk kering, menurut American Academy of Allergy, Asma & Imunologyi. Pasalnya, alergi memicu pelepasan zat histamin,yang menyebabkan Anda mengalami gejala alergi seperti batuk kering atau bersin. Nah, obat batuk kering antihistamin, dapat membantu mengurangi batuk karena alergi dengan cara menghalangi efek pelepasan histamin. Untuk menggunakan obat antihistamin sebagai obat batuk kering dan gatal pada tenggorokan,gunakan loratidine, diphenhydramine, chlorpheniramine dan cetirizine.

Obat batuk kering tradisional

Berikut adalah bahan-bahan yang dapat Anda coba untuk mengurangi batuk kering. Pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap bahan tersebut.

1. Air garam

Berkumur dengan air garam dapat menjadi obat batuk kering tradisional dengan meredakan tenggorokan gatal yang menjadi penyebab batuk. Campurkan ¼ hingga ½ sendok teh garam dengan 250ml air hangat. Anak-anak dibawah usia enam tahun tidak dianjurkan untuk memakai metode ini karena kemungkinan belum dapat berkumur dengan baik. Anda dapat mencoba cara ini sebagai obat batuk kering untuk anak dan dewasa.

2. Madu

Madu merupakan obat batuk kering tradisional yang sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi sakit tenggorokan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meredakan batuk kering secara lebih efektif daripada obat yang mengandung dextromethorphan, yakni sebuah zat yang dapat menekan rasa batuk.

Anda dapat meracik obat Anda sendiri dengan mencampurkan dua sendok teh madu dengan teh atau air hangat dan lemon. Anda juga dapat memakan langsung satu sendok madu atau menjadikannya sebagai selai pada roti tawar.

3. Ramuan biji rami, madu dan lemon

Merebus biji rami dalam air akan menghasilkan cairan putih bening dan lengket untuk meredakan tenggorokan dan ketidaknyamanan saluran pernapasan Anda. Anda juga bisa membuat obat batuk kering tradisional dengan menambahkan madu dan lemon yang bertindak sebagai zat antibiotik ringan.

Cara membuatnya mudah, rebus 2 hingga 3 sendok makan biji rami dalam 1 cangkir air sampai air menjadi kental. Saring, lalu tambahkan 3 sendok makan masing-masing madu dan jus lemon. Ambil 1 sendok makan seperlunya untuk pengobatan batuk. Anda juga bisa menggunakan ini sebagai obat batuk kering untuk anak.

4. Teh lada hitam

Obat batuk kering tradisional dari lada hitam ini terkenal sebagai obat batuk tradisional dari Cina. pasalnya, lada hitam mengandung zat yang mampu merangsang sirkulasi udara dan aliran lendi di postnasal drip jadi tertahan agar tidak masuk ke tenggorokan.

Anda juga bisa mencampurkan dengan madu ke dalam rebusan lada hitam ini sebagai antibiotik ringan.

Cara membuatnya, sediakan 1 sendok teh lada hitam yang sudah ditumbuk dan 2 sendok makan madu dalam cangkir. Lalu tuang dengan air panas dan tutup gelas selama 15 menit.  Sesudahnya teh disaring dan diminum.

5. Banyak minum air putih

Sembari mengonsumsi beberapa obat batuk kering tradisional atau pun obat kimia di atas, Anda sebaiknya juga jangan melupakan asupan minum air yang cukup. Mulailah dengan cara mudah dengan minum 2 gelas air tiap 2 jam sekali. Minum air dapat berfungsi meredakan gatal di tenggorokan yang menyebabkan Anda batuk-batuk.

6. Gunakan alat pelembap udara (humidfier)

Humidifier merupakan alat yang berfungsi untuk melembabkan udara di sekitar Anda, Menghirup udara yang dilembabkan,  telah terbukti bekerja sebagai obat batu kering dan gatal yang bisa meningkatkan kelancaran pada saluran pernapasan Anda. selain itu, obat batuk kering dan gatal ini juga cocok dijadikan alat yang membantu jika anak atau balita terkena serangan batuk saat mereka tidur.

