Kamis, 25 Maret 2021

aswaja asli indonesia

*Aswaja* atau ahli sunnah wal jamaaah terbesar di Indonesia adalah *NU dan Muhammadiyah* yg rujukan ilmunya bisa ke sanad imam hanafi, imam maliki, imam syafii, imam hambali. Imam tersebut hidup antara *th 80H sd 248H*

Sementara ada *Wahabi Salafi* mengaku paling *aswaja* tapi anehnya *tidak bermadzhab* dan rujukan ilmu agamanya dari Imam salafi  yaitu *Ibnu Taimiyah*  yg hidup di *th 661 H - 728 H* padahal sudah 700 tahun lebih ditinggal nabi, umat pasti bisa berpikir  kemurnian ilmunya mana yg lebih dekat ke rasulullah? 
 
1. *Imam Abu Hanifah*  80 H - 150 H. *(Mazhab Hanafi)*

2. *Imam Maliki bin Anas*  93 H - 179 H. *(Mazhab Maliki)* 

3. *Imam As-Syafi'i* 150 H - 204 H Al-Quraisyi *(Mazhab Syafi'i)* berguru ke Imam Malik  Hafal Al-Qur'an usia 7 th. 

4. *Imam Ahmad bin Hanbal*  *(Mazhab hanbali)* di Baghdad tahun *164 H - 248 H.* Beliau adalah murid Imam Syafi'i yang paling istimewa dan tidak pernah pisah sampai Imam Syafi'i hijirah ke mesir. Menurut beliau *hadits dha'if* dapat dipergunakan untuk perbuatan-perbuatan *fadhailul Amal* bukan untuk menentukan hukum.

prosesi Lamaran

Jangan Bingung, Ini 9 Susunan Acara Lamaran Pernikahan

Pernikahan merupakan salah satu momen Bahagia yang sangat dinantikan bagi calon pengantin ataupun bagi keluarga dari masing-masing calon mempelai. Tetapi sebelum pernikahan berlangsung ada satu hal yang wajib dan tidak boleh terlewatkan yaitu lamaran. 

Sudah menjadi budaya yang mendarah daging bagi seluruh masyarakat di mana pun sebelum upacara pernikahan dilakukan agenda lamaran terlebih dahulu untuk mendapatkan kesepakatan atas pernikahan tersebut.

Tidak lucu juga kan tiba-tiba ada yang menikah tanpa ada lamaran terlebih dahulu. Karena di sini lamaran bisa diartikan sebagai proses meminang dari pihak laki-laki dan proses mendapatkan jawaban dari pihak yang dilamar yaitu pihak perempuan. 

Jadi lamaran merupakan agenda wajib sebelum dilangsungkannya upacara pernikahan. Selain itu fungsi lamaran adalah sebagai peresmian dari pihak laki-laki melamar atau meminang pihak perempuan. Prosesi lamaran juga bertujuan untuk mempertemukan kedua keluarga baik dari pihak laki-laki dan perempuan dan ajang silaturahmi. 

Jika Anda saat ini dalam waktu dekat akan melakukan prosesi lamaran dan bingung memikirkan susunan acaranya seperti apa maka Anda perlu menyimak 9 susunan untuk acara lamaran pernikahan versi Cermati.com berikut ini:

1. Kedatangan Keluarga Calon Mempelai Laki-laki

Untuk serangkaian prosesi lamaran yang pertama kali harus dilakukan adalah keluarga serta calon mempelai laki-laki datang ke rumah calon mempelai perempuan. Calon mempelai laki-laki datang beserta keluarga besar dan biasanya didampingi rombongan seperti tetangga dan kerabat membawa seserahan untuk melamar calon mempelai perempuan.

Dari pihak keluarga mempelai perempuan akan menyambut dengan hangat kedatangan rombongan dari calon mempelai laki-laki. Setelah itu rombongan dari calon mempelai laki-laki akan dipersilahkan masuk ke tempat dimana acara lamaran akan berlangsung.

 

2. Pembukaan Lamaran

Acara pembukaan lamaran ini biasanya akan dipimpin oleh MC. Untuk MC biasanya dipilih dari keluarga calon mempelai perempuan atau siapa saja yang ditunjuk oleh keluarga calon mempelai perempuan. 