7. Bawang putih mentah

Allicin, senyawa yang ditemukan dalam bawang putih, dikenal bisa untuk mematikan mikroorganisme yang menyebabkan infeksi pernapasan, seperti batuk kering dan tenggorokan gatal contohnya.

Selain itu, bawang putih mentah memiliki sifat antimikroba, antiviral dan antijamur, yang mana baik sebagai campuran dalam makanan Anda untuk menjadi obat batuk tradisional untuk mengobati infeksi di tenggorokan.

8. Teh jahe

Minum teh jahe saat batuk kering melanda  dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi yang menyebabkan rasa gatal di tenggorokan. Manfaat dari jahe berasal dari sifat antibakteri, antiviral dan antijamur yang kuat, yang bisa menghadang virus saat masuk ke saluran pernapasan.

9. Makan makanan probiotik

Salah satu efek samping yang mungkin terjadi dari kondisi batuk kering adalah kurangnya kekebalan imun di dalam tubuh Anda. Untuk mendukung kekebalan imun tubuh yang kuat, akan perlu makan makanan probiotik.  Sebagai obat batuk kering dan gatal tenggorokan secara tidak langsung, cobalah makan makana seperti kimchi, susu kefir, cuka sari apel, atau bahkan teh kombucha untuk kesehatan.

Penyebab batuk kering pada anak

Batuk kering pada anak biasanya akan memburuk ketika di malam hari atau sehabis beraktivitas fisik. Ini merupakan gejala utama asma pada anak-anak. Dilansir dari laman Parents, dr. Debbie Lonzer, seorang asisten dokter anak di Cleveland Clinic Children’s Hospital, mengatakan bahwa lendir di paru-paru menyebabkan sensasi menggelitik sehingga anak-anak dengan kondisi asma menjadi batuk.

Selain batuk, kondisi anak yang kurus, sering mengangkat dada ketika bernapas, atau mudah lelah bisa menjadi pertanda bahwa anak memiliki asma. Apalagi bila anak pernah mengalami kesulitan bernapas. Untuk memastikannya, periksa ke dokter.

Adakah obat batuk kering untuk anak?

American Academy of Pediatrics melarang penggunaan obat batuk over-the-counter, termasuk obat batuk ekspektoran dan obat yang bisa menekan batuk, untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun. Obat batuk kering untuk anak tersebut membawa risiko efek samping yang serius pada kelompok usia ini, kemungkinan juga tidak efektif khasiatnya untuk anak-anak.

Untuk anak, kebanyakan batuk kering dan gatal di tenggorokan yang terjadi sering disebabkan oleh virus dan akan menghilang perlahan dengan sendirinya. Jika anak Anda menderita batuk kering, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk merawatnya agar ia kembali sehat, aktif dan ceria kembali

1. Makan makanan berkuah hangat

Menurut David Becker, MD, asisten profesor klinis di Universitas California, San Francisco, Department of Pediatrics, makanan berkuah hangat sangat baik dikonsumsi sebagai obat batuk kering anak. Makanan dan kuah hangat ini membawa sifat antivirus, dan bisa membuat tubuh anak jadi lebih baik.

2. Beri air minum dan cairan yang cukup

Meskipun anak sedang batuk, jangan biarkan kadar cairan di tubuhnya berkurang. Tetap berikan asupan cairan yang cukup seperti air mineral, jus buah tanpa gula, susu murni hangat dan teh. Cairan yang diasup juga bertujuan untuk membantu anak terhindar dari dehidrasi dan rasa sakit di dada ketika mereka batuk.

Bagikan artikel ini:

Review Date: Januari 9, 2019Last Modified: Januari 9, 2019

Sumber

Hidup sehat ♡ Hidup bahagia

This site complies with the HONcode standard for trustworthy healthinformation: verify here.

Tentang KamiLowonganKontak KamiKebijakanKebijakan EditorialInformasi PentingInformasi KesehatanSitemap

© 2019 Hello Health Group Pte. Ltd. Hak cipta dilindungi.
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

MANUSIA SANGAT TAMAK DAN RAKUS TERHADAP HARTA DAN JABATAN

MANUSIA SANGAT TAMAK DAN RAKUS TERHADAP HARTA DAN JABATAN 

Oleh

Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله

عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ  صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ : مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِيْ غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِيْنِهِ

Dari Ka’ab bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua serigala yang lapar yang dilepas di tengah kumpulan kambing, tidak lebih merusak dibandingkan dengan sifat tamak manusia terhadap harta dan kedudukan yang sangat merusak agamanya.”

TAKHRIJ HADITS

Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2376; Ahmad (III/456, 460); Ad-Darimi (II/304); Ibnu Hibban (no. 3218–At-Ta’lîqâtul Hisân) ; Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabîr (XIX/96, no. 189) dan lainnya.

Hadits ini dishahihkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan lainnya. Lihat Shahîh at-Targhîb wat Tarhîb (no. 1710 dan 3250)

SYARAH HADITS

Di dalam hadits ini Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa ketamakan manusia terhadap harta dan jabatan pasti akan merusak agamanya. Ketamakan manusia kepada harta dan kepemimpinan akan membawa kepada kezhaliman, kebohongan dan perbuatan keji. Bahkan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

TAMAK TERHADAP HARTA

Manusia sangat mencintai harta dan akan terus senantiasa mencarinya, tidak merasa puas dengan yang sedikit, manusia sangat tamak kepada harta dan panjang angan-angan.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا

Dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan. [Al-Fajr/89:20]

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. [Al-‘Âdiyât/100:8]

Hati orang tua menjadi pemuda karena dua hal, yaitu cinta dunia dan panjang angan-angan. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قَلْبُ الشَّيْخِ شَابٌّ عَلَىٰ حُبِّ اثْنَتَيْنِ : طُوْلُ الْـحَيَاةِ وَحُبُّ الْمَالِ

Hati orang yang tua renta senantiasa muda dalam mencintai dua perkara: hidup yang panjang dan cinta terhadap harta.[1]

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

يَكْبَرُ ابْنُ آدَمَ وَيَكْبَرُ مَعَهُ اثْنَانِ: حُبُّ الْمَالِ وَطُولُ الْعُمُرِ

Anak Adam (manusia) semakin tua dan menjadi besar juga bersamanya dua hal: cinta harta dan panjang umur.[2]

Hikmah dari penyebutan dua hal tersebut yaitu bahwa yang paling dicintai oleh manusia adalah dirinya, ia ingin hidup kekal, maka itu ia mencintai panjang umur. Manusia juga mencintai harta, karena harta merupakan sebab terbesar untuk senantiasa sehat, yang menjadi salah satu sebab panjang umur. Jadi setiap ia merasa hartanya akan habis, bertambah kuatlah kecintaannya kepadanya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اِقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَلَا يَزْدَادُ النَّاسُ عَلَى الدُّنْيَا إِلَّا حِرْصًا، وَلَا يَزْدَادُوْنَ مِنَ اللهِ إِلَّا بُعْدًا

Hari Kiamat semakin dekat, dan tidak bertambah (kemauan) manusia kepada dunia melainkan semakin rakus, dan tidak bertambah (kedekatan) mereka kepada Allâh melainkan semakin jauh.[3]

Allâh Azza wa Jalla berfirman tentang manusia:

لَا يَسْأَمُ الْإِنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ

Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ditimpa malapetaka, mereka berputus asa dan hilang harapannya.”[Fush-shilat/41: 49]

Al-Baghawi rahimahullaht berkata tentang ayat ini, “Manusia senantiasa meminta kebaikan kepada Rabb-nya, yaitu harta, kekayaan, dan kesehatan.”[4]

Allâh Azza wa Jalla juga berfirman,

بَلْ يُرِيدُ الْإِنْسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ

Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus menerus. [Al-Qiyâmah/75:5]