MC pertama-tama akan menyambut kedatangan rombongan calon mempelai laki-laki dengan mengucapkan selamat datang. Selayaknya MC pada umumnya yang selanjutnya dilakukan setelah menyambut kedatangan rombongan calon mempelai laki-laki adalah membacakan susunan acara. 

Setelah itu MC akan menanyakan maksud dan tujuan dari rombongan calon mempelai laki-laki dan mempersilahkannya untuk menjawab.

3. Penyampaian Maksud dan Tujuan Kedatangan Rombongan

Penyampaian maksud dan tujuan atas kedatangan rombongan keluarga dari calon mempelai laki-laki ini bisa dikatakan sebagai inti dari acara lamaran. Salah satu perwakilan dari keluarga calon mempelai laki-laki akan menyampaikan lamarannya kepada pihak calon mempelai perempuan. Setelah itu akan langsung menanyakan kesediaan dari keluarga calon mempelai perempuan untuk menikahkan putra putrinya.

4. Pemberian Jawaban dari Calon Mempelai Perempuan

Pada sesi ini MC akan mempersilahkan perwakilan dari pihak calon mempelai perempuan memberikan jawaban atas lamaran dari calon mempelai laki-laki. Perwakilan dari pihak calon mempelai perempuan akan menyambut baik lamaran dari calon mempelai laki-laki.

5. Penyerahan Seserahan

Setelah lamaran dari calon mempelai laki-laki resmi diterima oleh calon mempelai perempuan maka agenda selanjutnya adalah penyerahan seserahan kepada keluarga calon mempelai perempuan. Seserahan juga bisa diartikan secara simbolis seperti menyimbolkan tentang keseriusan dari pihak pelamar.

6. Bertukar cincin

Acara tukar cincin biasanya hanya sebagai simbolis dan tidak wajib untuk dilakukan pada tahapan tahapan lamaran.  Kalau pun ada prosesinya biasanya dilakukan dengan pemasangan cincin oleh ibu dari calon mempelai laki-laki kepada calon mempelai perempuan. Dilanjutkan dengan pemasangan cincin oleh ibu dari calon mempelai perempuan kepada calon mempelai laki-laki.

7. Perkenalan Antar Keluarga dari Calon Mempelai

Untuk sesi yang satu ini bisa dianggap sebagai sesi santai seperti agenda ramah tamah antar keluarga. Masing-masing keluarga calon mempelai memperkenalkan diri satu per satu untuk menambah keakraban antar keluarga. Maksud dari sesi ini pun juga untuk mempererat hubungan dan keakraban antar keluarga dengan perkenalan dan berbincang-bincang.

8. Penutupan

Selayaknya agenda agenda pada umumnya sesi penutupan ini merupakan ujung dari acara lamaran yang dilakukan oleh calon mempelai laki-laki. Pada sesi ini dilakukan penutupan acara serta pembacaan doa untuk kelancaran pernikahan yang akan berlangsung. 

Setelah itu akan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pihak calon mempelai perempuan akan mempersilahkan rombongan dan keluarga dari calon mempelai laki-laki untuk makan bersama.

9. Balasan dari Pihak Mempelai Perempuan

Setelah semua sesi selesai dilakukan mulai dari pembukaan sampai penutupan maka sesi yang terakhir dilakukan adalah keluarga dari calon mempelai perempuan akan memberi balasan seserahan kepada keluarga calon mempelai laki-laki. Proses lamaran pun bisa dikatakan selesai dengan terlaksananya semua sesi.

 

Segera Atur Jadwal Lamaran Anda

Setelah Anda membaca salah satu contoh susunan acara lamaran tersebut maka yang perlu Anda siapkan selanjutnya adalah jadwal yang bisa Anda diskusikan dengan kedua keluarga. Anda juga bisa mengemas sendiri bagaimana susunan acara lamaran yang tepat untuk Anda dan keluarga berdasarkan kebutuhan.


Jangan sampai kelewatan! Lakukan hal ini sebelum pernikahan

Pernikahan merupakan hal yang sakral. Hal ini menjadi awal untuk membangun sebuah bahtera rumah tangga. Untuk bisa mewujudkan pernikahan yang diimpikan, semua itu bukanlah perkara mudah. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan dengan matang. Mulai dari A sampai Z, kamu nggak mau kan pernikahanmu tidak sesuai dengan keinginan atau bahkan hancur berantakan?

Di bawah ini terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan menjelang pernikahan:

1. Komitmen Pernikahan
Sebelum menuju ke tahap persiapan pernikahan yang lebih dalam.  Kamu dan pasanganmu perlu kesiapan mental untuk membangun sebuah rumah tangga bersama. Kalian perlu membicarakan komitmen dan tujuan pernikahan, agar ke depannya kalian lebih yakin sehingga memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi berbagai macam situasi yang sudah menanti sebelum atau sesudah pernikahan.

Kalian bisa meluangkan waktu dengan mengadakan pertemuan seperti makan malam bersama. Tidak perlu formal, kalian hanya harus terbuka dan menciptakan rasa nyaman seperti bercerita pada umumnya.

Tujuannya, untuk mengkomunikasikan beberapa pembahasan sebelum menikah. Seperti tentang kebiasaan keluarga besar masing-masing, bagaimana cara berkomunikasi, pengelolaan finansial setelah menikah, target setelah menikah, termasuk pembagian tugas saat rumah tangga.

Hal di atas sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan pada pasangan masing-masing agar tidak menimbulkan teka-teki atau bahkan sikap saling mencurigai.

2. Kontrol kesehatan
Mengontrol kesehatan menjadi modal yang sangat diperlukan. Kalian bisa melakukan medical check-up untuk mengetahui kondisi masing-masing pasangan. Selain itu, medical check-up bisa menjadi referensi pertimbangan dalam membuat keputusan di masa depan dan mencegah kemungkinan buruk yang akan terjadi.

Pola makan juga sangat mempengaruhi kesehatan. Maka dari itu, kamu dan pasanganmu harus menjaga pola makan yang baik. Kalian juga bisa mengkonsumsi jamu-jamuan agar tubuh menjadi lebih prima. Selain pola makan, perawatan juga perlu dilakukan. Namun, hindari perawatan yang beresiko. Kamu perlu memanjakan diri untuk meningkatkan mood dan tidak stress menjelang pernikahan.

3. Persiapkan ide konsep pernikahan
Setelah penentuan tanggal pernikahan, kamu akan dibuat pusing dengan konsep pernikahan. Kamu ingin A, pasanganmu ingin B. Nah, jangan sampai gara-gara konsep pernikahan kamu dan pasanganmu mendadak jadi berantem. Sesuaikan ide konsep pernikahan dengan budget yang kalian miliki.

Kamu perlu sharing dengan keluarga, kerabat dekat atau bahkan vendor pernikahan. Tentang bagaimana konsep pernikahan serta pembagian tugas. Ada baiknya jika kamu menggunakan wedding organizer, supaya tugas dan pikiranmu berkurang dan tidak terbebani. Selebihnya percayakan pada WO yang akan mewujudkan pernikahan impianmu. Namun, satu hal yang perlu diingat, berhati-hatilah dalam memilih wedding organizer.

4. Fitting baju pengantin
Beberapa orang akan mempercayakan desain baju pengantin kepada penjahit langganan. Namun sebelum hari pernikahan, lakukan fitting baju agar bisa dipastikan baju itu sesuai ditubuhmu baik ukuran ataupun detail yang dimasukkan. Kamu nggak akan pernah tahu bagaimana berat badanmu ke depan. Selain fitting baju pengantin, kamu juga harus pastikan seragam kerabat dan para bridesmaid juga ya. jangan sampai kelewatan!

5.Selesaikan semua urusan dengan vendor
Finalisasi perlu dilakukan untuk memastikan pernikahan impianmu sudah aman dan terkendali. Karena persiapan pernikahan juga akan mempengaruhi mental pengantin. Kamu nggak mau kan, di hari pernikahanmu masih banyak yang belum beres. Bukannya duduk manis di pelaminan, kamu malah dibuat pusing dan tidak tenang. Jangan sampai terjadi ya!

Hal-hal di atas bisa kamu terapkan menjelang pernikahan. Dengan begitu kamu bisa lebih dekat dengan pasangan dan meningkatkan tingkat kepercayaan. Beberapa persiapan pernikahan jangan kamu anggap sepele, bisa-bisa nanti kamu kelimpungan saat pernikahan. Sikap terbuka dengan pasangan dan keluarga sangat diperlukan agar tugas yang kamu miliki berkurang. Jadi sudah sampai tahap mana persiapanmu dengan pasanganmu?