Sa’id bin Jubair rahimahullah berkata, “Mereka cepat berbuat dosa dan menunda-nunda taubat. Mereka berkata, ‘Saya akan bertaubat, saya akan beramal.’ (Tetapi mereka tidak melakukannya-pent) sampai akhirnya kematian datang kepada mereka dalam keadaan mereka yang paling jelek dan amalan yang paling buruk.”[5]

Panjang angan-angan, merasa masih berusia panjang adalah penyakit berbahaya dan kronis bagi manusia. Jika penyakit ini menjangkiti seorang Muslim, maka itu akan membawa kepada indikasi yang lebih serius. Misalnya ia mulai menjauhi perintah Allâh Azza wa Jalla , enggan bertaubat, cinta kepada dunia, lupa akan kehidupan akhirat yang abadi, dan membuat hati menjadi keras. Allâhul Musta`ân.

Manusia tidak akan pernah puas terhadap apa yang sudah diperolehnya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادِيَانِ، وَلَنْ يَمْلَأَ فَاهُ إِلَّا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللهُ عَلَى مَنْ تَابَ

Sungguh, seandainya anak Adam memiliki satu lembah dari emas, niscaya ia sangat ingin mempunyai dua lembah (emas). Dan tidak akan ada yang memenuhi mulutnya kecuali tanah.’ Kemudian Allâh mengampuni orang yang bertaubat.[6]

Dari ‘Abbas bin Sahl bin Sa’ad, ia berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Zubair dalam khutbahnya di atas mimbar di Mekah berkata:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمََ كَانَ يَقُوْلُ: لَوْ أَنَّ ابْنَ آدَمَ أُعْطِيَ وَادِيًا مَلْأً مِنْ ذَهَبٍ، أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَانِيًا، وَلَوْ أُعْطِيَ ثَانِيًا أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَالِثًا، وَلَا يَسُدُّ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ، وَيَتُوْبُ اللهُ عَلَى مَنْ تَابَ.

Wahai manusia! Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sungguh, seandainya anak Adam diberikan satu lembah yang penuh dengan emas, pasti dia akan ingin memiliki lembah yang kedua, dan jika seandainya dia sudah diberikan yang kedua, pasti dia ingin mempunyai yang ketiga. Tidak ada yang dapat menutup perut anak Adam kecuali tanah, dan Allâh Subhanahu wa Ta’ala menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat.’[7]

Dua hadits ini menjelaskan bahwa manusia sangat tamak dan rakus kepada harta, meskipun hartanya sudah melimpah ruah. Diumpakan, ia memiliki satu lembah emas, tetap saja ia ingin dua lembah emas, kalau sudah memiliki dua lembah emas atau harta yang banyak, maka tetap dia tamak dan berambisi untuk memiliki tiga lembah emas. Dan tidak ada yang dapat mencegah keserakahan manusia, ambisinya dan angan-angannya kecuali kematian. Oleh karena itu di dalam hadits ini, manusia  disuruh bertaubat kepada Allâh Azza wa Jalla atas ketamakannya dan keserakahannya. Dan Allâh Subhanahu wa Ta’ala akan menerima orang yang bertaubat dengan taubat yang ikhlas, jujur, dan benar.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ ﴿١﴾ حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ﴿٢﴾ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٣﴾ ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٤﴾ كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ ﴿٥﴾ لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ ﴿٦﴾ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ ﴿٧﴾ ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui. Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim, kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri, kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).” [At-Takâtsur/102: 1-8]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَـقُوْلُ ابْنُ آدَمَ : مَالِـيْ ، مَالِـيْ ، وَهَلْ لَـكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ ، أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ ، أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ

Anak Adam berkata, ‘Hartaku! Hartaku!’ Tidaklah harta yang engkau miliki melainkan apa yang telah engkau makan lalu habis, atau apa yang engkau kenakan lalu usang, atau apa yang engkau sedekahkan lalu engkau biarkan.[8]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

يَقُوْلُ الْعَبْدُ : مَالِـيْ ، مَالِـيْ ، إِنَّمَا لَـهُ مِنْ مَالِهِ ثَلَاثٌ : مَا أَكَلَ فَأَفْنَى ، أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَـى ، أَوْ أَعْطَى فَاقْتَنَى ، وَمَا سِوَى ذٰلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ.

Seorang hamba berkata, ‘Hartaku! Hartaku! Sesungguhnya ia hanya memiliki tiga hal dari hartanya: apa yang telah ia makan lalu habis, atau apa  yang ia kenakan lalu usang, atau apa yang ia berikan lalu ia simpan untuk akhiratnya. Adapun selain itu, maka ia akan pergi dan ditinggalkannya untuk orang lain.[9]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam hadits ini tentang harta manusia yang dia kumpulkan atau yang ia simpan. Harta manusia yang sebenarnya adalah yang ia sedekahkan. Apa saja yang ia makan dan pakai pasti akan habis. Adapun harta yang ia kumpulkan dan ia simpan itu sama sekali bukan miliknya. Jika ia meninggal dunia, maka seluruh hartanya yang ia simpan dan kumpulkan itu menjadi milik ahli warisnya, bukan miliknya lagi. Yang menjadi miliknya di akhirat hanyalah yang ia sedekahkan.

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ ؟ قَالُوْا : يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا مِنَّا أَحَدٌ إِلَّا مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ، قَالَ : فَإِنَّ مَالَهُ مَا قَدَّمَ وَمَالَ وَارِثِهِ مَا أَخَّرَ.

Siapakah di antara kalian yang lebih mencintai harta ahli warisnya daripada hartanya sendiri? Mereka menjawab, ”Ya Rasûlullâh! Tidak ada seorang pun diantara kami melainkan lebih mencintai hartanya sendiri.” Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya hartanya sendiri itu ialah apa yang telah dipergunakannya (disedekahkannya) dan harta ahli warisnya ialah apa yang ditinggalkannya.”[10]

Dalam hadits lain, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kepada kita tentang fitnah harta yang banyak membinasakan manusia. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَفِتْنَةُ أُمَّتِيْ الْـمَـالُ

Setiap ummat memiliki fitnah (ujian), dan fitnah ummatku adalah harta.[11]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

إِنَّمَا أَهْلَكَ مَـنْ كَـانَ قَبْلَكُمُ الدِّيْنَارُ وَالدِّرْهَمُ، وَهُمَا مُهْلِكَاكُمْ

Sesungguhnya dinar dan dirham telah membinasakan orang-orang sebelum kalian dan keduanya juga membinasakan kalian.[12]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa harta adalah fitnah, maka wajib bagi kita untuk waspada. Jangan sampai harta itu membinasakan kita. Allâh Azza wa Jalla menurunkan harta agar manusia melaksanakan ibadah kepada Allâh Azza wa Jalla . Seorang Muslim dan Muslimah wajib menggunakan hartanya untuk mendekatkan diri kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala menurut cara yang sesuai dengan syari’at Islam, seperti mengeluarkan zakatnya, menginfakkan dan menyedekahkannya kepada fakir miskin, membantu dakwah yang sesuai sunnah, membangun masjid, membantu pondok pesantren ahlus sunnah, menunaikan ibadah haji dan umrah, menolong orang-orang yang susah, dan lainnya.

Adapun orang yang tamak kepada harta dan tidak menggunakannya di jalan Allâh Subhanahu wa Ta’ala , maka orang yang demikian pasti celaka dan binasa. Ia akan mengalami kesusahan di dunia dan akhirat.

Penggila harta dan pecinta dunia yang lebih mengutamakan dunia daripada akhirat adalah orang yang paling bodoh dan paling idiot. Sebab, ia lebih mengutamakan khayalan daripada kenyataan, lebih mengutamakan tidur daripada terjaga, lebih mengutamakan bayang-bayang yang segera hilang daripada kenikmatan yang kekal, lebih mengutamakan rumah yang segera binasa daripada tempat tinggal yang kekal,  dan menukar kehidupan yang abadi nan nyaman dengan kehidupan yang tidak lebih dari sekedar mimpi atau bayang-bayang yang segera hilang.

Sesungguhnya orang yang cerdas tidak akan tertipu dengan hal-hal semacam itu. [13]

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

مُـحِبُّ الدُّنْيَا لَا يَنْفَكُّ مِنْ ثَلَاثٍ: هَمٌّ لَازِمٌ، وَتَعَبٌ دَائِمٌ، وَحَسْرَةٌ لَا تَنْقَضِى

Pecinta dunia tidak akan terlepas dari tiga hal: (1) Kesedihan (kegelisahan) yang terus-menerus, (2) Kecapekan (keletihan) yang berkelanjutan, dan (3) Penyesalan yang tidak pernah berhenti.[14]

TAMAK TERHADAP JABATAN DAN KEPEMIMPINAN

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela orang yang mencintai jabatan dan kepemimpinan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُوْنَ عَلَى الْإِمَارَةِ، وَسَتَكُوْنُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، فَنِعْمَ الْمُرْضِعَةُ وَبِئْسَتِ الْفَاطِمَةُ

Sesungguhnya kalian akan berambisi kepada kempemimpinan. Dan hal itu nantinya akan jadi penyesalan pada hari Kiamat, maka kenikmatan (bayi) yang menyusu dan kejelekan (bayi) yang disapih.[15]

Kenikmatan bayi yang menyusu maksudnya nikmat mendapat kedudukan, harta, kelezatan yang nyata dan tidak nyata ketika ia mendapatkan kepemimpinan tersebut. Dan kejelekan bayi yang disapih maksudnya ketika ia berpisah (lengser) dari kepemimpinan, apakah dengan sebab kematian atau dengan sebab lainnya, dan juga keburukan ketika mendapatkan hukuman di akhirat atas kepemimpinan tersebut.

Al-Muhallab rahimahullah berkata, “Ambisi manusia kepada jabatan dan kedudukan (kepemimpinan) merupakan sebab terjadinya peperangan di antara manusia sampai banyak orang yang terbunuh, harta mereka dirampas, kemaluan mereka diperkosa dan juga berbagai kerusakan besar terjadi di muka bumi dengan sebab ketamakan manusia kepada kepemimpinan.”[16]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengingatkan manusia agar tidak tamak, tidak bercita-cita dan tidak berambisi kepada jabatan dan kekuasaan, karena kalau itu diberikan kepada orang yang tidak berhak menerimanya, atau kepada orang yang tidak mampu atau tidak jujur dan amanah, maka pasti akan terjadi kerusakan di muka bumi dan pemutusan silaturrahim.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ﴿٢٢﴾أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰ أَبْصَارَهُمْ

Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allâh; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya.[Muhammad/47:22-23]

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak mau dijadikan sebagai raja. Dalam sebuah hadits, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, “Jibril duduk menghadap Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian melihat ke arah langit, ternyata ada seorang Malaikat yang turun. Jibril Alaihissallam berkata, “Sesungguhnya Malaikat ini belum pernah turun (sebelum ini) sejak ia diciptakan. Ketika Malaikat tersebut turun, ia berkata,

يَا مُحَمَّدُ ، أَرْسَلَنِيْ إِلَيْكَ رَبُّكَ : أَفَمَلِكًا نَبِيًّا يَجْعَلُكَ ، أَوْ عَبْدًا رَسُوْلًا ؟

Wahai Muhammad! Rabbmu telah mengutusku kepadamu (untuk memberimu pilihan), apakah engkau ingin Allâh menjadikanmu sebagai seorang raja sekaligus nabi? Atau seorang hamba sekaligus rasul?”

Lalu Jibril berkata, “Tawadhu’lah (merendahlah) kepada Rabbmu, wahai Muhammad!” Maka Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

بَلْ عَبْدًا رَسُوْلاً

Bahkan aku ingin menjadi hamba sekaligus rasul.[17]

Orang yang beriman dengan iman yang benar dan berakal sehat, maka dia tidak cinta kepada dunia dan tidak mau disibukkan dengan dunia, tidak suka dengan kedudukan dan jabatan, karena kecintaan manusia kepada jabatan atau kepemimpinan akan membawa kepada kerusakan.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah t berkata, “… Cinta kepada kepemimpinan (kedudukan atau jabatan) merupakan sumber kejahatan dan kezhaliman.”[18]

Orang-orang yang gila kepada harta, kedudukan, jabatan, dan cinta kepada dunia, mereka akan menyesal pada hari kiamat. Yaitu ketika mereka diberikan catatan amalnya dari sebelah kirinya. Semua kekuasaan, jabatan, dan hartanya tidak bermanfaat di akhirat. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيَهْ﴿٢٥﴾وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ﴿٢٦﴾يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ﴿٢٧﴾مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ ﴿٢٨﴾هَلَكَ عَنِّي سُلْطَانِيَهْ

Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, “Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku. Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitunganku, Wahai, kiranya (kematian) itulah yang menyudahi segala sesuatu. Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku. Kekuasaanku telah hilang dariku.” [Al-Hâqqah/69:25-29]

Jadi cinta harta, dunia, kedudukan, jabatan, dan lainnya akan merusak agama seseorang dan merusak kehormatannya. Kemudian akan menjadi penyesalan yang berkepanjangan sampai hari Kiamat. Inilah akibat orang yang mengutamakan dunia daripada akhirat. Padahal hidup ini untuk beribadah kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala .

Mudah-mudahan kita diberikan hidayah taufik untuk melaksanakan ibadah kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala dan ikhlas semata-mata karena-Nya.

Semoga Allâh menjadikan kita para hamba-Nya yang tujuan hidupnya akhirat dan tidak tertipu dengan dunia.

FAWAA’ID:

Dunia merupakan tempat ujian dan cobaan.Manusia dihiasi dengan kecintaan kepada harta, wanita, dan perhiasan dunia lainnya.Manusia sangat tamak kepada harta.Hati manusia senantiasa muda dengan cinta dunia dan panjang angan-angan.Manusia tidak pernah puas dengan apa yang diperolehnya.Harta merupakan fitnah bagi ummat Islam.Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak khawatir ummat Islam fakir, tapi Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam khawatir dibukakan pintu-pintu dunia kepada manusia sehingga mereka berlomba-lomba mencarinya.Harta banyak membinasakan manusia.Harta yang baik adalah yang dipegang dan dikuasai oleh orang yang shalih.Islam tidak melarang ummat Islam kaya, tapi kekayaan yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allâh Azza wa Jalla dan beribadah kepada-Nya, serta digunakan untuk menegakkan agama Islam dan menolong kaum Muslimin.Manusia sangat ambisi dan serakah kepada jabatan dan kepemimpinan.Ketamakan dan ambisi manusia kepada jabatan dan kepemimpinan merupakan sumber kejahatan dan kezhaliman.Kerusakan yang ada di muka bumi di antaranya disebabkan keserakahan manusia kepada harta dan jabatan.Banyak di antara manusia yang diberikan kekayaan kemudian mereka menjadi sombong dan angkuh.Banyak juga di antara manusia yang diberikan kekuasaan atau jabatan, lalu mereka berbuat kezhaliman, kejahatan, dan memutuskan silaturrahim.Ketamakan manusia kepada harta dan jabatan akan merusak agama mereka, dan ini merupakan musibah yang besar.Ketamakan manusia kepada harta dan jabatan lebih sangat merusak agama dan kemuliaan seseorang daripada serigala yang menerkam sekumpulan kambing.Hadits ini sebagai peringatan bagi manusia agar berhati-hati dan zuhud terhadap dunia dan jabatan (jangan mengharap jabatan).Hadits ini menganjurkan untuk bertaubat kepada Allâh Azza wa Jalla dari segala macam perbuatan dosa dan maksiat dan dari ketamakan terhadap dunia sebelum datangnya kematian.Kita dianjurkan mengambil pelajaran dari kebinasaan ummat-ummat terdahulu dengan sebab harta dan wanita.Hendaknya seorang Muslim membekali dirinya di dunia dengan ilmu yang bermanfaat, melakukan amal-amal shalih, dan berlomba melakukan kebajikan dengan ikhlas dan ittiba’ sebagai bekal menuju kehidupan yang abadi, yakni akhirat.

MARAAJI’:

Tafsîr al-Baghawi, cet. Daar Thaybah.Kutubus Sittah, Musnad Imam Ahmad, dan kitab hadits lainnya.Fat-hul Bâri, Darul Fikr.‘Uddatush Shâbirîn wa Dzakhîratusy Syâkirîn, karya Ibnul Qayyim, tahqiq dan takhrij Syaikh Salim al-Hilali, dan tahqiq Isma’il bin Ghazi MarhabaDaar ‘Alamil Fawa`id.Majmû’ Fatâwâ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.Ighâtsatul Lahafân min Mashâyidis SyaithâMawâridul Amân al-Muntaqa min Ighâtsatil LahafâShahîh at-Targhîb wat tarhîb, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.Dunia Lebih Jelek Dari Bangkai Kambing, karya penulis, cet. Pustaka at-Taqwa.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun XX/1437H/2016M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]
_______
Footnote
[1]     Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 6420 dan Muslim, no. 1046 (114). Lafazh ini milik Muslim.

[2]     Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 6421 dan Muslim, no. 1047, dari Anas bin Malik rahimahullah .

[3]     Shahih: HR. Al-Hakim, IV/324 dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu . Dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah, no. 1510

[4]     Tafsîr al-Baghawi, IV/71, cet. Daar Thaybah.

[5]     Tafsîr al-Baghawi, IV/513, cet. Daar Thaybah.

[6]     Muttafaq ‘alaih: HR. Al-Bukhâri, no. 6439 dan Muslim, no. 1048

[7]     Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 6438

[8]     Shahih: HR. Muslim, no. 2958, dari Abdullah bin asy-Syikhkhir Radhiyallahu anhu.

[9]     Shahih: HR. Muslim, no. 2959, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu

[10]    Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 6442. Dari ’Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu

[11]    Shahih: HR. At-Tirmidzi, no. 2336;  Ahmad, IV/160; Ibnu Hibban, no. 2470-al-Mawaarid), dan al-Hakim (IV/318). Lafazh ini milik at-Tirmidzi, beliau t berkata, “Hadits ini hasan shahih.” Dari Sahabat Ka’ab bin ‘Iyadh z . Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah, no. 592

[12]    Shahih: HR. Al-Bazzar, V/51, no. 1612 dengan sanad jayyid.

[13]    Diringkas dari ‘Uddatush Shâbirîn wa Dzakhîratusy Syâkirîn, hlm. 355-356, karya Ibnul Qayyim, tahqiq dan takhrijSyaikh Salim al-Hilali, dan hlm. 434-435 tahqiq Isma’il bin Ghazi Marhaba, cet. Daar ‘Alamil Fawa`id.

[14]    Ighâtsatul Lahafân (I/87-88) dan lihat Mawâridul Amân al-Muntaqa min Ighâtsatil Lahafân (hlm. 83-84).

[15]    Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 7148

[16]  Fat-hul Baari (XIII/126), cet. Darul Fikr.

[17]    Shahih: HR. Ahmad, II/231 dan Ibnu Hibban (no. 2137-Mawâriduz Zham`aan). Dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah, no. 1002 dan Shahîh Mawâridhuz Zham`ân, no. 1290

[18]    Majmû’ Fatâwâ, XVIII/162

Read more https://almanhaj.or.id/7580-manusia-sangat-tamak-dan-rakus-terhadap-harta-dan-jabatan.html